Cari disini...

Seputarfakta.com - Baiq Eliana -
DPRD Kabupaten Berau
Destinasi Pulau Kakaban atau Danau Ubur-Ubur. (Foto: Indri/Korankaltim.com)
Tanjung Redeb - DPRD Berau menyatakan dukungannya terhadap langkah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau yang melanjutkan pembangunan tracking atau boardwalk di kawasan Danau Ubur-Ubur, Pulau Kakaban.
Anggota Komisi III DPRD Berau, Saga, mengatakan bahwa program tersebut merupakan langkah tepat untuk menata destinasi wisata unggulan agar lebih tertib, nyaman, dan ramah lingkungan.
"Pembangunan di kawasan konservasi tidak semata berorientasi pada infrastruktur," kata Saga
Oleh karena itu, ia pun mengingatkan pentingnya untuk menjaga keseimbangan antara pengembangan wisata dan kelestarian alam serta memperhatikan aspek keberlanjutan ekosistem dan daya dukung lingkungan di sekitar danau.
"Jangan sampai pembangunan yang bertujuan baik justru berdampak pada populasi ubur-ubur yang menjadi ikon Kakaban," tuturnya.
Sehingga, dirinya juga meminta agar setiap pembangunan di kawasan tersebut dapat disertai dengan kajian lingkungan dan pengawasan ketat, mengingat Pulau Kakaban merupakan area yang sensitif terhadap aktivitas manusia.
Ia juga menilai, partisipasi warga lokal penting dan dapat memperkuat rasa memiliki serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian alam.
"Saya mendorong Disbudpar untuk dapat berkolaborasi dengan masyarakat sekitar dalam pengelolaan dan pemeliharaan fasilitas wisata," ujarnya.
Selain itu, dengan alokasi anggaran sebesar Rp2,3 miliar pada tahun 2025, saga pun berharap proyek pembangunan boardwalk dan fasilitas pendukung di Kakaban dan dapat menjadi contoh pengembangan wisata berkelanjutan yang berwawasan lingkungan.
"Kita ingin wisata di Berau tumbuh tanpa mengorbankan alamnya. Kalau pengelolaan dilakukan dengan benar, Pulau Kakaban akan tetap menjadi kebanggaan dunia sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar," tandasnya. (Adv)
(Sf/Rs)
Tim Editorial
Cari disini...

Seputarfakta.com - Baiq Eliana -
DPRD Kabupaten Berau

Destinasi Pulau Kakaban atau Danau Ubur-Ubur. (Foto: Indri/Korankaltim.com)
Tanjung Redeb - DPRD Berau menyatakan dukungannya terhadap langkah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau yang melanjutkan pembangunan tracking atau boardwalk di kawasan Danau Ubur-Ubur, Pulau Kakaban.
Anggota Komisi III DPRD Berau, Saga, mengatakan bahwa program tersebut merupakan langkah tepat untuk menata destinasi wisata unggulan agar lebih tertib, nyaman, dan ramah lingkungan.
"Pembangunan di kawasan konservasi tidak semata berorientasi pada infrastruktur," kata Saga
Oleh karena itu, ia pun mengingatkan pentingnya untuk menjaga keseimbangan antara pengembangan wisata dan kelestarian alam serta memperhatikan aspek keberlanjutan ekosistem dan daya dukung lingkungan di sekitar danau.
"Jangan sampai pembangunan yang bertujuan baik justru berdampak pada populasi ubur-ubur yang menjadi ikon Kakaban," tuturnya.
Sehingga, dirinya juga meminta agar setiap pembangunan di kawasan tersebut dapat disertai dengan kajian lingkungan dan pengawasan ketat, mengingat Pulau Kakaban merupakan area yang sensitif terhadap aktivitas manusia.
Ia juga menilai, partisipasi warga lokal penting dan dapat memperkuat rasa memiliki serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian alam.
"Saya mendorong Disbudpar untuk dapat berkolaborasi dengan masyarakat sekitar dalam pengelolaan dan pemeliharaan fasilitas wisata," ujarnya.
Selain itu, dengan alokasi anggaran sebesar Rp2,3 miliar pada tahun 2025, saga pun berharap proyek pembangunan boardwalk dan fasilitas pendukung di Kakaban dan dapat menjadi contoh pengembangan wisata berkelanjutan yang berwawasan lingkungan.
"Kita ingin wisata di Berau tumbuh tanpa mengorbankan alamnya. Kalau pengelolaan dilakukan dengan benar, Pulau Kakaban akan tetap menjadi kebanggaan dunia sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar," tandasnya. (Adv)
(Sf/Rs)