DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Berau Soroti Ketersediaan Pupuk untuk Petani Sawit

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    09 Maret 2025 pukul 16:12 WITA

    Ilustrasi pupuk. (Freepik)

    Tanjung Redeb - DPRD Berau menyoroti ketersediaan pupuk bagi para petani, khususnya petani sawit yang dinilai masih sulit untuk di dapatkan.

    Anggota DPRD Berau, Suriansyah mengatakan masih banyak petani di Berau yang mengeluhkan sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi maupun non-subsidi yang sangat dibutuhkan para petani untuk meningkatkan produktivitas perkebunan yang di kelola.

    "Kami telah memanggil Dinas Perkebunan (Disbun) Berau untuk membahas ketersediaan pupuk bagi petani sawit. Banyak petani yang mengeluhkan bahwa stok pupuk sering tidak mencukupi, bahkan ada yang harus membeli dengan harga lebih tinggi di pasaran," ujarnya.

    Ia mengatakan hal itu dilakukan agar ada kejelasan terkait distribusi pupuk di daerah serta upaya pemerintah dalam memastikan petani mendapatkan pupuk dengan harga yang terjangkau dan sesuai kebutuhan. Menurutnya peran pemerintah daerah juga sangat penting dalam memastikan distribusi pupuk berjalan dengan baik dan lancar.

    "Jika masalah ini tidak segera diatasi, maka dikhawatirkan akan berdampak pada hasil panen petani sawit yang bisa menurun. Karena pupuk merupakan faktor utama dalam menjaga kualitas dan kuantitas produksi sawit di Berau," katanya.

    Selain itu, jika pasokan tidak stabil, maka dampaknya akan sangat merugikan para petani yang menggantungkan hidup dari sektor perkebunan tersebut.

    "Kita harus memastikan bahwa petani sawit di Berau tidak kesulitan mendapatkan pupuk. Pemerintah dan dinas terkait harus memperbaiki sistem distribusi agar lebih merata dan tepat sasaran," tegasnya.

    Oleh karena itu, Suriansyah mendorong pemerintah daerah agar ada pengawasan lebih ketat terhadap penyaluran pupuk bersubsidi. Ia pun berharap tidak ada oknum yang bermain dalam pendistribusian pupuk, sehingga petani mendapatkan hak mereka dengan adil.

    "Kami di DPRD Berau akan terus mengawal persoalan ini agar para petani sawit mendapatkan kepastian dalam mendapatkan pupuk. Kami berharap pemerintah bisa memberikan solusi konkret dalam waktu dekat," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Berau Soroti Ketersediaan Pupuk untuk Petani Sawit

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    09 Maret 2025 pukul 16:12 WITA

    Ilustrasi pupuk. (Freepik)

    Tanjung Redeb - DPRD Berau menyoroti ketersediaan pupuk bagi para petani, khususnya petani sawit yang dinilai masih sulit untuk di dapatkan.

    Anggota DPRD Berau, Suriansyah mengatakan masih banyak petani di Berau yang mengeluhkan sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi maupun non-subsidi yang sangat dibutuhkan para petani untuk meningkatkan produktivitas perkebunan yang di kelola.

    "Kami telah memanggil Dinas Perkebunan (Disbun) Berau untuk membahas ketersediaan pupuk bagi petani sawit. Banyak petani yang mengeluhkan bahwa stok pupuk sering tidak mencukupi, bahkan ada yang harus membeli dengan harga lebih tinggi di pasaran," ujarnya.

    Ia mengatakan hal itu dilakukan agar ada kejelasan terkait distribusi pupuk di daerah serta upaya pemerintah dalam memastikan petani mendapatkan pupuk dengan harga yang terjangkau dan sesuai kebutuhan. Menurutnya peran pemerintah daerah juga sangat penting dalam memastikan distribusi pupuk berjalan dengan baik dan lancar.

    "Jika masalah ini tidak segera diatasi, maka dikhawatirkan akan berdampak pada hasil panen petani sawit yang bisa menurun. Karena pupuk merupakan faktor utama dalam menjaga kualitas dan kuantitas produksi sawit di Berau," katanya.

    Selain itu, jika pasokan tidak stabil, maka dampaknya akan sangat merugikan para petani yang menggantungkan hidup dari sektor perkebunan tersebut.

    "Kita harus memastikan bahwa petani sawit di Berau tidak kesulitan mendapatkan pupuk. Pemerintah dan dinas terkait harus memperbaiki sistem distribusi agar lebih merata dan tepat sasaran," tegasnya.

    Oleh karena itu, Suriansyah mendorong pemerintah daerah agar ada pengawasan lebih ketat terhadap penyaluran pupuk bersubsidi. Ia pun berharap tidak ada oknum yang bermain dalam pendistribusian pupuk, sehingga petani mendapatkan hak mereka dengan adil.

    "Kami di DPRD Berau akan terus mengawal persoalan ini agar para petani sawit mendapatkan kepastian dalam mendapatkan pupuk. Kami berharap pemerintah bisa memberikan solusi konkret dalam waktu dekat," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)