Cari disini...

DPRD Kabupaten Berau
Ketua Komisi III DPRD Berau, Liliansyah. (Foto:Baiq Eliana/Seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - DPRD Berau mendorong pemerataan akses internet hingga ke seluruh wilayah, termasuk kampung-kampung yang masih pedalaman yang terisolasi.
Ketua Komisi III, Liliansyah, menyatakan bahwa langkah ini penting untuk memperkecil kesenjangan digital dan mendukung pelayanan publik berbasis digital.
"Pemerataan akses digital menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh masyarakat dapat merasakan manfaat teknologi, tidak hanya di kota tetapi juga di pelosok," kata Liliansyah.
Ia menilai kehadiran internet di kampung tidak sekadar mempermudah komunikasi, tetapi juga membuka peluang peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan publik, dan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, ia menekankan agar pemerintah daerah tidak hanya fokus pada wilayah yang sudah terlayani saja.
"Program ini harus benar-benar menyentuh kampung yang masih terisolasi jaringan," ujarnya.
Dirinya pun menegaskan bahwa pihaknya di DPRD berkomitmen untuk mengawal pelaksanaan program agar tuntas sesuai target sebelum akhir tahun anggaran 2025. Selain itu, ia juga mendorong Pemkab Berau untuk menyiapkan langkah lanjutan berupa pelatihan literasi digital bagi perangkat kampung dan masyarakat.
"Internet gratis harus diiringi kemampuan memanfaatkannya dengan bijak. Dengan begitu, manfaatnya bisa dirasakan luas dan berkelanjutan," pungkasnya.
Terakhir, Liliansyah berharap program ini menjadi fondasi bagi pemerataan ekonomi digital dan peningkatan kualitas layanan publik di seluruh wilayah Kabupaten Berau. (Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...

DPRD Kabupaten Berau

Ketua Komisi III DPRD Berau, Liliansyah. (Foto:Baiq Eliana/Seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - DPRD Berau mendorong pemerataan akses internet hingga ke seluruh wilayah, termasuk kampung-kampung yang masih pedalaman yang terisolasi.
Ketua Komisi III, Liliansyah, menyatakan bahwa langkah ini penting untuk memperkecil kesenjangan digital dan mendukung pelayanan publik berbasis digital.
"Pemerataan akses digital menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh masyarakat dapat merasakan manfaat teknologi, tidak hanya di kota tetapi juga di pelosok," kata Liliansyah.
Ia menilai kehadiran internet di kampung tidak sekadar mempermudah komunikasi, tetapi juga membuka peluang peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan publik, dan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, ia menekankan agar pemerintah daerah tidak hanya fokus pada wilayah yang sudah terlayani saja.
"Program ini harus benar-benar menyentuh kampung yang masih terisolasi jaringan," ujarnya.
Dirinya pun menegaskan bahwa pihaknya di DPRD berkomitmen untuk mengawal pelaksanaan program agar tuntas sesuai target sebelum akhir tahun anggaran 2025. Selain itu, ia juga mendorong Pemkab Berau untuk menyiapkan langkah lanjutan berupa pelatihan literasi digital bagi perangkat kampung dan masyarakat.
"Internet gratis harus diiringi kemampuan memanfaatkannya dengan bijak. Dengan begitu, manfaatnya bisa dirasakan luas dan berkelanjutan," pungkasnya.
Terakhir, Liliansyah berharap program ini menjadi fondasi bagi pemerataan ekonomi digital dan peningkatan kualitas layanan publik di seluruh wilayah Kabupaten Berau. (Adv)
(Sf/Rs)