Cari disini...

DPRD Kabupaten Berau
Anggota Komisi II DPRD, Gideon Andris. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Akses internet di kawasan wisata Pulau Maratua dinilai masih perlu ditingkatkan. Seban sejumlah titik di destinasi unggulan Kabupaten Berau tersebut masih mengalami blank spot atau belum terjangkau jaringan komunikasi secara merata.
Kondisi ini menjadi perhatian karena dapat memengaruhi kenyamanan wisatawan, terutama dalam melakukan komunikasi serta transaksi digital selama berkunjung.
Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Berau, Gideon Andris menyampaikan penyediaan jaringan internet tidak hanya penting bagi masyarakat di kampung, tetapi juga di setiap titik wisata.
"Pengadaan sinyal internet bukan hanya dibutuhkan di kampung-kampung saja, tetapi juga di setiap titik wisata. Dengan begitu tidak menghambat transaksi digital dan komunikasi wisatawan," ujar Gideon.
Ia menjelaskan selama ini terdapat perbedaan persepsi antara pemerintah dan masyarakat terkait blank spot. Menurutnya pemerintah menganggap suatu wilayah sudah terjangkau jaringan jika dalam satu kampung tersedia akses, meskipun belum merata di seluruh titik.
"Jadi terkadang persepsi masyarakat itu sama persepsinya pemerintah itu beda, kalau persepsinya pemerintah, saya tangkap tidak ada blank spot. Betul jadi di dalam satu kampung itu tidak ada blank spot, hanya ada spot-spot tertentu," terangnya.
Ia menyampaikan masyarakat berharap jaringan internet dapat menjangkau wilayah yang lebih luas dan stabil, bukan hanya terbatas pada titik-titik tertentu atau jaringan pendukung seperti layanan satelit.
"Masyarakat menginginkan jaringan yang bisa mencakup wilayah luas, bukan hanya sebagai jaringan pendukung seperti Starlink," tambahnya.
Meski demikian, upaya pemerintah dalam menghadirkan akses internet melalui teknologi yang ada tetap di apresiasi. Namun ia menilai masih diperlukan peningkatan dari sisi jumlah perangkat dan jangkauan layanan.
"Dengan adanya layanan seperti Starlink, kita sudah mengapresiasi jaringan di spot-spot yang ada. Tetapi tetap masih butuh peningkatan, baik dari sisi jumlah unit maupun jangkauan," katanya.
Dirinya berharap Pemerintah Kabupaten Berau dapat terus mengoptimalkan pembangunan infrastruktur jaringan, terutama melalui pembangunan tower Base Transceiver Station (BTS) yang dinilai mampu memberikan jangkauan lebih luas.
"Yang diharapkan masyarakat ini jaringan konvensional seperti tower BTS yang jangkauannya luas," tandasnya.
Gideon berharap dengan peningkatan akses internet yang lebih merata sektor pariwisata di Pulau Maratua dapat berkembang lebih optimal serta memberikan kenyamanan bagi wisatawan dan masyarakat setempat. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...

DPRD Kabupaten Berau

Anggota Komisi II DPRD, Gideon Andris. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Akses internet di kawasan wisata Pulau Maratua dinilai masih perlu ditingkatkan. Seban sejumlah titik di destinasi unggulan Kabupaten Berau tersebut masih mengalami blank spot atau belum terjangkau jaringan komunikasi secara merata.
Kondisi ini menjadi perhatian karena dapat memengaruhi kenyamanan wisatawan, terutama dalam melakukan komunikasi serta transaksi digital selama berkunjung.
Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Berau, Gideon Andris menyampaikan penyediaan jaringan internet tidak hanya penting bagi masyarakat di kampung, tetapi juga di setiap titik wisata.
"Pengadaan sinyal internet bukan hanya dibutuhkan di kampung-kampung saja, tetapi juga di setiap titik wisata. Dengan begitu tidak menghambat transaksi digital dan komunikasi wisatawan," ujar Gideon.
Ia menjelaskan selama ini terdapat perbedaan persepsi antara pemerintah dan masyarakat terkait blank spot. Menurutnya pemerintah menganggap suatu wilayah sudah terjangkau jaringan jika dalam satu kampung tersedia akses, meskipun belum merata di seluruh titik.
"Jadi terkadang persepsi masyarakat itu sama persepsinya pemerintah itu beda, kalau persepsinya pemerintah, saya tangkap tidak ada blank spot. Betul jadi di dalam satu kampung itu tidak ada blank spot, hanya ada spot-spot tertentu," terangnya.
Ia menyampaikan masyarakat berharap jaringan internet dapat menjangkau wilayah yang lebih luas dan stabil, bukan hanya terbatas pada titik-titik tertentu atau jaringan pendukung seperti layanan satelit.
"Masyarakat menginginkan jaringan yang bisa mencakup wilayah luas, bukan hanya sebagai jaringan pendukung seperti Starlink," tambahnya.
Meski demikian, upaya pemerintah dalam menghadirkan akses internet melalui teknologi yang ada tetap di apresiasi. Namun ia menilai masih diperlukan peningkatan dari sisi jumlah perangkat dan jangkauan layanan.
"Dengan adanya layanan seperti Starlink, kita sudah mengapresiasi jaringan di spot-spot yang ada. Tetapi tetap masih butuh peningkatan, baik dari sisi jumlah unit maupun jangkauan," katanya.
Dirinya berharap Pemerintah Kabupaten Berau dapat terus mengoptimalkan pembangunan infrastruktur jaringan, terutama melalui pembangunan tower Base Transceiver Station (BTS) yang dinilai mampu memberikan jangkauan lebih luas.
"Yang diharapkan masyarakat ini jaringan konvensional seperti tower BTS yang jangkauannya luas," tandasnya.
Gideon berharap dengan peningkatan akses internet yang lebih merata sektor pariwisata di Pulau Maratua dapat berkembang lebih optimal serta memberikan kenyamanan bagi wisatawan dan masyarakat setempat. (Adv)
(Sf/Lo)