Diskominfo Provinsi Kalimantan Timur

    Kadisdikbud Sebut Ribuan Formasi Guru PPPK Belum Menampung Kesuluruhan Tenaga Guru Honorer di Kaltim

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    06 Oktober 2023 pukul 19:17 WITA

    Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Timur, Muhammad Kurniawan. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Muhammad Kurniawan menyebut, formasi Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2023 masih belum memenuhi guru honorer di Kaltim.

    "PPPK sesuai dengan formasi yang kita terima dari Kementerian ada sekitar 2.700-an untuk guru, ini jumlah yang sedikit untuk seluruh guru honorer kita di Kaltim," ungkap Muhammad Kurniawan di Samarinda, Rabu (4/10/2023).

    Sedangkan, kata Kurniawan guru honorer di Kaltim memiliki jumlah yang banyak hingga mencapai 7.000 guru. Bahkan, pemenuhan guru di Kaltim sendiri masih kekurangan 3.000 orang lagi.

    "Kita punya database Kebutuhan guru, kalau berdasarkan perkiraan data base yang kita perlukan sekitar 10 ribuan. Apalagi kita perlu menyejahterakan guru honorer naik menjadi guru PPPK," jelasnya. 

    Menurut Kurniawan, PPPK ini sebagai jalan untuk guru honorer untuk mencapai kesejahteraan atas gajinya. Inilah, mengapa mantan Gubernur Kaltim Isran Noor memperjuangkan atas insentif, apabila terhapusnya tenaga guru honorer. 

    Ia berharap agar kebutuhan para guru honorer dapat tercukupi, karena kalau mengharapkan PPPK tidak pernah tercukupi.

    "PPPK ini tidak akan pernah tercukupi, karena memang guru honorer kita sebanyak itu. Sehingga mudahan nanti berjalan sesuai yang kita inginkan, ada tenaga kontrak bisa jadi PPPK," pungkasnya.

    (Sf/Rs/Adv)

    Diskominfo Provinsi Kalimantan Timur

    Kadisdikbud Sebut Ribuan Formasi Guru PPPK Belum Menampung Kesuluruhan Tenaga Guru Honorer di Kaltim

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    06 Oktober 2023 pukul 19:17 WITA

    Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Timur, Muhammad Kurniawan. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Muhammad Kurniawan menyebut, formasi Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2023 masih belum memenuhi guru honorer di Kaltim.

    "PPPK sesuai dengan formasi yang kita terima dari Kementerian ada sekitar 2.700-an untuk guru, ini jumlah yang sedikit untuk seluruh guru honorer kita di Kaltim," ungkap Muhammad Kurniawan di Samarinda, Rabu (4/10/2023).

    Sedangkan, kata Kurniawan guru honorer di Kaltim memiliki jumlah yang banyak hingga mencapai 7.000 guru. Bahkan, pemenuhan guru di Kaltim sendiri masih kekurangan 3.000 orang lagi.

    "Kita punya database Kebutuhan guru, kalau berdasarkan perkiraan data base yang kita perlukan sekitar 10 ribuan. Apalagi kita perlu menyejahterakan guru honorer naik menjadi guru PPPK," jelasnya. 

    Menurut Kurniawan, PPPK ini sebagai jalan untuk guru honorer untuk mencapai kesejahteraan atas gajinya. Inilah, mengapa mantan Gubernur Kaltim Isran Noor memperjuangkan atas insentif, apabila terhapusnya tenaga guru honorer. 

    Ia berharap agar kebutuhan para guru honorer dapat tercukupi, karena kalau mengharapkan PPPK tidak pernah tercukupi.

    "PPPK ini tidak akan pernah tercukupi, karena memang guru honorer kita sebanyak itu. Sehingga mudahan nanti berjalan sesuai yang kita inginkan, ada tenaga kontrak bisa jadi PPPK," pungkasnya.

    (Sf/Rs/Adv)