Diskominfo Provinsi Kalimantan Timur

    Tingkatkan Mutu Pendidikan, Gubernur Rudy Mas'ud Dorong Guru SMAN 10 Maksimalkan Beasiswa Gratispol

    Penulis:Maulana|Redaktur:Lodya A
    22 Juli 2026 pukul 16:09 WITA

    Gubernur dan Wakil Gubernur sedang mengimbau seluruh guru SMAN 10 untuk menggunakan beasiswa gratis pol. (Foto: Maulana/seputarfakta.com)

    Samarinda - Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas'ud memberikan dorongan kuat kepada para tenaga pendidik untuk terus meningkatkan kapasitas diri. 

    Salah satunya dengan memaksimalkan pemanfaatan program Beasiswa Gratispol guna melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

    Pesan tersebut ditekankan Rudy Mas'ud saat melakukan tinjauan lapangan bersama jajaran Pemerintah Provinsi Kaltim di SMAN 10 Samarinda, Selasa (21/7/2026).

    Di hadapan para guru, gubernur menyampaikan pesan tegas bahwa upaya peningkatan kualitas pendidikan di Kaltim harus berjalan lurus dengan peningkatan kualitas para pendidiknya. 

    Oleh karena itu, fasilitas pembebasan biaya pendidikan lanjutan yang disediakan pemerintah daerah diharapkan bisa dimanfaatkan sebaik mungkin.

    Menindaklanjuti arahan gubernur tersebut, Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, yang turut hadir dalam kunjungan itu memaparkan bahwa program Gratispol memang dirancang dengan afirmasi khusus.

    "Pak Gubernur sudah sampaikan berkali-kali, kita utamakan untuk guru dan tenaga pendidik serta perawat, kedokteran, medis. Kita berikan afirmasi secara langsung sehingga mereka tidak perlu lagi repot mencari-cari, kami sudah siapkan Uang Kuliah Tunggal (UKT) gratis tersebut," jelas Seno Aji.

    Fasilitas pendidikan jenjang S2 dan S3 ini, lanjut wagub, disiapkan secara komprehensif. Tidak hanya bagi guru yang menempuh pendidikan di kampus-kampus lokal Kaltim, tetapi juga menjangkau mereka yang sedang berkuliah di luar daerah.

    "Bahkan untuk yang di luar Kaltim, selama dia tenaga pendidik dan guru, tetap kita akan berikan pembebasan UKT secara gratis," tegasnya.

    Meski akses Beasiswa Gratispol tahun ini dibuka luas untuk seluruh anak-anak Kaltim, pemerintah provinsi memastikan tenaga pendidik dan tenaga kesehatan berada di garis terdepan penerima manfaat.

    Satu-satunya syarat mutlak yang dibebankan kepada para penerima manfaat, khususnya yang menempuh studi di luar daerah, adalah komitmen untuk membangun daerah.

    "Baik yang ada di Kalimantan Timur maupun di luar Kalimantan Timur kita utamakan, selama mereka (setelah lulus) kembali mengabdi ke Kaltim," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)

    SeedBacklink Media

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Diskominfo Provinsi Kalimantan Timur

    Tingkatkan Mutu Pendidikan, Gubernur Rudy Mas'ud Dorong Guru SMAN 10 Maksimalkan Beasiswa Gratispol

    Penulis:Maulana|Redaktur:Lodya A
    22 Juli 2026 pukul 16:09 WITA

    Gubernur dan Wakil Gubernur sedang mengimbau seluruh guru SMAN 10 untuk menggunakan beasiswa gratis pol. (Foto: Maulana/seputarfakta.com)

    Samarinda - Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas'ud memberikan dorongan kuat kepada para tenaga pendidik untuk terus meningkatkan kapasitas diri. 

    Salah satunya dengan memaksimalkan pemanfaatan program Beasiswa Gratispol guna melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

    Pesan tersebut ditekankan Rudy Mas'ud saat melakukan tinjauan lapangan bersama jajaran Pemerintah Provinsi Kaltim di SMAN 10 Samarinda, Selasa (21/7/2026).

    Di hadapan para guru, gubernur menyampaikan pesan tegas bahwa upaya peningkatan kualitas pendidikan di Kaltim harus berjalan lurus dengan peningkatan kualitas para pendidiknya. 

    Oleh karena itu, fasilitas pembebasan biaya pendidikan lanjutan yang disediakan pemerintah daerah diharapkan bisa dimanfaatkan sebaik mungkin.

    Menindaklanjuti arahan gubernur tersebut, Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, yang turut hadir dalam kunjungan itu memaparkan bahwa program Gratispol memang dirancang dengan afirmasi khusus.

    "Pak Gubernur sudah sampaikan berkali-kali, kita utamakan untuk guru dan tenaga pendidik serta perawat, kedokteran, medis. Kita berikan afirmasi secara langsung sehingga mereka tidak perlu lagi repot mencari-cari, kami sudah siapkan Uang Kuliah Tunggal (UKT) gratis tersebut," jelas Seno Aji.

    Fasilitas pendidikan jenjang S2 dan S3 ini, lanjut wagub, disiapkan secara komprehensif. Tidak hanya bagi guru yang menempuh pendidikan di kampus-kampus lokal Kaltim, tetapi juga menjangkau mereka yang sedang berkuliah di luar daerah.

    "Bahkan untuk yang di luar Kaltim, selama dia tenaga pendidik dan guru, tetap kita akan berikan pembebasan UKT secara gratis," tegasnya.

    Meski akses Beasiswa Gratispol tahun ini dibuka luas untuk seluruh anak-anak Kaltim, pemerintah provinsi memastikan tenaga pendidik dan tenaga kesehatan berada di garis terdepan penerima manfaat.

    Satu-satunya syarat mutlak yang dibebankan kepada para penerima manfaat, khususnya yang menempuh studi di luar daerah, adalah komitmen untuk membangun daerah.

    "Baik yang ada di Kalimantan Timur maupun di luar Kalimantan Timur kita utamakan, selama mereka (setelah lulus) kembali mengabdi ke Kaltim," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)