Diskominfo Provinsi Kalimantan Timur

    Wagub Kaltim Lepas 11,8 Ton Sembako ke Mahulu, Total 80 Ton Bantuan Dikirim untuk Stabilkan Harga

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    05 Agustus 2025 pukul 17:21 WITA

    Prosesi pelepasan secara simbolis sembako untuk Kabupaten Mahulu oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) bergerak cepat menanggapi masalah kerawanan pangan di sejumlah daerah. 

    Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, secara simbolis melepas rombongan angkutan sembako untuk Operasi Pasar Murah di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) pada Selasa (5/8/2025). 

    Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemprov Kaltim untuk menstabilkan harga dan menjamin ketersediaan bahan pangan di Mahulu yang sempat mengalami lonjakan harga drastis.

    Wakil Gubernur Seno Aji menjelaskan, pengiriman kali ini difokuskan pada minyak goreng dan gula pasir dengan total 11,8 ton. Bantuan ini dikirim menggunakan truk untuk menjangkau Kecamatan Long Apari dan Long Pahangai di Mahulu. 

    "Harapan kami dapat membantu pemerintah kabupaten Mahakam Ulu, supaya ketersediaan pasokan dan menstabilkan harga sembako yang ada di Mahakam Ulu," ujar Seno Aji di halaman Kantor Gubernur Kaltim.

    Seno Aji juga menyampaikan bahwa pengiriman sembako ini melengkapi bantuan sebelumnya berupa beras cadangan pemerintah sebanyak 68,5 ton yang telah dikirimkan lebih dulu melalui jalur kapal. 

    Operasi pasar ini merupakan gerakan kolaborasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kaltim bersama Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (DPPKUKM), Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH), serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Kaltim Melati Bhakti Satya (KTMBS) melalui Kios SIGAP.

    Selain Mahulu, kegiatan operasi pasar serupa juga dilakukan di Kabupaten Kutai Kartanegara, tepatnya di Kecamatan Kenohan dan Tabang. Untuk wilayah ini, Pemprov Kaltim mengirimkan 2 ton terigu, gula pasir, minyak goreng, dan beras.

    Diketahui, sebelumnya harga kebutuhan pokok di Mahulu melonjak tajam akibat kelangkaan dan kendala distribusi. 

    Berdasarkan data yang dirilis, harga beras per sak (25 kg) sempat menembus angka Rp 1 juta, sementara minyak goreng mencapai Rp50 ribu per liter.

    Direktur Utama KTMBS, Aji M. Abidharta, menjelaskan bahwa sebagai BUMD yang ditugaskan untuk pengendalian inflasi, pihaknya menyediakan bahan pangan dengan harga lebih murah dari harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. 

    "Kami memenuhi permintaan kebutuhan bahan pangan berupa minyak goreng dan gula pasir. Adapun yang kami salurkan pada hari ini adalah sebanyak 4.800 liter minyak goreng, dan 7.000 kg gula pasir," jelasnya.

    KTMBS juga bersinergi dengan DPPKUKM Provinsi Kaltim dalam hal biaya angkut untuk memastikan bantuan tersebut sampai ke tangan masyarakat. (Adv)

    (Sf/Rs)

    Diskominfo Provinsi Kalimantan Timur

    Wagub Kaltim Lepas 11,8 Ton Sembako ke Mahulu, Total 80 Ton Bantuan Dikirim untuk Stabilkan Harga

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    05 Agustus 2025 pukul 17:21 WITA

    Prosesi pelepasan secara simbolis sembako untuk Kabupaten Mahulu oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) bergerak cepat menanggapi masalah kerawanan pangan di sejumlah daerah. 

    Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, secara simbolis melepas rombongan angkutan sembako untuk Operasi Pasar Murah di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) pada Selasa (5/8/2025). 

    Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemprov Kaltim untuk menstabilkan harga dan menjamin ketersediaan bahan pangan di Mahulu yang sempat mengalami lonjakan harga drastis.

    Wakil Gubernur Seno Aji menjelaskan, pengiriman kali ini difokuskan pada minyak goreng dan gula pasir dengan total 11,8 ton. Bantuan ini dikirim menggunakan truk untuk menjangkau Kecamatan Long Apari dan Long Pahangai di Mahulu. 

    "Harapan kami dapat membantu pemerintah kabupaten Mahakam Ulu, supaya ketersediaan pasokan dan menstabilkan harga sembako yang ada di Mahakam Ulu," ujar Seno Aji di halaman Kantor Gubernur Kaltim.

    Seno Aji juga menyampaikan bahwa pengiriman sembako ini melengkapi bantuan sebelumnya berupa beras cadangan pemerintah sebanyak 68,5 ton yang telah dikirimkan lebih dulu melalui jalur kapal. 

    Operasi pasar ini merupakan gerakan kolaborasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kaltim bersama Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (DPPKUKM), Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH), serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Kaltim Melati Bhakti Satya (KTMBS) melalui Kios SIGAP.

    Selain Mahulu, kegiatan operasi pasar serupa juga dilakukan di Kabupaten Kutai Kartanegara, tepatnya di Kecamatan Kenohan dan Tabang. Untuk wilayah ini, Pemprov Kaltim mengirimkan 2 ton terigu, gula pasir, minyak goreng, dan beras.

    Diketahui, sebelumnya harga kebutuhan pokok di Mahulu melonjak tajam akibat kelangkaan dan kendala distribusi. 

    Berdasarkan data yang dirilis, harga beras per sak (25 kg) sempat menembus angka Rp 1 juta, sementara minyak goreng mencapai Rp50 ribu per liter.

    Direktur Utama KTMBS, Aji M. Abidharta, menjelaskan bahwa sebagai BUMD yang ditugaskan untuk pengendalian inflasi, pihaknya menyediakan bahan pangan dengan harga lebih murah dari harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. 

    "Kami memenuhi permintaan kebutuhan bahan pangan berupa minyak goreng dan gula pasir. Adapun yang kami salurkan pada hari ini adalah sebanyak 4.800 liter minyak goreng, dan 7.000 kg gula pasir," jelasnya.

    KTMBS juga bersinergi dengan DPPKUKM Provinsi Kaltim dalam hal biaya angkut untuk memastikan bantuan tersebut sampai ke tangan masyarakat. (Adv)

    (Sf/Rs)