Cari disini...

DPRD Kabupaten Berau
anggota DPRD Berau, M.Ichsan Rapi. (Foto: Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Anggota DPRD menyoroti Kebutuhan sarana dan prasarana sekolah salah satunya kebutuhan ruang kelas belajar yang dianggap masih kurang dalam sektor pendidikan.
Anggota DPRD Berau, M.Ichsan Rapi atau lebih di kenal dengan Daeng Icang mengatakan, besarnya anggaran di bidang pendidikan yang disisihkan dari APBD, seharusnya dapat mengatasi kebutuhan sarana dan prasarana sekolah salah satunya ruang kelas belajar.
Selain itu, ia juga mengatakan pendidikan merupakan hal yang sangat penting sehingga perlu dilakukan pendataan sekolah mana saja yang masih membutuhkan tambahan ruang kelas belajar dan jika telah ada datanya maka dapat dicarikan solusinya.
“Misalnya lahan kalau sudah ada, maka gedung kelas tinggal dibangun. Tapi kalau lahan belum ada, bagaimana dicarikan solusi alternatifnya,” kata M.Ichsan Rapi beberapa waktu lalu.
Menurutnya, di Kabupaten Berau ada beberapa sekolah yang masih menggunakan sistem masuk pagi dan siang yang harus dapat lebih di perhatikan.
“Saya lihat beberapa sekolah itu ada yang siswanya bergantian masuk sekolah, seharusnya dengan anggaran yang ada itu tidak ada lagi sistem bergantian masuk kelas,” ujarnya.
Dirinya juga berharap kepada pemerintah agar usulan penambahan ruang kelas belajar yang sudah masuk dapat segera di proses sehingga secepatnya dilakukan pembangunan penambahan gedung dan usulan penambahan ruang kelas belajar dapat menjadi prioritas. (Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...

DPRD Kabupaten Berau

anggota DPRD Berau, M.Ichsan Rapi. (Foto: Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Anggota DPRD menyoroti Kebutuhan sarana dan prasarana sekolah salah satunya kebutuhan ruang kelas belajar yang dianggap masih kurang dalam sektor pendidikan.
Anggota DPRD Berau, M.Ichsan Rapi atau lebih di kenal dengan Daeng Icang mengatakan, besarnya anggaran di bidang pendidikan yang disisihkan dari APBD, seharusnya dapat mengatasi kebutuhan sarana dan prasarana sekolah salah satunya ruang kelas belajar.
Selain itu, ia juga mengatakan pendidikan merupakan hal yang sangat penting sehingga perlu dilakukan pendataan sekolah mana saja yang masih membutuhkan tambahan ruang kelas belajar dan jika telah ada datanya maka dapat dicarikan solusinya.
“Misalnya lahan kalau sudah ada, maka gedung kelas tinggal dibangun. Tapi kalau lahan belum ada, bagaimana dicarikan solusi alternatifnya,” kata M.Ichsan Rapi beberapa waktu lalu.
Menurutnya, di Kabupaten Berau ada beberapa sekolah yang masih menggunakan sistem masuk pagi dan siang yang harus dapat lebih di perhatikan.
“Saya lihat beberapa sekolah itu ada yang siswanya bergantian masuk sekolah, seharusnya dengan anggaran yang ada itu tidak ada lagi sistem bergantian masuk kelas,” ujarnya.
Dirinya juga berharap kepada pemerintah agar usulan penambahan ruang kelas belajar yang sudah masuk dapat segera di proses sehingga secepatnya dilakukan pembangunan penambahan gedung dan usulan penambahan ruang kelas belajar dapat menjadi prioritas. (Adv)
(Sf/Rs)