DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Dorong Kampung di Berau Gali Potensi Lokal dan Mandiri Lewat PAK

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    08 Februari 2026 pukul 10:09 WITA

    Musrenbang tingkat kecamatan di Kecamatan Sambaliung di Pendopo Kecamatan Sambaliung. (Foto: Istimewa)

    Tanjung Redeb - Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, mendorong kampung-kampung di Kabupaten Berau khususnya kampung di Kecamatan Sambaliung untuk lebih mandiri secara anggaran dengan menggali dan mengoptimalkan potensi lokal serta mengembangkan Penghasilan Asli Kampung (PAK). Hal tersebut disampaikannya dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan yang digelar di Pendopo Kecamatan Sambaliung, Sabtu (7/2/2026).

    Subroto mengatakan, pihaknya bersama pemerintah daerah pun telah mendengarkan seluruh usulan yang disampaikan oleh para kepala kampung, namun ia juga mengingatkan bahwa kondisi anggaran ke depan masih akan mengalami tantangan.

    "Kami sudah mendengar semua yang telah disampaikan oleh Kepala Kampung. Kami ingin menyarankan, bahwa memang anggaran mulai tahun 2026 ini sudah banyak potongan. Mudah-mudahan 2027 tidak atau ada kembali lagi," ujar Subroto.

    Ia pun berharap dengan adanya kebijakan efisiensi anggaran, kepala kampung dapat berinovasi dan tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah daerah. Dimana, dirinya menekankan pentingnya menggali sumber-sumber PAK di masing-masing kampung.

    "Kami mengharapkan dengan adanya efisiensi anggaran ini, Kepala Kampung bisa berinovasi, menggali sumber-sumber PAK. Karena saya belum melihat atau belum mendengar kampung di Sambaliung yang menyampaikan memiliki PAK," katanya.

    Dirinya juga mencontohkan sejumlah kampung di wilayah pesisir Berau yang telah berhasil mengembangkan PAK dengan nilai yang cukup besar.

    "Kalau kami kemarin di daerah pesisir, banyak yang sudah menyampaikan, ada yang mendapatkan Rp30 juta, bahkan ada yang sampai Rp1 miliar," jelas Subroto.

    Menurutnya, Kecamatan Sambaliung dan kampung-kampung lainnya memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan, mulai dari sektor pariwisata, perkebunan, hingga potensi ekonomi lainnya.

    "Harapan kita, semua kampung di Berau khususnya kampung-kampung di Kecamatan Sambaliung, ke depannya bisa mendapatkan penghasilan sendiri, sehingga tidak terlalu mengharapkan anggaran dari luar dan bisa lebih mandiri," tambahnya.

    Subroto berharap kampung-kampung di Berau dapat mulai memetakan dan memaksimalkan potensi lokal yang dimiliki agar pembangunan desa tetap berjalan optimal. Ia menegaskan, kemandirian kampung akan membantu memenuhi kebutuhan desa secara lebih optimal.

    "Potensi di Berau ini masih sangat memungkinkan. Ini harapan kita supaya mulai saat ini potensi itu kita gali dan kita maksimalkan, agar kampung-kampung bisa mandiri," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Dorong Kampung di Berau Gali Potensi Lokal dan Mandiri Lewat PAK

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    08 Februari 2026 pukul 10:09 WITA

    Musrenbang tingkat kecamatan di Kecamatan Sambaliung di Pendopo Kecamatan Sambaliung. (Foto: Istimewa)

    Tanjung Redeb - Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, mendorong kampung-kampung di Kabupaten Berau khususnya kampung di Kecamatan Sambaliung untuk lebih mandiri secara anggaran dengan menggali dan mengoptimalkan potensi lokal serta mengembangkan Penghasilan Asli Kampung (PAK). Hal tersebut disampaikannya dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan yang digelar di Pendopo Kecamatan Sambaliung, Sabtu (7/2/2026).

    Subroto mengatakan, pihaknya bersama pemerintah daerah pun telah mendengarkan seluruh usulan yang disampaikan oleh para kepala kampung, namun ia juga mengingatkan bahwa kondisi anggaran ke depan masih akan mengalami tantangan.

    "Kami sudah mendengar semua yang telah disampaikan oleh Kepala Kampung. Kami ingin menyarankan, bahwa memang anggaran mulai tahun 2026 ini sudah banyak potongan. Mudah-mudahan 2027 tidak atau ada kembali lagi," ujar Subroto.

    Ia pun berharap dengan adanya kebijakan efisiensi anggaran, kepala kampung dapat berinovasi dan tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah daerah. Dimana, dirinya menekankan pentingnya menggali sumber-sumber PAK di masing-masing kampung.

    "Kami mengharapkan dengan adanya efisiensi anggaran ini, Kepala Kampung bisa berinovasi, menggali sumber-sumber PAK. Karena saya belum melihat atau belum mendengar kampung di Sambaliung yang menyampaikan memiliki PAK," katanya.

    Dirinya juga mencontohkan sejumlah kampung di wilayah pesisir Berau yang telah berhasil mengembangkan PAK dengan nilai yang cukup besar.

    "Kalau kami kemarin di daerah pesisir, banyak yang sudah menyampaikan, ada yang mendapatkan Rp30 juta, bahkan ada yang sampai Rp1 miliar," jelas Subroto.

    Menurutnya, Kecamatan Sambaliung dan kampung-kampung lainnya memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan, mulai dari sektor pariwisata, perkebunan, hingga potensi ekonomi lainnya.

    "Harapan kita, semua kampung di Berau khususnya kampung-kampung di Kecamatan Sambaliung, ke depannya bisa mendapatkan penghasilan sendiri, sehingga tidak terlalu mengharapkan anggaran dari luar dan bisa lebih mandiri," tambahnya.

    Subroto berharap kampung-kampung di Berau dapat mulai memetakan dan memaksimalkan potensi lokal yang dimiliki agar pembangunan desa tetap berjalan optimal. Ia menegaskan, kemandirian kampung akan membantu memenuhi kebutuhan desa secara lebih optimal.

    "Potensi di Berau ini masih sangat memungkinkan. Ini harapan kita supaya mulai saat ini potensi itu kita gali dan kita maksimalkan, agar kampung-kampung bisa mandiri," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)