DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Berau Dorong Ekraf untuk Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Berau

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    25 November 2025 pukul 20:53 WITA

    Hasil kerajinan batik Kabupaten Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Pengembangan ekonomi kreatif (Ekraf) dinilai memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Berau. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau pun terus memperkuat komitmennya dalam membangun sektor ini sebagai pilar ekonomi berbasis potensi lokal dan kearifan budaya.

    Anggota Komisi III DPRD Berau, Grace Warastuty Langsa pun menyampaikan dukungan penuh terhadap penguatan sektor ekraf tersebut. Ia mengatakan bahwa Berau memiliki berbagai potensi unggulan yang dapat dikembangkan secara kreatif dan berkelanjutan.

    Sehingga, dirinya pun menyampaikan bahwa kekayaan budaya, keindahan pariwisata alam, serta keberagaman produk UMKM berbasis kearifan lokal merupakan aset yang dapat dikemas menjadi kekuatan ekonomi baru.

    "Berau memiliki potensi budaya dan pariwisata yang sangat besar, termasuk produk-produk UMKM berbasis kearifan lokal. Ini bisa menjadi kekuatan utama dalam pengembangan ekraf," ujar Grace.

    Sementara itu, ia menekankan bahwa inovasi perlu menjadi pendorong dalam setiap upaya pengembangan ekraf. Dimana, dirinya mengatakan bahwa pemerintah daerah, harus hadir dalam memberikan dukungan nyata agar pelaku usaha kreatif dapat berkembang.

    "Yang dibutuhkan adalah inovasi dan keberanian untuk mengembangkan potensi tersebut secara kreatif dan berkelanjutan," tambahnya.

    Selain itu, menurutnya sektor ekraf tidak hanya mampu memperkuat perekonomian lokal, tetapi juga menawarkan peluang besar dalam penyediaan lapangan kerja baru, terutama bagi generasi muda yang memiliki kreativitas tinggi.

    "Ekraf bisa membuka peluang kerja baru, terutama bagi anak-anak muda yang penuh ide inovatif," ujarnya.

    Ia pun menegaskan bahwa dukungan pemerintah tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Tetapi fasilitas nyata juga harus diberikan kepada masyarakat dan pelaku UMKM.

    "Kita harus fasilitasi anak-anak muda, komunitas lokal, dan pelaku UMKM untuk berkembang. Jangan hanya seremonial. Yang dibutuhkan adalah ruang kreatif, pelatihan, dan akses pemasaran," tuturnya.

    Oleh karena itu, Grace mendorong dinas terkait seperti Disbudpar dan perangkat daerah lainnya untuk dapat membangun ekosistem ekraf yang sehat dan produktif. Ekosistem tersebut juga diharapkan dapat memicu munculnya inovasi dari masyarakat yang membutuhkan.

    "Pemkab Berau harus mampu membangun ekosistem ekraf yang mendorong tumbuhnya inovasi dari masyarakat yang berpenghasilan rendah, sehingga melalui ekraf tersebut dapat meningkatkan penghasilan dan kesejahteraan," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Berau Dorong Ekraf untuk Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Berau

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    25 November 2025 pukul 20:53 WITA

    Hasil kerajinan batik Kabupaten Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Pengembangan ekonomi kreatif (Ekraf) dinilai memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Berau. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau pun terus memperkuat komitmennya dalam membangun sektor ini sebagai pilar ekonomi berbasis potensi lokal dan kearifan budaya.

    Anggota Komisi III DPRD Berau, Grace Warastuty Langsa pun menyampaikan dukungan penuh terhadap penguatan sektor ekraf tersebut. Ia mengatakan bahwa Berau memiliki berbagai potensi unggulan yang dapat dikembangkan secara kreatif dan berkelanjutan.

    Sehingga, dirinya pun menyampaikan bahwa kekayaan budaya, keindahan pariwisata alam, serta keberagaman produk UMKM berbasis kearifan lokal merupakan aset yang dapat dikemas menjadi kekuatan ekonomi baru.

    "Berau memiliki potensi budaya dan pariwisata yang sangat besar, termasuk produk-produk UMKM berbasis kearifan lokal. Ini bisa menjadi kekuatan utama dalam pengembangan ekraf," ujar Grace.

    Sementara itu, ia menekankan bahwa inovasi perlu menjadi pendorong dalam setiap upaya pengembangan ekraf. Dimana, dirinya mengatakan bahwa pemerintah daerah, harus hadir dalam memberikan dukungan nyata agar pelaku usaha kreatif dapat berkembang.

    "Yang dibutuhkan adalah inovasi dan keberanian untuk mengembangkan potensi tersebut secara kreatif dan berkelanjutan," tambahnya.

    Selain itu, menurutnya sektor ekraf tidak hanya mampu memperkuat perekonomian lokal, tetapi juga menawarkan peluang besar dalam penyediaan lapangan kerja baru, terutama bagi generasi muda yang memiliki kreativitas tinggi.

    "Ekraf bisa membuka peluang kerja baru, terutama bagi anak-anak muda yang penuh ide inovatif," ujarnya.

    Ia pun menegaskan bahwa dukungan pemerintah tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Tetapi fasilitas nyata juga harus diberikan kepada masyarakat dan pelaku UMKM.

    "Kita harus fasilitasi anak-anak muda, komunitas lokal, dan pelaku UMKM untuk berkembang. Jangan hanya seremonial. Yang dibutuhkan adalah ruang kreatif, pelatihan, dan akses pemasaran," tuturnya.

    Oleh karena itu, Grace mendorong dinas terkait seperti Disbudpar dan perangkat daerah lainnya untuk dapat membangun ekosistem ekraf yang sehat dan produktif. Ekosistem tersebut juga diharapkan dapat memicu munculnya inovasi dari masyarakat yang membutuhkan.

    "Pemkab Berau harus mampu membangun ekosistem ekraf yang mendorong tumbuhnya inovasi dari masyarakat yang berpenghasilan rendah, sehingga melalui ekraf tersebut dapat meningkatkan penghasilan dan kesejahteraan," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)