Cari disini...

DPRD Kabupaten Berau
Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi. (Foto: Baiq Eliana/Seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Penyelenggaraan event di Kabupaten Berau kini dituntut untuk tidak sekadar menyuguhkan hiburan semata. Tetapi juga harus mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat melalui pelibatan aktif pelaku UMKM.
Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, menekankan kehadiran lapak-lapak UMKM dalam sebuah acara adalah instrumen krusial dalam upaya memutar roda ekonomi lokal secara nyata.
"UMKM bukan lagi sebagai elemen pelengkap, melainkan pilar utama kesuksesan sebuah acara. UMKM harus dilibatkan di setiap event," ujar Sumadi.
Ia pun menekankan beberapa poin utama yang perlu ditransformasikan dalam sebuah event, seperti penyediaan fasilitas untuk pedagang oleh penyelenggara dan juga keseimbangan antara kualitas hiburan dan peluang ekonomi bagi warga.
"Siapkan tempat jualan untuk mereka. Jangan hanya fokus pada hiburan," tambahnya.
Selain itu, ia pun menilai antusiasme pengunjung tentunya akan berdampak pada peningkatan pendapatan pedagang lokal. Ruang berjualan yang disediakan penyelenggara menjadi kunci efektivitas perputaran uang di masyarakat.
Menurutnya, peluang strategis di tengah tekanan ekonomi saat ini membuat banyak pelaku UMKM masih berjuang menghadapi berbagai tekanan ekonomi. Oleh karena itu, momentum keramaian dalam sebuah event merupakan peluang strategis yang tidak boleh disia-siakan oleh pemerintah maupun swasta.
"Ini cara membantu ekonomi masyarakat. Kita harus mengambil peluang yang ada," tuturnya
Terakhir, Sumadi memperingatkan potensi pertumbuhan ekonomi lokal akan hilang begitu saja jika event digelar tanpa perencanaan yang matang untuk melibatkan sektor usaha kecil.
"Kami berharap komitmen untuk menjadikan UMKM sebagai bagian utama dalam setiap agenda daerah dapat diimplementasikan secara konsisten oleh seluruh pihak terkait," pungkasnya. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...

DPRD Kabupaten Berau

Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi. (Foto: Baiq Eliana/Seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Penyelenggaraan event di Kabupaten Berau kini dituntut untuk tidak sekadar menyuguhkan hiburan semata. Tetapi juga harus mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat melalui pelibatan aktif pelaku UMKM.
Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, menekankan kehadiran lapak-lapak UMKM dalam sebuah acara adalah instrumen krusial dalam upaya memutar roda ekonomi lokal secara nyata.
"UMKM bukan lagi sebagai elemen pelengkap, melainkan pilar utama kesuksesan sebuah acara. UMKM harus dilibatkan di setiap event," ujar Sumadi.
Ia pun menekankan beberapa poin utama yang perlu ditransformasikan dalam sebuah event, seperti penyediaan fasilitas untuk pedagang oleh penyelenggara dan juga keseimbangan antara kualitas hiburan dan peluang ekonomi bagi warga.
"Siapkan tempat jualan untuk mereka. Jangan hanya fokus pada hiburan," tambahnya.
Selain itu, ia pun menilai antusiasme pengunjung tentunya akan berdampak pada peningkatan pendapatan pedagang lokal. Ruang berjualan yang disediakan penyelenggara menjadi kunci efektivitas perputaran uang di masyarakat.
Menurutnya, peluang strategis di tengah tekanan ekonomi saat ini membuat banyak pelaku UMKM masih berjuang menghadapi berbagai tekanan ekonomi. Oleh karena itu, momentum keramaian dalam sebuah event merupakan peluang strategis yang tidak boleh disia-siakan oleh pemerintah maupun swasta.
"Ini cara membantu ekonomi masyarakat. Kita harus mengambil peluang yang ada," tuturnya
Terakhir, Sumadi memperingatkan potensi pertumbuhan ekonomi lokal akan hilang begitu saja jika event digelar tanpa perencanaan yang matang untuk melibatkan sektor usaha kecil.
"Kami berharap komitmen untuk menjadikan UMKM sebagai bagian utama dalam setiap agenda daerah dapat diimplementasikan secara konsisten oleh seluruh pihak terkait," pungkasnya. (Adv)
(Sf/Lo)