Diskominfo Provinsi Kalimantan Timur

    Setelah Dilantik, Seno Aji Ajak PIRA Kaltim Berdaya Lewat Program MBG dan Perangi Stunting

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    06 Agustus 2025 pukul 13:30 WITA

    Prosesi pelantikan PIRA Kaltim. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Pengurus Perempuan Indonesia Raya (PIRA) Kalimantan Timur (Kaltim) resmi dilantik oleh Ketua DPD Gerindra Kaltim, Seno Aji, pada Rabu (6/8/2025). 

    Organisasi sayap partai ini, kata dia, diharapkan dapat mengambil peran aktif dalam program-program prioritas di daerah, khususnya penanggulangan stunting dan pengelolaan dapur program makan bergizi gratis. Seno Aji menyampaikan bahwa PIRA telah berdiri selama 14 tahun secara nasional. 

    Dengan dikukuhkannya pengurus baru di Kaltim, ia berharap para perempuan yang tergabung di dalamnya bisa menjadi sosok berdaya saing dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Salah satu fokus utamanya adalah menekan angka stunting yang masih tinggi.

    "Saya sebagai ketua pemberantasan stunting di Kaltim mengajak semua individu, tolong laporkan dan beritahu kami titik-titik posyandu, titik-titik RT yang masih ada stunting," ujar Seno di Rumah Dinas Wakil Gubernur Kaltim.

    Menurutnya, angka stunting di Kaltim mencapai 22,9 persen pada 2023. Angka ini perlu segera diturunkan melalui kerja sama semua pihak. 

    "Kita harus bersama-sama memastikan setiap keluarga, RT, dan desa tidak ada lagi anak-anak terkena stunting," tegasnya.

    Selain itu, Seno juga mengajak para pengurus PIRA untuk ikut ambil bagian dalam program makan bergizi gratis (MBG). Kini, sudah ada 102 dapur MBG yang beroperasi di Kaltim. Ia melihat ini sebagai peluang besar untuk pemberdayaan ekonomi perempuan. Satu dapur MBG, kata Seno, bisa merekrut hingga 49 tenaga kerja dengan gaji Rp3,5 juta per bulan. 

    "Ini juga menjadi peluang bagaimana menghadirkan dapur untuk MBG, lumayan untuk penghasilan ibu-ibu sekalian," terangnya, seraya menambahkan bahwa peluang ini harus dimanfaatkan untuk kesejahteraan anggota PIRA.

    Seno juga menyebutkan bahwa PIRA memiliki posisi yang setara dengan organisasi sayap Gerindra lainnya, seperti Tunas Indonesia Raya (TIDAR), Satuan Indonesia Raya (SATRIA), dan Gerakan Muslim Indonesia Raya (GEMIRA). 

    PIRA Kaltim memiliki empat bidang kerja, yaitu Bidang UMKM, Bidang Wirausaha Kecil dan Menengah (WKM), Bidang Kebudayaan, dan Bidang Solehah.

    "Kami ingin melihat bidang yang sudah dibentuk di PIRA Kaltim bisa beranak pinak sampai ke kecamatan dan desa guna memperkuat posisi Partai Gerindra ke depan," tutupnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    Diskominfo Provinsi Kalimantan Timur

    Setelah Dilantik, Seno Aji Ajak PIRA Kaltim Berdaya Lewat Program MBG dan Perangi Stunting

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    06 Agustus 2025 pukul 13:30 WITA

    Prosesi pelantikan PIRA Kaltim. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Pengurus Perempuan Indonesia Raya (PIRA) Kalimantan Timur (Kaltim) resmi dilantik oleh Ketua DPD Gerindra Kaltim, Seno Aji, pada Rabu (6/8/2025). 

    Organisasi sayap partai ini, kata dia, diharapkan dapat mengambil peran aktif dalam program-program prioritas di daerah, khususnya penanggulangan stunting dan pengelolaan dapur program makan bergizi gratis. Seno Aji menyampaikan bahwa PIRA telah berdiri selama 14 tahun secara nasional. 

    Dengan dikukuhkannya pengurus baru di Kaltim, ia berharap para perempuan yang tergabung di dalamnya bisa menjadi sosok berdaya saing dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Salah satu fokus utamanya adalah menekan angka stunting yang masih tinggi.

    "Saya sebagai ketua pemberantasan stunting di Kaltim mengajak semua individu, tolong laporkan dan beritahu kami titik-titik posyandu, titik-titik RT yang masih ada stunting," ujar Seno di Rumah Dinas Wakil Gubernur Kaltim.

    Menurutnya, angka stunting di Kaltim mencapai 22,9 persen pada 2023. Angka ini perlu segera diturunkan melalui kerja sama semua pihak. 

    "Kita harus bersama-sama memastikan setiap keluarga, RT, dan desa tidak ada lagi anak-anak terkena stunting," tegasnya.

    Selain itu, Seno juga mengajak para pengurus PIRA untuk ikut ambil bagian dalam program makan bergizi gratis (MBG). Kini, sudah ada 102 dapur MBG yang beroperasi di Kaltim. Ia melihat ini sebagai peluang besar untuk pemberdayaan ekonomi perempuan. Satu dapur MBG, kata Seno, bisa merekrut hingga 49 tenaga kerja dengan gaji Rp3,5 juta per bulan. 

    "Ini juga menjadi peluang bagaimana menghadirkan dapur untuk MBG, lumayan untuk penghasilan ibu-ibu sekalian," terangnya, seraya menambahkan bahwa peluang ini harus dimanfaatkan untuk kesejahteraan anggota PIRA.

    Seno juga menyebutkan bahwa PIRA memiliki posisi yang setara dengan organisasi sayap Gerindra lainnya, seperti Tunas Indonesia Raya (TIDAR), Satuan Indonesia Raya (SATRIA), dan Gerakan Muslim Indonesia Raya (GEMIRA). 

    PIRA Kaltim memiliki empat bidang kerja, yaitu Bidang UMKM, Bidang Wirausaha Kecil dan Menengah (WKM), Bidang Kebudayaan, dan Bidang Solehah.

    "Kami ingin melihat bidang yang sudah dibentuk di PIRA Kaltim bisa beranak pinak sampai ke kecamatan dan desa guna memperkuat posisi Partai Gerindra ke depan," tutupnya. (Adv)

    (Sf/Rs)