DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Kabupaten Berau

    Desak Evaluasi Pembinaan, DPRD Berau Minta Dispora jadi Penggerak Utama dalam Pengembangan Atlet

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    14 November 2025 pukul 16:32 WITA

    Ketua Komisi III DPRD Berau, Liliansyah. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Persoalan terhadap lemahnya pembinaan atlet di Kabupaten Berau kini berkembang menjadi dorongan kuat bagi perubahan sistem dan peningkatan komitmen instansi terkait. 

    Ketua Komisi III DPRD Berau, Liliansyah, menegaskan bahwa Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Berau seharusnya menjadi motor penggerak dalam pengembangan potensi atlet daerah. Ia mengatakan, banyak atlet justru merasa tidak mendapatkan perhatian maupun arahan yang jelas dari pemerintah daerah. Kondisi tersebut dinilai berdampak signifikan terhadap keberlangsungan masa depan olahraga di Berau.

    "Banyak atlet berprestasi memilih berhenti atau pindah ke daerah lain karena minimnya dukungan, fasilitas, dan jaminan kesejahteraan. Percuma ada dinas kalau atlet berprestasi tidak dibina dengan baik," tutur Liliansyah.

    Oleh karena itu, sebagai langkah strategis, Komisi III DPRD Berau akan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Dispora untuk membahas akar persoalan sekaligus mencari solusi agar pembinaan atlet dapat dilakukan lebih terstruktur dan berkelanjutan.

    Sementara itu, ia pun menekankan bahwa pembinaan tidak hanya berfokus pada capaian prestasi, tetapi juga harus mencakup motivasi, pendampingan, serta kepastian jenjang karier bagi para atlet.

    "Atlet yang telah mengharumkan nama Berau seharusnya mendapat perhatian dan penghargaan yang layak dari pemerintah daerah," ujarnya.

    Terakhir, Liliansyah pun menegaskan bahwa pihaknya di DPRD juga akan terus mengawal persoalan tersebut hingga ada perubahan nyata dalam sistem pembinaan atlet. Dimana ia menekankan bahwa Dispora Berau, harus berperan sebagai penggerak utama, bukan sekadar pelaksana kegiatan rutin.

    "Kami akan terus mengawal persoalan ini hingga ada perubahan nyata. Dispora harus menjadi motor penggerak pembinaan," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Kabupaten Berau

    Desak Evaluasi Pembinaan, DPRD Berau Minta Dispora jadi Penggerak Utama dalam Pengembangan Atlet

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    14 November 2025 pukul 16:32 WITA

    Ketua Komisi III DPRD Berau, Liliansyah. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Persoalan terhadap lemahnya pembinaan atlet di Kabupaten Berau kini berkembang menjadi dorongan kuat bagi perubahan sistem dan peningkatan komitmen instansi terkait. 

    Ketua Komisi III DPRD Berau, Liliansyah, menegaskan bahwa Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Berau seharusnya menjadi motor penggerak dalam pengembangan potensi atlet daerah. Ia mengatakan, banyak atlet justru merasa tidak mendapatkan perhatian maupun arahan yang jelas dari pemerintah daerah. Kondisi tersebut dinilai berdampak signifikan terhadap keberlangsungan masa depan olahraga di Berau.

    "Banyak atlet berprestasi memilih berhenti atau pindah ke daerah lain karena minimnya dukungan, fasilitas, dan jaminan kesejahteraan. Percuma ada dinas kalau atlet berprestasi tidak dibina dengan baik," tutur Liliansyah.

    Oleh karena itu, sebagai langkah strategis, Komisi III DPRD Berau akan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Dispora untuk membahas akar persoalan sekaligus mencari solusi agar pembinaan atlet dapat dilakukan lebih terstruktur dan berkelanjutan.

    Sementara itu, ia pun menekankan bahwa pembinaan tidak hanya berfokus pada capaian prestasi, tetapi juga harus mencakup motivasi, pendampingan, serta kepastian jenjang karier bagi para atlet.

    "Atlet yang telah mengharumkan nama Berau seharusnya mendapat perhatian dan penghargaan yang layak dari pemerintah daerah," ujarnya.

    Terakhir, Liliansyah pun menegaskan bahwa pihaknya di DPRD juga akan terus mengawal persoalan tersebut hingga ada perubahan nyata dalam sistem pembinaan atlet. Dimana ia menekankan bahwa Dispora Berau, harus berperan sebagai penggerak utama, bukan sekadar pelaksana kegiatan rutin.

    "Kami akan terus mengawal persoalan ini hingga ada perubahan nyata. Dispora harus menjadi motor penggerak pembinaan," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)