DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Berau Dorong Pemanfaatan Lahan Tidak Produktif untuk Perkuat Ketahanan Pangan

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    03 April 2026 pukul 13:18 WITA

    Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi P Mangunsong. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi P Mangunsong menegaskan bahwa dalam upaya memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Berau tidak cukup hanya dengan meningkatkan produksi, tetapi juga perlu diiringi dengan optimalisasi pemanfaatan lahan yang selama ini belum tergarap secara maksimal.

    Menurutnya di Kabupaten Berau masih banyaknya lahan yang terlihat tidak produktif, padahal memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi kawasan pertanian.

    "Potensi pertanian di Bumi Batiwakkal cukup besar, namun pengelolaannya belum maksimal. Sejumlah lahan yang selama ini terlihat tidak produktif sebenarnya memiliki peluang besar untuk dijadikan kawasan pertanian jika dikelola secara serius dan terencana," ujar Rudi.

    Namun, ia menegaskan bahwa persoalan utama bukan terletak pada ketersediaan lahan, melainkan pada belum optimalnya pengelolaan. Hal tersebut bahkan telah disampaikan dalam forum Musrenbang sebelumnya.

    "Sejak Musrenbang lalu, kita sudah sampaikan bahwa banyak lahan yang sebenarnya bisa dikelola. Ini bukan lahan tidur, tapi memang belum digarap secara serius," tambahnya.

    Oleh karena itu, dirinya meminta pemerintah daerah untuk mengambil langkah konkret agar potensi tersebut tidak terus terabaikan. Salah satu upaya yang didorong adalah peningkatan dukungan anggaran untuk sektor pertanian melalui dinas terkait, termasuk bantuan pupuk serta penguatan kelembagaan petani melalui koperasi.

    "Harus ada dukungan. Tidak bisa hanya diimbau tapi tidak didukung," tegasnya.

    Sementara itu, ia menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan mulai menunjukkan perkembangan positif. Saat ini, penanaman padi telah dilakukan di lahan seluas sekitar 895 hektare.

    "Ke depan, direncanakan ada tambahan 5.000 hektare yang siap digarap. Ini langkah awal yang baik menuju swasembada pangan," jelasnya.

    Ia menekankan pentingnya dukungan infrastruktur, seperti gudang penyimpanan hasil pertanian, agar produksi petani dapat dikelola dengan baik dan tidak mengalami kerugian pascapanen.

    Tak hanya itu, Rudi juga turut mendorong pengembangan sektor peternakan sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian pangan daerah.

    "Peternakan seperti sapi dan kambing juga harus dikembangkan, agar Berau tidak terus bergantung pada pasokan dari luar," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Berau Dorong Pemanfaatan Lahan Tidak Produktif untuk Perkuat Ketahanan Pangan

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    03 April 2026 pukul 13:18 WITA

    Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi P Mangunsong. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi P Mangunsong menegaskan bahwa dalam upaya memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Berau tidak cukup hanya dengan meningkatkan produksi, tetapi juga perlu diiringi dengan optimalisasi pemanfaatan lahan yang selama ini belum tergarap secara maksimal.

    Menurutnya di Kabupaten Berau masih banyaknya lahan yang terlihat tidak produktif, padahal memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi kawasan pertanian.

    "Potensi pertanian di Bumi Batiwakkal cukup besar, namun pengelolaannya belum maksimal. Sejumlah lahan yang selama ini terlihat tidak produktif sebenarnya memiliki peluang besar untuk dijadikan kawasan pertanian jika dikelola secara serius dan terencana," ujar Rudi.

    Namun, ia menegaskan bahwa persoalan utama bukan terletak pada ketersediaan lahan, melainkan pada belum optimalnya pengelolaan. Hal tersebut bahkan telah disampaikan dalam forum Musrenbang sebelumnya.

    "Sejak Musrenbang lalu, kita sudah sampaikan bahwa banyak lahan yang sebenarnya bisa dikelola. Ini bukan lahan tidur, tapi memang belum digarap secara serius," tambahnya.

    Oleh karena itu, dirinya meminta pemerintah daerah untuk mengambil langkah konkret agar potensi tersebut tidak terus terabaikan. Salah satu upaya yang didorong adalah peningkatan dukungan anggaran untuk sektor pertanian melalui dinas terkait, termasuk bantuan pupuk serta penguatan kelembagaan petani melalui koperasi.

    "Harus ada dukungan. Tidak bisa hanya diimbau tapi tidak didukung," tegasnya.

    Sementara itu, ia menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan mulai menunjukkan perkembangan positif. Saat ini, penanaman padi telah dilakukan di lahan seluas sekitar 895 hektare.

    "Ke depan, direncanakan ada tambahan 5.000 hektare yang siap digarap. Ini langkah awal yang baik menuju swasembada pangan," jelasnya.

    Ia menekankan pentingnya dukungan infrastruktur, seperti gudang penyimpanan hasil pertanian, agar produksi petani dapat dikelola dengan baik dan tidak mengalami kerugian pascapanen.

    Tak hanya itu, Rudi juga turut mendorong pengembangan sektor peternakan sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian pangan daerah.

    "Peternakan seperti sapi dan kambing juga harus dikembangkan, agar Berau tidak terus bergantung pada pasokan dari luar," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)