Cari disini...

DPRD Kabupaten Berau
Anggota DPRD Berau, Oktavia. (Foto: istimewa)
Tanjung Redeb - Anggota Komisi III DPRD Berau, Oktavia, menegaskan perlunya penerapan sistem kemitraan media yang transparan dan berbasis kompetensi. Ia menilai langkah ini krusial untuk memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat, sekaligus mendorong profesionalisme media lokal.
Menurutnya, media memegang peran strategis sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan publik. Namun, selama ini pola kerja sama dengan media di Berau belum sepenuhnya mencerminkan prinsip profesionalisme dan pemerataan.
"Sudah saatnya Pemkab Berau menerapkan sistem kemitraan media yang terbuka, terukur, dan berbasis kompetensi. Setiap media, besar atau kecil, harus diberi kesempatan yang sama selama memenuhi standar profesional," tegas Oktavia.
Ia pun menekankan, regulasi seperti Permenkominfo Nomor 4 Tahun 2024 dan Pergub Kaltim Nomor 49 Tahun 2024 harus dijalankan secara konsisten, bukan sekadar disosialisasikan, agar ekosistem informasi di daerah semakin kuat.
"Regulasi ini harus menjadi pedoman nyata dalam kerja sama antara pemerintah dan media, bukan sekadar formalitas. Implementasi yang konsisten akan memastikan semua pihak mendapatkan perlakuan yang adil dan transparan," tambahnya.
Menurutnya, penerapan sistem kemitraan yang jelas dan berbasis kompetensi tidak hanya membangun citra pemerintah, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik. Ia pun menyebut bahwa media yang sehat akan menghasilkan informasi berkualitas dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.
"Dengan sistem yang jelas dan adil, pemerintah tidak hanya membangun citra, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik. Media yang sehat akan menghasilkan informasi berkualitas dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan," ujarnya.
Oktavia menegaskan, langkah ini penting di tengah maraknya arus informasi dan risiko disinformasi. Sehingga dengan mekanisme seleksi dan evaluasi yang transparan, media lokal di Berau dapat semakin sehat dan profesional, sekaligus meningkatkan akuntabilitas kerja sama antara pemerintah dan media. (Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...

DPRD Kabupaten Berau

Anggota DPRD Berau, Oktavia. (Foto: istimewa)
Tanjung Redeb - Anggota Komisi III DPRD Berau, Oktavia, menegaskan perlunya penerapan sistem kemitraan media yang transparan dan berbasis kompetensi. Ia menilai langkah ini krusial untuk memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat, sekaligus mendorong profesionalisme media lokal.
Menurutnya, media memegang peran strategis sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan publik. Namun, selama ini pola kerja sama dengan media di Berau belum sepenuhnya mencerminkan prinsip profesionalisme dan pemerataan.
"Sudah saatnya Pemkab Berau menerapkan sistem kemitraan media yang terbuka, terukur, dan berbasis kompetensi. Setiap media, besar atau kecil, harus diberi kesempatan yang sama selama memenuhi standar profesional," tegas Oktavia.
Ia pun menekankan, regulasi seperti Permenkominfo Nomor 4 Tahun 2024 dan Pergub Kaltim Nomor 49 Tahun 2024 harus dijalankan secara konsisten, bukan sekadar disosialisasikan, agar ekosistem informasi di daerah semakin kuat.
"Regulasi ini harus menjadi pedoman nyata dalam kerja sama antara pemerintah dan media, bukan sekadar formalitas. Implementasi yang konsisten akan memastikan semua pihak mendapatkan perlakuan yang adil dan transparan," tambahnya.
Menurutnya, penerapan sistem kemitraan yang jelas dan berbasis kompetensi tidak hanya membangun citra pemerintah, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik. Ia pun menyebut bahwa media yang sehat akan menghasilkan informasi berkualitas dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.
"Dengan sistem yang jelas dan adil, pemerintah tidak hanya membangun citra, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik. Media yang sehat akan menghasilkan informasi berkualitas dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan," ujarnya.
Oktavia menegaskan, langkah ini penting di tengah maraknya arus informasi dan risiko disinformasi. Sehingga dengan mekanisme seleksi dan evaluasi yang transparan, media lokal di Berau dapat semakin sehat dan profesional, sekaligus meningkatkan akuntabilitas kerja sama antara pemerintah dan media. (Adv)
(Sf/Rs)