DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Berau Soroti Stunting, Konsumsi Ikan Anak Perlu Ditingkatkan Lewat Inovasi

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    13 Mei 2026 pukul 14:02 WITA

    Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Upaya penanganan stunting di Kabupaten Berau kembali menjadi sorotan DPRD Berau. Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, menilai peningkatan konsumsi ikan pada anak perlu terus didorong melalui inovasi pengolahan agar lebih menarik dan mudah diterima.

    Ia menegaskan bahwa ikan merupakan sumber protein hewani yang sangat baik untuk mendukung pertumbuhan anak, baik secara fisik maupun perkembangan otak. Kandungan gizi seperti protein dan omega-3 dinilai memiliki peran penting dalam upaya pencegahan stunting.

    "Ikan memiliki kandungan protein yang sangat baik untuk pertumbuhan anak. Selain itu, omega-3 di dalamnya juga penting untuk perkembangan otak," ujar Subroto.

    Menurutnya, Kabupaten Berau memiliki potensi perikanan yang besar, baik dari hasil tangkapan laut maupun budidaya. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya diiringi dengan peningkatan konsumsi ikan di masyarakat, khususnya pada anak-anak.

    Ia pun menyebut salah satu tantangan utama adalah minimnya variasi olahan ikan yang menarik bagi anak, sehingga mereka lebih memilih makanan cepat saji.

    "Kalau diolah dengan baik dan dibuat lebih kreatif, ikan bisa menjadi makanan favorit anak-anak. Ini penting agar anak tidak selalu bergantung pada makanan cepat saji," katanya.

    Selain itu, dirinya juga menekankan bahwa penanganan stunting tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, sekolah, tenaga kesehatan, hingga keluarga.

    "Peran orang tua ini juga sangat penting dalam membentuk kebiasaan makan sehat sejak dini di lingkungan rumah," tuturnya.

    Subroto berharap dengan penguatan edukasi gizi serta inovasi olahan ikan, angka stunting di Berau dapat terus ditekan, sehingga generasi muda dapat tumbuh lebih sehat, cerdas, dan berdaya saing di masa depan.

    "Saya pun berharap stunting ini dapat terus ditekan karena itu dibutuhkan peran semua pihak dalam upaya penurunan stunting," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Berau Soroti Stunting, Konsumsi Ikan Anak Perlu Ditingkatkan Lewat Inovasi

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    13 Mei 2026 pukul 14:02 WITA

    Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Upaya penanganan stunting di Kabupaten Berau kembali menjadi sorotan DPRD Berau. Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, menilai peningkatan konsumsi ikan pada anak perlu terus didorong melalui inovasi pengolahan agar lebih menarik dan mudah diterima.

    Ia menegaskan bahwa ikan merupakan sumber protein hewani yang sangat baik untuk mendukung pertumbuhan anak, baik secara fisik maupun perkembangan otak. Kandungan gizi seperti protein dan omega-3 dinilai memiliki peran penting dalam upaya pencegahan stunting.

    "Ikan memiliki kandungan protein yang sangat baik untuk pertumbuhan anak. Selain itu, omega-3 di dalamnya juga penting untuk perkembangan otak," ujar Subroto.

    Menurutnya, Kabupaten Berau memiliki potensi perikanan yang besar, baik dari hasil tangkapan laut maupun budidaya. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya diiringi dengan peningkatan konsumsi ikan di masyarakat, khususnya pada anak-anak.

    Ia pun menyebut salah satu tantangan utama adalah minimnya variasi olahan ikan yang menarik bagi anak, sehingga mereka lebih memilih makanan cepat saji.

    "Kalau diolah dengan baik dan dibuat lebih kreatif, ikan bisa menjadi makanan favorit anak-anak. Ini penting agar anak tidak selalu bergantung pada makanan cepat saji," katanya.

    Selain itu, dirinya juga menekankan bahwa penanganan stunting tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, sekolah, tenaga kesehatan, hingga keluarga.

    "Peran orang tua ini juga sangat penting dalam membentuk kebiasaan makan sehat sejak dini di lingkungan rumah," tuturnya.

    Subroto berharap dengan penguatan edukasi gizi serta inovasi olahan ikan, angka stunting di Berau dapat terus ditekan, sehingga generasi muda dapat tumbuh lebih sehat, cerdas, dan berdaya saing di masa depan.

    "Saya pun berharap stunting ini dapat terus ditekan karena itu dibutuhkan peran semua pihak dalam upaya penurunan stunting," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)