Cari disini...
Diskominfo Provinsi Kalimantan Timur
Pustakawan Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca DPK Kaltim, Marthen Rumana. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Jumlah pengunjung perpustakaan daerah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) di Kota Samarinda terus merosot. Catatan selama September, terdapat total 3.221 pengunjung. Padahal bulan sebelumnya, angkanya mencapai 4.246 pengunjung. Tak cuma kunjungan secara luring, kunjungan perpustakaan daring pun, tak kalah turun. Catatan pengunjung perpustakaan digital milik DPK, iKaltim, sepanjang September hanya sebanyak 48 pengakses saja. Padahal pada Agustus jumlahnya mencapai 212 pengakses.
Untuk itu, sejumlah upaya dilakukan DPK Kaltim untuk meningkatkan mutu perpustakaan. Salah satunya, dengan mengadakan penilaian panji keberhasilan pembangunan perpustakaan di wilayah Kaltim.
Penilaian Panji keberhasilan pembangunan perpustakaan akan dilaksanakan di Bulan November 2023.
"Kita lihat peran Pemda dalam pembangunan perpustakaan dari aspek kegiatan apa yang dilakukan dalam rangka pembangunan perpustakaan dan pengembangan minat baca," ungkap Pustakawan Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca DPK Kaltim, Marthen Rumana di Kantor DPK, Samarinda, Kamis (5/10/2023).
Aspek penilaian juga akan berdasarkan pada kualitas dari suatu perpustakaan yang berada di Kaltim, sejauh mana pengembangan kegiatan.
"Sarana dan pembangunan gedung itu kuantitas saja, yang kami lihat juga kegiatan apa yang akan dilaksanakan untuk mendukung perpustakaan, termasuk jumlah kunjungan dan konten yang disiapkan," jabarnya.
Ia mencontohkan ada perpustakaan di Kota Bontang pernah mengadakan kursus penulisan atau lomba kepenulisan yang bisa meningkatkan literasi masyarakat. Menurutnya kegiatan tersebut bernilai positif di masyarakat. "Selain meningkatkan jumlah pengunjung, ada terselip pembelajaran disitu yang berdampak," lanjutnya.
Marthen Rumana mengatakan, penilaian panji keberhasilan pembangunan perpustakaan di Kaltim ini akan diumumkan pada bulan November, dan puncaknya akan diserahkan pada bulan Januari saat ulang tahun provinsi.
"Kami Berharap dengan kegiatan ini bisa menjadi motivasi bagi pemerintah daerah dan perpustakaan untuk terus berinovasi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," tutupnya.
(Sf/Rs/Adv)
Cari disini...
Diskominfo Provinsi Kalimantan Timur

Pustakawan Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca DPK Kaltim, Marthen Rumana. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Jumlah pengunjung perpustakaan daerah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) di Kota Samarinda terus merosot. Catatan selama September, terdapat total 3.221 pengunjung. Padahal bulan sebelumnya, angkanya mencapai 4.246 pengunjung. Tak cuma kunjungan secara luring, kunjungan perpustakaan daring pun, tak kalah turun. Catatan pengunjung perpustakaan digital milik DPK, iKaltim, sepanjang September hanya sebanyak 48 pengakses saja. Padahal pada Agustus jumlahnya mencapai 212 pengakses.
Untuk itu, sejumlah upaya dilakukan DPK Kaltim untuk meningkatkan mutu perpustakaan. Salah satunya, dengan mengadakan penilaian panji keberhasilan pembangunan perpustakaan di wilayah Kaltim.
Penilaian Panji keberhasilan pembangunan perpustakaan akan dilaksanakan di Bulan November 2023.
"Kita lihat peran Pemda dalam pembangunan perpustakaan dari aspek kegiatan apa yang dilakukan dalam rangka pembangunan perpustakaan dan pengembangan minat baca," ungkap Pustakawan Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca DPK Kaltim, Marthen Rumana di Kantor DPK, Samarinda, Kamis (5/10/2023).
Aspek penilaian juga akan berdasarkan pada kualitas dari suatu perpustakaan yang berada di Kaltim, sejauh mana pengembangan kegiatan.
"Sarana dan pembangunan gedung itu kuantitas saja, yang kami lihat juga kegiatan apa yang akan dilaksanakan untuk mendukung perpustakaan, termasuk jumlah kunjungan dan konten yang disiapkan," jabarnya.
Ia mencontohkan ada perpustakaan di Kota Bontang pernah mengadakan kursus penulisan atau lomba kepenulisan yang bisa meningkatkan literasi masyarakat. Menurutnya kegiatan tersebut bernilai positif di masyarakat. "Selain meningkatkan jumlah pengunjung, ada terselip pembelajaran disitu yang berdampak," lanjutnya.
Marthen Rumana mengatakan, penilaian panji keberhasilan pembangunan perpustakaan di Kaltim ini akan diumumkan pada bulan November, dan puncaknya akan diserahkan pada bulan Januari saat ulang tahun provinsi.
"Kami Berharap dengan kegiatan ini bisa menjadi motivasi bagi pemerintah daerah dan perpustakaan untuk terus berinovasi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," tutupnya.
(Sf/Rs/Adv)