Diskominfo Provinsi Kalimantan Timur

    Heboh Bendera One Piece, Pemprov Kaltim Gelar Pembagian Bendera Merah Putih Gratis

    Seputarfakta.com - Maulana -

    Diskominfo Provinsi Kalimantan Timur

    05 Agustus 2025 11:27 WIB

    Paskibraka Kalimantan Timur yang memegang bendera saat melakukan pembagian bendera merah putih, yang akan kembali di laksanakan pada 10 Agustus 2025 mendatang ini. (Foto: HO-BPSDM/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Fenomena pengibaran bendera bajak laut dari serial anime terkenal, One Piece, yang bertebaran di sejumlah tempat viral di media sosial. 

    Hal ini pun ditanggapi oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) yang meminta masyarakat untuk mengutamakan pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

    Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kaltim, Ahmad Firdaus Kurniawan, menegaskan bahwa pengibaran Bendera Merah Putih adalah wujud nasionalisme sejati. 

    Menurutnya, bulan Agustus seharusnya menjadi momen bagi seluruh masyarakat untuk memeriahkan kemerdekaan dengan mengibarkan bendera kebangsaan, bukan malah mengibarkan bendera lain.

    "Ini fenomena, ada bendera One Piece yang ditandai dengan Indonesia gelap. Seharusnya di bulan Agustus ini kita mengibarkan Bendera Merah Putih dalam rangka memeriahkan hari kemerdekaan," kata Firdaus.

    Ia berharap masyarakat Kaltim tidak ikut-ikutan mengibarkan bendera One Piece.

    "Kalau memang benar-benar jiwa kita nasionalis, tentunya kita sesuai dengan lambang bendera Indonesia. Bendera Merah Putih-lah yang kita kibarkan hari ini," tegasnya.

    Sebagai respons, Pemprov Kaltim akan turut serta dalam program pemerintah pusat berupa pembagian 10 juta lembar Bendera Merah Putih secara gratis. Firdaus mengatakan, pembagian ini sudah dilaksanakan di beberapa kabupaten/kota dan puncaknya akan digelar di tingkat provinsi.

    "Nanti kita di Pemprov akan melaksanakannya pada hari Minggu, 10 Agustus 2025, dipusatkan di Gelora Kadrie Oening, Sempaja, Samarinda," ungkapnya.

    Lebih lanjut, Firdaus menanggapi dugaan bahwa pengibaran bendera One Piece adalah bentuk kekecewaan masyarakat. 

    Ia mengimbau agar masyarakat tidak menggunakan pengibaran bendera lain sebagai bentuk ekspresi kekecewaan, karena hal tersebut justru bisa melemahkan makna Bendera Merah Putih itu sendiri.

    "Kalau ini salah satu bentuk rasa kekecewaan yang disampaikan oleh individu, secara konstitusi, jangan sampai menilai pengibaran bendera ini sebagai bentuk kekecewaan, tapi malah melemahkan Bendera Merah Putih itu sendiri," tutupnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Diskominfo Provinsi Kalimantan Timur

    Heboh Bendera One Piece, Pemprov Kaltim Gelar Pembagian Bendera Merah Putih Gratis

    Seputarfakta.com - Maulana -

    Diskominfo Provinsi Kalimantan Timur

    05 Agustus 2025 11:27 WIB

    Paskibraka Kalimantan Timur yang memegang bendera saat melakukan pembagian bendera merah putih, yang akan kembali di laksanakan pada 10 Agustus 2025 mendatang ini. (Foto: HO-BPSDM/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Fenomena pengibaran bendera bajak laut dari serial anime terkenal, One Piece, yang bertebaran di sejumlah tempat viral di media sosial. 

    Hal ini pun ditanggapi oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) yang meminta masyarakat untuk mengutamakan pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

    Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kaltim, Ahmad Firdaus Kurniawan, menegaskan bahwa pengibaran Bendera Merah Putih adalah wujud nasionalisme sejati. 

    Menurutnya, bulan Agustus seharusnya menjadi momen bagi seluruh masyarakat untuk memeriahkan kemerdekaan dengan mengibarkan bendera kebangsaan, bukan malah mengibarkan bendera lain.

    "Ini fenomena, ada bendera One Piece yang ditandai dengan Indonesia gelap. Seharusnya di bulan Agustus ini kita mengibarkan Bendera Merah Putih dalam rangka memeriahkan hari kemerdekaan," kata Firdaus.

    Ia berharap masyarakat Kaltim tidak ikut-ikutan mengibarkan bendera One Piece.

    "Kalau memang benar-benar jiwa kita nasionalis, tentunya kita sesuai dengan lambang bendera Indonesia. Bendera Merah Putih-lah yang kita kibarkan hari ini," tegasnya.

    Sebagai respons, Pemprov Kaltim akan turut serta dalam program pemerintah pusat berupa pembagian 10 juta lembar Bendera Merah Putih secara gratis. Firdaus mengatakan, pembagian ini sudah dilaksanakan di beberapa kabupaten/kota dan puncaknya akan digelar di tingkat provinsi.

    "Nanti kita di Pemprov akan melaksanakannya pada hari Minggu, 10 Agustus 2025, dipusatkan di Gelora Kadrie Oening, Sempaja, Samarinda," ungkapnya.

    Lebih lanjut, Firdaus menanggapi dugaan bahwa pengibaran bendera One Piece adalah bentuk kekecewaan masyarakat. 

    Ia mengimbau agar masyarakat tidak menggunakan pengibaran bendera lain sebagai bentuk ekspresi kekecewaan, karena hal tersebut justru bisa melemahkan makna Bendera Merah Putih itu sendiri.

    "Kalau ini salah satu bentuk rasa kekecewaan yang disampaikan oleh individu, secara konstitusi, jangan sampai menilai pengibaran bendera ini sebagai bentuk kekecewaan, tapi malah melemahkan Bendera Merah Putih itu sendiri," tutupnya. (Adv)

    (Sf/Rs)