DPRD Kabupaten Berau

    Akses Rumah Sakit Jauh, Elita Herlina Desak Peningkatan Layanan Kesehatan di Kelay

    Seputarfakta.com - Baiq Eliana -

    DPRD Kabupaten Berau

    01 Maret 2026 06:10 WIB

    Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - DPRD Kabupaten Berau mendesak pemerintah daerah agar memprioritaskan peningkatan layanan kesehatan di Kecamatan Kelay.

    Minimnya fasilitas dan tenaga medis, serta jauhnya jarak menuju rumah sakit di Tanjung Redeb dinilai menjadi persoalan mendesak yang harus segera ditangani.

    Camat Kelay, Toris mengungkap hingga kini masih terdapat ketimpangan pelayanan publik di wilayahnya. Sehingga, ia pun berharap tiga puskesmas yang ada di Kecamatan Kelay dapat ditingkatkan statusnya menjadi fasilitas rawat inap, sehingga masyarakat tidak selalu harus dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai di Tanjung Redeb.

    "Tidak semua pasien mampu menempuh perjalanan jauh menuju rumah sakit kabupaten, baik karena kondisi kesehatan maupun keterbatasan sarana transportasi. Karena itu kami berharap puskesmas di Kelay bisa ditingkatkan menjadi rawat inap," ujar Toris.

    Apalagi masih ada kampung yang belum memiliki tenaga medis memadai seperti di Kampung Long Sului, hingga tersedia tenaga kesehatan seperti bidan maupun perawat.

    Menanggapi ini, Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina menyampaikan kondisi tersebut tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Ia menilai masyarakat di wilayah pedalaman seharusnya mendapat perhatian yang sama dalam hal pelayanan dasar, termasuk kesehatan.

    "Kami melihat kebutuhan tenaga medis dan ambulans di Kelay ini sangat mendesak. Jangan sampai masyarakat kesulitan hanya karena fasilitasnya belum memadai," ujar Elita.

    Menurutnya jarak tempuh menuju rumah sakit di Tanjung Redeb yang cukup jauh membuat ketersediaan layanan kesehatan di tingkat kecamatan menjadi krusial.

    "Dalam situasi darurat, keterlambatan penanganan dapat berdampak serius bagi pasien," tambahnya.

    Ia juga mengungkapkan pihaknya beberapa kali menerima aduan dari masyarakat yang kesulitan mencari kendaraan saat harus merujuk pasien ke rumah sakit.

    "Bahkan ada warga yang meminta bantuan kepada kami untuk mencarikan kendaraan. Ini menjadi gambaran bahwa fasilitas pendukung di lapangan memang masih sangat terbatas," tegasnya.

    Oleh karena itu, Elita pun mendorong pemerintah daerah segera menambah tenaga kesehatan, melengkapi sarana transportasi medis, serta mempertimbangkan peningkatan kapasitas puskesmas agar dapat memberikan layanan rawat inap.

    "Kami di DPRD juga pasti akan mengawal usulan tersebut dalam pembahasan anggaran serta pengawasan program pemerintah daerah, agar pemerataan layanan kesehatan di wilayah pedalaman dapat segera terwujud," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    DPRD Kabupaten Berau

    Akses Rumah Sakit Jauh, Elita Herlina Desak Peningkatan Layanan Kesehatan di Kelay

    Seputarfakta.com - Baiq Eliana -

    DPRD Kabupaten Berau

    01 Maret 2026 06:10 WIB

    Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - DPRD Kabupaten Berau mendesak pemerintah daerah agar memprioritaskan peningkatan layanan kesehatan di Kecamatan Kelay.

    Minimnya fasilitas dan tenaga medis, serta jauhnya jarak menuju rumah sakit di Tanjung Redeb dinilai menjadi persoalan mendesak yang harus segera ditangani.

    Camat Kelay, Toris mengungkap hingga kini masih terdapat ketimpangan pelayanan publik di wilayahnya. Sehingga, ia pun berharap tiga puskesmas yang ada di Kecamatan Kelay dapat ditingkatkan statusnya menjadi fasilitas rawat inap, sehingga masyarakat tidak selalu harus dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai di Tanjung Redeb.

    "Tidak semua pasien mampu menempuh perjalanan jauh menuju rumah sakit kabupaten, baik karena kondisi kesehatan maupun keterbatasan sarana transportasi. Karena itu kami berharap puskesmas di Kelay bisa ditingkatkan menjadi rawat inap," ujar Toris.

    Apalagi masih ada kampung yang belum memiliki tenaga medis memadai seperti di Kampung Long Sului, hingga tersedia tenaga kesehatan seperti bidan maupun perawat.

    Menanggapi ini, Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina menyampaikan kondisi tersebut tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Ia menilai masyarakat di wilayah pedalaman seharusnya mendapat perhatian yang sama dalam hal pelayanan dasar, termasuk kesehatan.

    "Kami melihat kebutuhan tenaga medis dan ambulans di Kelay ini sangat mendesak. Jangan sampai masyarakat kesulitan hanya karena fasilitasnya belum memadai," ujar Elita.

    Menurutnya jarak tempuh menuju rumah sakit di Tanjung Redeb yang cukup jauh membuat ketersediaan layanan kesehatan di tingkat kecamatan menjadi krusial.

    "Dalam situasi darurat, keterlambatan penanganan dapat berdampak serius bagi pasien," tambahnya.

    Ia juga mengungkapkan pihaknya beberapa kali menerima aduan dari masyarakat yang kesulitan mencari kendaraan saat harus merujuk pasien ke rumah sakit.

    "Bahkan ada warga yang meminta bantuan kepada kami untuk mencarikan kendaraan. Ini menjadi gambaran bahwa fasilitas pendukung di lapangan memang masih sangat terbatas," tegasnya.

    Oleh karena itu, Elita pun mendorong pemerintah daerah segera menambah tenaga kesehatan, melengkapi sarana transportasi medis, serta mempertimbangkan peningkatan kapasitas puskesmas agar dapat memberikan layanan rawat inap.

    "Kami di DPRD juga pasti akan mengawal usulan tersebut dalam pembahasan anggaran serta pengawasan program pemerintah daerah, agar pemerataan layanan kesehatan di wilayah pedalaman dapat segera terwujud," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)