Cari disini...

DPRD Kabupaten Berau
Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - DPRD Berau menekankan pentingnya menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama, khususnya selama bulan suci Ramadan di Kabupaten Berau.
Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, menyampaikan bahwa Ramadan bukan sekadar waktu untuk meningkatkan kualitas ibadah, tetapi juga saat yang tepat untuk memperkuat sikap saling menghargai dan memperkokoh persaudaraan di tengah keberagaman yang menjadi ciri khas masyarakat Berau.
Ia menilai, terciptanya suasana yang aman dan nyaman selama Ramadan membutuhkan peran aktif seluruh lapisan masyarakat, baik umat Muslim maupun non-Muslim.
"Ke depan kita berharap semangat saling menghormati ini terus terjaga. Kepada masyarakat Muslim, mari kita jalankan ibadah puasa dengan sebaik-baiknya. Intinya kita jaga toleransi," ujar Subroto.
Oleh karena itu, dirinya mengajak umat Muslim untuk memanfaatkan Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri, menjaga perilaku, serta meningkatkan kepedulian sosial kepada sesama.
"Saya juga mengimbau masyarakat non-Muslim untuk turut menghormati saudara yang sedang menjalankan ibadah, sebagai wujud kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat," tambahnya.
Ia pun menekankan pentingnya sikap saling menghargai antarumat beragama sebagai fondasi utama dalam menjaga persatuan.
"Suasana yang harmonis selama Ramadan perlu dijaga bersama agar kehidupan sosial tetap kondusif," tuturnya.
Subroto berharap Ramadan tahun ini dapat menjadi momentum mempererat persaudaraan, memperkuat rasa kebersamaan, serta menjaga persatuan di tengah masyarakat Berau yang beragam. (Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...

DPRD Kabupaten Berau

Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - DPRD Berau menekankan pentingnya menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama, khususnya selama bulan suci Ramadan di Kabupaten Berau.
Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, menyampaikan bahwa Ramadan bukan sekadar waktu untuk meningkatkan kualitas ibadah, tetapi juga saat yang tepat untuk memperkuat sikap saling menghargai dan memperkokoh persaudaraan di tengah keberagaman yang menjadi ciri khas masyarakat Berau.
Ia menilai, terciptanya suasana yang aman dan nyaman selama Ramadan membutuhkan peran aktif seluruh lapisan masyarakat, baik umat Muslim maupun non-Muslim.
"Ke depan kita berharap semangat saling menghormati ini terus terjaga. Kepada masyarakat Muslim, mari kita jalankan ibadah puasa dengan sebaik-baiknya. Intinya kita jaga toleransi," ujar Subroto.
Oleh karena itu, dirinya mengajak umat Muslim untuk memanfaatkan Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri, menjaga perilaku, serta meningkatkan kepedulian sosial kepada sesama.
"Saya juga mengimbau masyarakat non-Muslim untuk turut menghormati saudara yang sedang menjalankan ibadah, sebagai wujud kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat," tambahnya.
Ia pun menekankan pentingnya sikap saling menghargai antarumat beragama sebagai fondasi utama dalam menjaga persatuan.
"Suasana yang harmonis selama Ramadan perlu dijaga bersama agar kehidupan sosial tetap kondusif," tuturnya.
Subroto berharap Ramadan tahun ini dapat menjadi momentum mempererat persaudaraan, memperkuat rasa kebersamaan, serta menjaga persatuan di tengah masyarakat Berau yang beragam. (Adv)
(Sf/Rs)