Diskominfo Provinsi Kalimantan Timur

    Pemprov Kaltim Lepas 659 Atlet Menuju PON XXI Aceh-Sumut, Pasang Target 5 Besar

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    02 September 2024 pukul 14:19 WITA

    Pemberian bendera oleh Sri Wahyuni kepada Ketua Kontingen PON, Isran Noor saat pelepasan atlet menuju PON XXI 2024 Aceh-Sumut. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melepas 659 Atlet menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 Aceh - Sumatera Utara. 

    Ketua KONI Kaltim, Ardiansyah Aras mengumumkan jumlah atlet yang akan dilepas, dengan rincian 362 atlet bertanding di Sumatera Utara, sedangkan 297 atlet lainnya di Aceh. 

    Para atlet akan didampingi pelatih sebanyak 155 orang, official beserta tenaga kesehatan berjumlah 16 orang dan manager 61 orang. 

    Semua atlet akan bertanding di 60 cabang olahraga, terdiri dari 32 cabang di Sumut dan 28 cabang di Aceh. 

    Kemudian, Isran Noor sebagai Ketua Kontingen PON memberikan sambutan hangat kepada delegasi Kaltim yang akan berangkat. 

    Salah satu bentuk dukungan Pemprov dalam kegiatan olahraga akbar nasional ini setiap atlet yang mendapatkan medali emas akan diberikan bonus sebesar Rp300 juta. 

    "Untuk motivasi atlet harusnya bisa Rp500 juta. Tidak apa-apa, daripada duit dikorupsi, lebih bagus memberikan penghargaan kepada atlet yang membawa nama baik Kaltim," kelakar Isran saat sambutan pelepasan atlet di Ballroom Hotel Mesra, Samarinda, Senin (2/9/2024).  

    Ia juga menyampaikan apresiasi dan Terima kasih kepada Kepolisian Daerah (Polda) Kaltim juga ikut mengawal kontingen dari Kaltim. 

    "Didampingi oleh aparat keamanan, ada kawan-kawan yang akan mengawasi kontingen. Terima kasih kepada bapak Kapolda, walaupun di Aceh ini tidak seramai dulu lagi. Kita tetap waspada dan disiplin," tuturnya. 

    Isran juga telah menghitung optimis secara optimis atas perolehan medali, Kaltim akan berada di posisi lima besar. Ia meminta dukungan masyarakat Kaltim. 

    Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni mewakili Pemerintah Provinsi juga berharap dalam agenda empat tahunan ini dapat dimaksimalkan untuk meraih prestasi yang sebanyak-banyaknya. 

    Dengan target yang dipasang oleh Ketua Kontingen PON tersebut, Sri Wahyuni sangat setuju Kaltim bisa masuk dalam lima besar. Adapun target lainnya yang ditekankan oleh Sri adalah delegasi yang paling disegani. 

    "Saya harap semua mendukung kegiatan ini dan para atlet memberikan catatan yang terbaik, harus menjadikan kontingen Kaltim sebagai delegasi yang disegani, bukan hanya karena juara tapi karena memiliki persaudaraan, komitmen, menjunjung sprotifitas, dan memiliki semangat juang," tegasnya. 

    Terakhir dalam acara ini, Sri Wahyuni menyerahkan bendera penghormatan KONI kepada Isran Noor. 

    Dilanjutkan dengan pemberian uang saku, masing-masing mendapatkan nominal berbeda, atlet diberi uang saku sebesar Rp7,5 juta, pelatih Rp8 juta, official teknik Rp6 juta dan manager Rp7 juta. (Adv) 

    (Sf/Rs)

    Diskominfo Provinsi Kalimantan Timur

    Pemprov Kaltim Lepas 659 Atlet Menuju PON XXI Aceh-Sumut, Pasang Target 5 Besar

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    02 September 2024 pukul 14:19 WITA

    Pemberian bendera oleh Sri Wahyuni kepada Ketua Kontingen PON, Isran Noor saat pelepasan atlet menuju PON XXI 2024 Aceh-Sumut. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melepas 659 Atlet menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 Aceh - Sumatera Utara. 

    Ketua KONI Kaltim, Ardiansyah Aras mengumumkan jumlah atlet yang akan dilepas, dengan rincian 362 atlet bertanding di Sumatera Utara, sedangkan 297 atlet lainnya di Aceh. 

    Para atlet akan didampingi pelatih sebanyak 155 orang, official beserta tenaga kesehatan berjumlah 16 orang dan manager 61 orang. 

    Semua atlet akan bertanding di 60 cabang olahraga, terdiri dari 32 cabang di Sumut dan 28 cabang di Aceh. 

    Kemudian, Isran Noor sebagai Ketua Kontingen PON memberikan sambutan hangat kepada delegasi Kaltim yang akan berangkat. 

    Salah satu bentuk dukungan Pemprov dalam kegiatan olahraga akbar nasional ini setiap atlet yang mendapatkan medali emas akan diberikan bonus sebesar Rp300 juta. 

    "Untuk motivasi atlet harusnya bisa Rp500 juta. Tidak apa-apa, daripada duit dikorupsi, lebih bagus memberikan penghargaan kepada atlet yang membawa nama baik Kaltim," kelakar Isran saat sambutan pelepasan atlet di Ballroom Hotel Mesra, Samarinda, Senin (2/9/2024).  

    Ia juga menyampaikan apresiasi dan Terima kasih kepada Kepolisian Daerah (Polda) Kaltim juga ikut mengawal kontingen dari Kaltim. 

    "Didampingi oleh aparat keamanan, ada kawan-kawan yang akan mengawasi kontingen. Terima kasih kepada bapak Kapolda, walaupun di Aceh ini tidak seramai dulu lagi. Kita tetap waspada dan disiplin," tuturnya. 

    Isran juga telah menghitung optimis secara optimis atas perolehan medali, Kaltim akan berada di posisi lima besar. Ia meminta dukungan masyarakat Kaltim. 

    Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni mewakili Pemerintah Provinsi juga berharap dalam agenda empat tahunan ini dapat dimaksimalkan untuk meraih prestasi yang sebanyak-banyaknya. 

    Dengan target yang dipasang oleh Ketua Kontingen PON tersebut, Sri Wahyuni sangat setuju Kaltim bisa masuk dalam lima besar. Adapun target lainnya yang ditekankan oleh Sri adalah delegasi yang paling disegani. 

    "Saya harap semua mendukung kegiatan ini dan para atlet memberikan catatan yang terbaik, harus menjadikan kontingen Kaltim sebagai delegasi yang disegani, bukan hanya karena juara tapi karena memiliki persaudaraan, komitmen, menjunjung sprotifitas, dan memiliki semangat juang," tegasnya. 

    Terakhir dalam acara ini, Sri Wahyuni menyerahkan bendera penghormatan KONI kepada Isran Noor. 

    Dilanjutkan dengan pemberian uang saku, masing-masing mendapatkan nominal berbeda, atlet diberi uang saku sebesar Rp7,5 juta, pelatih Rp8 juta, official teknik Rp6 juta dan manager Rp7 juta. (Adv) 

    (Sf/Rs)