Diskominfo Provinsi Kalimantan Timur

    Kesbangpol Kaltim Pastikan Pendistrubusian Logistik Pilkada Sampai ke TPS di Daerah Rawan

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    14 November 2024 pukul 13:30 WITA

    Plh Kepala Kesbangpol Kaltim, Ahmad Firdaus Kurniawan. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terus memastikan kelancaran pendistribusian logistik Pilkada 2024, terutama ke daerah-daerah yang teridentifikasi rawan kesulitan dalam akses, seperti Kutai Barat dan Kutai Timur. 

    Hal ini diungkapkan oleh Pelaksana Harian Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kaltim, Ahmad Firdaus Kurniawan, yang menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam mendukung kelancaran distribusi logistik pemilu.

    “Sebagai bagian dari tugas kami di pemerintah, salah satu fokus kami adalah memastikan bahwa logistik sampai tepat waktu di Tempat Pemungutan Suara (TPS),” kata Firdaus saat mengunjungi Gudang KPU Samarinda, Selasa (12/11/2024). 

    Menurutnya, berdasarkan hasil pemetaan yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), terdapat beberapa titik di kabupaten/kota, seperti Kutai Barat dan Kutai Timur, yang diprediksi akan menghadapi kendala dalam distribusi logistik karena akses yang terbatas.

    Ia menambahkan, untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah daerah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk Danlanad, untuk memanfaatkan jalur sungai sebagai alternatif pengiriman logistik ke daerah yang sulit dijangkau dengan jalur darat. 

    “Jalur-jalur yang agak susah dilewati, seperti yang disampaikan oleh PJ, bisa menggunakan jalur sungai, sesuai saran dari Danlanad yang bisa disusuri lewat sungai,” terangnya.

    Adapun terkait dengan jadwal distribusi logistik, Firdaus memastikan bahwa pendistribusian ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) akan dilakukan pada H-2, sementara untuk Panitia Pemungutan Suara (PPS) akan diterima pada H-1, dengan target logistik sudah sampai di TPS malam sebelum 27 November 2024. Ia berharap, seluruh proses distribusi bisa berjalan lancar tanpa hambatan.

    Sementara itu, di tingkat kota, proses persiapan logistik Pilkada masih berlangsung. Di Samarinda, gudang KPU sedang mempersiapkan pengiriman logistik, sementara di Balikpapan dan Penajam Paser Utara (PPU), masih berlangsung proses pelipatan suara. 

    “Di Samarinda, distribusi logistik sudah hampir selesai. Namun, di Balikpapan dan PPU, masih ada pekerjaan rumah terkait pelipatan surat suara,” ujarnya.

    Terkait adanya kekurangan surat suara untuk Pilgub Kaltim dan Pilwali Samarinda, Ahmad Firdaus mengungkapkan bahwa kekurangan tersebut sudah teridentifikasi, yakni sebanyak 3.000 surat suara untuk Pilgub dan 2.000 surat suara untuk Pilwali Samarinda. 

    “Kekurangan surat suara sudah diproses, dan penyedia logistik akan segera melengkapi kekurangan tersebut. KPU Samarinda pun akan langsung menjemput bola ke Semarang untuk mengambil surat suara yang dibutuhkan,” jelasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    Diskominfo Provinsi Kalimantan Timur

    Kesbangpol Kaltim Pastikan Pendistrubusian Logistik Pilkada Sampai ke TPS di Daerah Rawan

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    14 November 2024 pukul 13:30 WITA

    Plh Kepala Kesbangpol Kaltim, Ahmad Firdaus Kurniawan. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terus memastikan kelancaran pendistribusian logistik Pilkada 2024, terutama ke daerah-daerah yang teridentifikasi rawan kesulitan dalam akses, seperti Kutai Barat dan Kutai Timur. 

    Hal ini diungkapkan oleh Pelaksana Harian Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kaltim, Ahmad Firdaus Kurniawan, yang menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam mendukung kelancaran distribusi logistik pemilu.

    “Sebagai bagian dari tugas kami di pemerintah, salah satu fokus kami adalah memastikan bahwa logistik sampai tepat waktu di Tempat Pemungutan Suara (TPS),” kata Firdaus saat mengunjungi Gudang KPU Samarinda, Selasa (12/11/2024). 

    Menurutnya, berdasarkan hasil pemetaan yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), terdapat beberapa titik di kabupaten/kota, seperti Kutai Barat dan Kutai Timur, yang diprediksi akan menghadapi kendala dalam distribusi logistik karena akses yang terbatas.

    Ia menambahkan, untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah daerah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk Danlanad, untuk memanfaatkan jalur sungai sebagai alternatif pengiriman logistik ke daerah yang sulit dijangkau dengan jalur darat. 

    “Jalur-jalur yang agak susah dilewati, seperti yang disampaikan oleh PJ, bisa menggunakan jalur sungai, sesuai saran dari Danlanad yang bisa disusuri lewat sungai,” terangnya.

    Adapun terkait dengan jadwal distribusi logistik, Firdaus memastikan bahwa pendistribusian ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) akan dilakukan pada H-2, sementara untuk Panitia Pemungutan Suara (PPS) akan diterima pada H-1, dengan target logistik sudah sampai di TPS malam sebelum 27 November 2024. Ia berharap, seluruh proses distribusi bisa berjalan lancar tanpa hambatan.

    Sementara itu, di tingkat kota, proses persiapan logistik Pilkada masih berlangsung. Di Samarinda, gudang KPU sedang mempersiapkan pengiriman logistik, sementara di Balikpapan dan Penajam Paser Utara (PPU), masih berlangsung proses pelipatan suara. 

    “Di Samarinda, distribusi logistik sudah hampir selesai. Namun, di Balikpapan dan PPU, masih ada pekerjaan rumah terkait pelipatan surat suara,” ujarnya.

    Terkait adanya kekurangan surat suara untuk Pilgub Kaltim dan Pilwali Samarinda, Ahmad Firdaus mengungkapkan bahwa kekurangan tersebut sudah teridentifikasi, yakni sebanyak 3.000 surat suara untuk Pilgub dan 2.000 surat suara untuk Pilwali Samarinda. 

    “Kekurangan surat suara sudah diproses, dan penyedia logistik akan segera melengkapi kekurangan tersebut. KPU Samarinda pun akan langsung menjemput bola ke Semarang untuk mengambil surat suara yang dibutuhkan,” jelasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)