DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Berau Dorong Disdukcapil Gencar Lakukan Pembaruan Data Penduduk

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    22 April 2025 pukul 21:39 WITA

    Anggota DPRD Berau, Saga. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Anggota DPRD Berau, Saga mendorong Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) untuk lebih gencar melakukan pendataan penduduk. Hal itu dianggap penting karena di tengah pesatnya pertumbuhan penduduk di Berau, pendataan data kependudukan kerap tidak terkontrol.

    "Persoalan ini sudah cukup lama menjadi sorotan, pendatang maupun yang bermukim lama di Berau. Sehingga ke depan akan dibahas bersama dengan Disdukcapil," kata Saga.

    Sementara itu, ia pun mengatakan, pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat dapat mengakibatkan banyak barang kebutuhan sehari-hari kehabisan stok karena jumlah permintaan yang tinggi. Sehingga, hal ini dapat menjadi salah satu pemacu pertumbuhan inflasi di daerah Kabupaten Berau.

    "Pembaruan data penduduk secara berkala perlu dilakukan untuk memastikan pemasok bahan pokok sesuai dengan jumlah penduduknya," ujarnya.

    Oleh karena itu, dirinya menyampaikan data kependudukan bagi warga pendatang yang hendak berdomisili di Kabupaten Berau sudah sewajarnya ikut diperhatikan, karena berkaitan dengan ketersediaannya barang subsidi oleh pemerintah.

    "Karena salah satu faktor yang mempengaruhi juga ketidakseimbangan penerima barang subsidi dan stok yang ada," tuturnya.

    Ia pun menyebut salah satu contoh penting yakni seperti terjadinya kelangkaan stok elpiji 3 kilogram yang semestinya telah mencukupi untuk masyarakat Berau, namun hingga saat ini kerap mengalami kekurangan stok. 

    "Karena banyaknya penduduk luar Berau yang belum memiliki KTP sehingga stok yang ada menjadi tidak seimbang dengan jumlah penduduk," tandasnya. 

    Saga pun mengatakan bahwa pendataan yang di maksud tidak hanya sekedar memastikan ketersediaan bahan pokok aman. Namun juga untuk menghindari terjadinya inflasi yang tinggi akibat tingginya permintaan sementara barang di pasar kurang. (Adv)

    (Sf/Rs)

    DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Berau Dorong Disdukcapil Gencar Lakukan Pembaruan Data Penduduk

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    22 April 2025 pukul 21:39 WITA

    Anggota DPRD Berau, Saga. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Anggota DPRD Berau, Saga mendorong Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) untuk lebih gencar melakukan pendataan penduduk. Hal itu dianggap penting karena di tengah pesatnya pertumbuhan penduduk di Berau, pendataan data kependudukan kerap tidak terkontrol.

    "Persoalan ini sudah cukup lama menjadi sorotan, pendatang maupun yang bermukim lama di Berau. Sehingga ke depan akan dibahas bersama dengan Disdukcapil," kata Saga.

    Sementara itu, ia pun mengatakan, pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat dapat mengakibatkan banyak barang kebutuhan sehari-hari kehabisan stok karena jumlah permintaan yang tinggi. Sehingga, hal ini dapat menjadi salah satu pemacu pertumbuhan inflasi di daerah Kabupaten Berau.

    "Pembaruan data penduduk secara berkala perlu dilakukan untuk memastikan pemasok bahan pokok sesuai dengan jumlah penduduknya," ujarnya.

    Oleh karena itu, dirinya menyampaikan data kependudukan bagi warga pendatang yang hendak berdomisili di Kabupaten Berau sudah sewajarnya ikut diperhatikan, karena berkaitan dengan ketersediaannya barang subsidi oleh pemerintah.

    "Karena salah satu faktor yang mempengaruhi juga ketidakseimbangan penerima barang subsidi dan stok yang ada," tuturnya.

    Ia pun menyebut salah satu contoh penting yakni seperti terjadinya kelangkaan stok elpiji 3 kilogram yang semestinya telah mencukupi untuk masyarakat Berau, namun hingga saat ini kerap mengalami kekurangan stok. 

    "Karena banyaknya penduduk luar Berau yang belum memiliki KTP sehingga stok yang ada menjadi tidak seimbang dengan jumlah penduduk," tandasnya. 

    Saga pun mengatakan bahwa pendataan yang di maksud tidak hanya sekedar memastikan ketersediaan bahan pokok aman. Namun juga untuk menghindari terjadinya inflasi yang tinggi akibat tingginya permintaan sementara barang di pasar kurang. (Adv)

    (Sf/Rs)