Cari disini...

DPRD Kabupaten Berau
Anggota DPRD Berau, Oktavia. (Foto: Istimewa)
Tanjung Redeb - Anggota DPRD Berau, Oktavia, meminta pemerintah daerah (Pemda) untuk memberi perhatian lebih kepada para korban kebakaran di Jalan Milono, Kelurahan Gayam, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau.
"Bantuan yang diberikan harus mencakup kebutuhan dasar hingga upaya pemulihan jangka panjang bagi warga terdampak," kata Anggota DPRD Berau, Oktavia.
Ia menekankan pentingnya respons cepat dari pemerintah agar para korban bisa segera mendapatkan bantuan yang layak. Sebab, ia menyebut, kebakaran tersebut telah menyebabkan banyak keluarga kehilangan tempat tinggal dan harta benda mereka.
"Pemerintah harus memastikan ada bantuan yang cukup, bukan hanya untuk kebutuhan mendesak seperti makanan dan pakaian, tetapi juga dalam proses pemulihan mereka ke depannya," tuturnya.
Selain bantuan langsung, ia juga mengusulkan adanya program bantuan renovasi atau pembangunan kembali rumah bagi korban yang terdampak parah. Menurutnya, perlu ada mekanisme bantuan yang jelas agar warga tidak merasa ditinggalkan setelah musibah berlalu.
"Jangan sampai setelah bantuan awal diberikan, mereka justru kesulitan untuk membangun kembali kehidupan mereka," ujarnya.
Kemudian, ia juga menyoroti pentingnya dukungan psikososial bagi korban yang mengalami trauma akibat musibah tersebut. Oleh karena itu, ia meminta agar pemda dapat segera berkoordinasi dengan dinas terkait guna membahas nasib para korban
Dirinya pun menegaskan komitmennya untuk terus memantau perkembangan situasi dan memastikan pemda bertindak cepat dalam membantu para korban kebakaran di Jalan Milono.
"Kami akan terus mengawal masalah ini agar para korban benar-benar mendapatkan perhatian yang mereka butuhkan," tandasnya
Terakhir, Oktavia mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran dengan meningkatkan kesadaran akan keselamatan di lingkungan masing-masing. Menurutnya, sosialisasi pencegahan kebakaran harus lebih digencarkan agar kejadian serupa bisa diminimalisir di kedepannya. (Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...

DPRD Kabupaten Berau

Anggota DPRD Berau, Oktavia. (Foto: Istimewa)
Tanjung Redeb - Anggota DPRD Berau, Oktavia, meminta pemerintah daerah (Pemda) untuk memberi perhatian lebih kepada para korban kebakaran di Jalan Milono, Kelurahan Gayam, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau.
"Bantuan yang diberikan harus mencakup kebutuhan dasar hingga upaya pemulihan jangka panjang bagi warga terdampak," kata Anggota DPRD Berau, Oktavia.
Ia menekankan pentingnya respons cepat dari pemerintah agar para korban bisa segera mendapatkan bantuan yang layak. Sebab, ia menyebut, kebakaran tersebut telah menyebabkan banyak keluarga kehilangan tempat tinggal dan harta benda mereka.
"Pemerintah harus memastikan ada bantuan yang cukup, bukan hanya untuk kebutuhan mendesak seperti makanan dan pakaian, tetapi juga dalam proses pemulihan mereka ke depannya," tuturnya.
Selain bantuan langsung, ia juga mengusulkan adanya program bantuan renovasi atau pembangunan kembali rumah bagi korban yang terdampak parah. Menurutnya, perlu ada mekanisme bantuan yang jelas agar warga tidak merasa ditinggalkan setelah musibah berlalu.
"Jangan sampai setelah bantuan awal diberikan, mereka justru kesulitan untuk membangun kembali kehidupan mereka," ujarnya.
Kemudian, ia juga menyoroti pentingnya dukungan psikososial bagi korban yang mengalami trauma akibat musibah tersebut. Oleh karena itu, ia meminta agar pemda dapat segera berkoordinasi dengan dinas terkait guna membahas nasib para korban
Dirinya pun menegaskan komitmennya untuk terus memantau perkembangan situasi dan memastikan pemda bertindak cepat dalam membantu para korban kebakaran di Jalan Milono.
"Kami akan terus mengawal masalah ini agar para korban benar-benar mendapatkan perhatian yang mereka butuhkan," tandasnya
Terakhir, Oktavia mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran dengan meningkatkan kesadaran akan keselamatan di lingkungan masing-masing. Menurutnya, sosialisasi pencegahan kebakaran harus lebih digencarkan agar kejadian serupa bisa diminimalisir di kedepannya. (Adv)
(Sf/Rs)