Diskominfo Provinsi Kalimantan Timur

    Kaltim Tekankan Kolaborasi dalam Peringati HKN ke-60

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    12 November 2024 pukul 14:22 WITA

    Penjabat Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik didampingi Sekretaris Daerah, Sri Wahyuni (kiri) dan Anggota DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 di Kalimantan Timur menjadi momentum penting untuk menguatkan komitmen bersama dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan cerdas. 

    Hal ini ditegaskan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, Akmal Malik, dalam upacara peringatan HKN yang digelar di halaman Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (12/11/2024).

    "Kesehatan dan kecerdasan masyarakat menjadi fondasi utama dalam mencapai target Indonesia Maju di tahun 2045," tegas Akmal Malik.

    Ia menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor untuk mencapai tujuan tersebut. Selaras dengan Tema HKN tahun ini, "Gerak Bersama, Sehat Bersama," menjadi semangat bagi seluruh lapisan masyarakat untuk turut serta aktif dalam menjaga kesehatan. 

    Akmal Malik menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan yang telah berdedikasi tinggi dalam melayani masyarakat.

    "Kita masih memiliki banyak pekerjaan rumah, seperti meningkatkan kualitas pelayanan publik, integrasi layanan kesehatan, dan kualitas tenaga kesehatan," ungkapnya. 

    Ia juga menyoroti pentingnya upaya pencegahan penyakit, khususnya kanker serviks yang menjadi perhatian serius pemerintah pusat.

    "Saya mengapresiasi inisiatif Kementerian Kesehatan yang mengangkat isu kanker serviks sebagai isu utama tahun ini," ujar Akmal Malik. 

    Ia berharap pemerintah daerah dapat bekerja sama dengan lembaga swadaya masyarakat (LSM) untuk meningkatkan deteksi dini kanker serviks melalui program skrining.

    "Harusnya kita di tingkat daerah dapat mengorkestrasikan program ini sampai ke tingkat posyandu," imbuhnya.

    Akmal Malik juga mendorong Dinas Kesehatan di seluruh kabupaten/kota untuk mengoptimalkan upaya deteksi dini kanker serviks. Ia menekankan bahwa deteksi dini merupakan kunci keberhasilan dalam penanganan penyakit ini.

    "Saya berharap kita dapat berkolaborasi untuk mengatasi masalah ini. Jangan sampai ada kasus yang terlewatkan hanya karena kurangnya upaya deteksi," tegasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    Diskominfo Provinsi Kalimantan Timur

    Kaltim Tekankan Kolaborasi dalam Peringati HKN ke-60

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    12 November 2024 pukul 14:22 WITA

    Penjabat Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik didampingi Sekretaris Daerah, Sri Wahyuni (kiri) dan Anggota DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 di Kalimantan Timur menjadi momentum penting untuk menguatkan komitmen bersama dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan cerdas. 

    Hal ini ditegaskan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, Akmal Malik, dalam upacara peringatan HKN yang digelar di halaman Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (12/11/2024).

    "Kesehatan dan kecerdasan masyarakat menjadi fondasi utama dalam mencapai target Indonesia Maju di tahun 2045," tegas Akmal Malik.

    Ia menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor untuk mencapai tujuan tersebut. Selaras dengan Tema HKN tahun ini, "Gerak Bersama, Sehat Bersama," menjadi semangat bagi seluruh lapisan masyarakat untuk turut serta aktif dalam menjaga kesehatan. 

    Akmal Malik menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan yang telah berdedikasi tinggi dalam melayani masyarakat.

    "Kita masih memiliki banyak pekerjaan rumah, seperti meningkatkan kualitas pelayanan publik, integrasi layanan kesehatan, dan kualitas tenaga kesehatan," ungkapnya. 

    Ia juga menyoroti pentingnya upaya pencegahan penyakit, khususnya kanker serviks yang menjadi perhatian serius pemerintah pusat.

    "Saya mengapresiasi inisiatif Kementerian Kesehatan yang mengangkat isu kanker serviks sebagai isu utama tahun ini," ujar Akmal Malik. 

    Ia berharap pemerintah daerah dapat bekerja sama dengan lembaga swadaya masyarakat (LSM) untuk meningkatkan deteksi dini kanker serviks melalui program skrining.

    "Harusnya kita di tingkat daerah dapat mengorkestrasikan program ini sampai ke tingkat posyandu," imbuhnya.

    Akmal Malik juga mendorong Dinas Kesehatan di seluruh kabupaten/kota untuk mengoptimalkan upaya deteksi dini kanker serviks. Ia menekankan bahwa deteksi dini merupakan kunci keberhasilan dalam penanganan penyakit ini.

    "Saya berharap kita dapat berkolaborasi untuk mengatasi masalah ini. Jangan sampai ada kasus yang terlewatkan hanya karena kurangnya upaya deteksi," tegasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)