Diskominfo Provinsi Kalimantan Timur

    Soal Usulan Pendirian Klinik Konseling, Kepala Disdikbud Kaltim: Kami analisa kembali

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    12 Oktober 2023 pukul 13:41 WITA

    Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Timur (Kaltim), Muhammad Kurniawan. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda -  Dinas Pendidikan dan kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Timur menanggapi usulan pendirian klinik konseling secara bertahap dari Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia (ABKIN) Samarinda.

    "Kita pelan-pelan, apa yang diinginkan oleh mereka kami akan coba analisa kembali, intinya satu-satu coba kita akan laksanakan," kata Kepala Disdikbud Kaltim, Muhammad Kurniawan di Gedung D DPRD Kaltim, Karang Paci, Samarinda, Rabu (11/10/2023).

    Ia mengaku kehadiran ABKIN membuat eksistensi guru BK kembali muncul. Menurutnya, Guru BK adalah salah satu instrumen penting di satuan pendidikan dalam menangani kompleksitas permasalahan yang dialami oleh siswa. "Kami menerima kehadiran ABKIN ini sebagai bentuk eksistensi guru BK di Kaltim, ini menjadi masukan baru terhadap kami," ungkapnya.

    Kurniawan menyebut akan melengkapi fasilitas pendidikan di daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T) terlebih dahulu. Karena hal itu sudah masuk dalam agenda pembangunan dari Disdikbud Kaltim dengan ABPD Kaltim Tahun 2024 mendatang. 

    "Berkaitan dengan itu, apa yang kita tekan kan dulu terkait sarana dan prasarana di daerah 3T, itu yang kita dukung lebih dulu," bebernya.

    Sedangkan, untuk pemenuhan tenaga guru BK di Kaltim itu kebijakan dari pusat. "Kami tidak memiliki kewenangan untuk itu, penambahan formasi guru BK ini langsung dari pusat, jika ada kewenangan itu, kami lebih mudah untuk mengatur. Namun ini perlu waktu untuk menyempaikan kekurangan itu, kami juga akan penuhin," jelas Kurniawan.

    (Adv/MF/diskominfokaltim)

    Diskominfo Provinsi Kalimantan Timur

    Soal Usulan Pendirian Klinik Konseling, Kepala Disdikbud Kaltim: Kami analisa kembali

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    12 Oktober 2023 pukul 13:41 WITA

    Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Timur (Kaltim), Muhammad Kurniawan. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda -  Dinas Pendidikan dan kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Timur menanggapi usulan pendirian klinik konseling secara bertahap dari Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia (ABKIN) Samarinda.

    "Kita pelan-pelan, apa yang diinginkan oleh mereka kami akan coba analisa kembali, intinya satu-satu coba kita akan laksanakan," kata Kepala Disdikbud Kaltim, Muhammad Kurniawan di Gedung D DPRD Kaltim, Karang Paci, Samarinda, Rabu (11/10/2023).

    Ia mengaku kehadiran ABKIN membuat eksistensi guru BK kembali muncul. Menurutnya, Guru BK adalah salah satu instrumen penting di satuan pendidikan dalam menangani kompleksitas permasalahan yang dialami oleh siswa. "Kami menerima kehadiran ABKIN ini sebagai bentuk eksistensi guru BK di Kaltim, ini menjadi masukan baru terhadap kami," ungkapnya.

    Kurniawan menyebut akan melengkapi fasilitas pendidikan di daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T) terlebih dahulu. Karena hal itu sudah masuk dalam agenda pembangunan dari Disdikbud Kaltim dengan ABPD Kaltim Tahun 2024 mendatang. 

    "Berkaitan dengan itu, apa yang kita tekan kan dulu terkait sarana dan prasarana di daerah 3T, itu yang kita dukung lebih dulu," bebernya.

    Sedangkan, untuk pemenuhan tenaga guru BK di Kaltim itu kebijakan dari pusat. "Kami tidak memiliki kewenangan untuk itu, penambahan formasi guru BK ini langsung dari pusat, jika ada kewenangan itu, kami lebih mudah untuk mengatur. Namun ini perlu waktu untuk menyempaikan kekurangan itu, kami juga akan penuhin," jelas Kurniawan.

    (Adv/MF/diskominfokaltim)