Diskominfo Provinsi Kalimantan Timur

    Disperindagkop Kaltim Upayakan Semua UKM Lokal Bakal Terjaring E-Katalog

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    08 November 2023 pukul 17:13 WITA

    Plt Ketua Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM), Heni Purwaningsih. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Kalimantan Timur (Kaltim) terus mendorong UKM lokal untuk memanfaatkan platform digital, khususnya e-katalog, sebagai salah satu cara untuk meningkatkan pemasaran produk mereka.

    Plt Kepala Disperindagkop Kaltim, Heni Purwaningsih, mengatakan bahwa era digitalisasi menuntut UKM untuk tidak hanya mengandalkan cara konvensional, tetapi juga harus melek teknologi dan menjawab tantangan pasar online.

    "UKM harus mempersiapkan diri, jadi tidak hanya memasarkan produknya itu secara konvensional, mereka juga harus melek, harus menjawab tantangan untuk memasarkan produknya secara online," ujarnya di Samarinda, Rabu (8/11/2023).

    Menurutnya, e-katalog merupakan salah satu platform digital yang dapat dimanfaatkan oleh UKM, karena merupakan sistem pengadaan barang dan jasa pemerintah yang mengutamakan produk dalam negeri, terutama produk UKM.

    "E-katalog itu menjadi komitmen kita di tingkat pusat hingga daerah, pengadaan barang dan jasa pemerintah itu harus di optimalkan dengan produksi dalam negeri terutama produksi UKM kita. UKM itu kita dorong untuk masuk dalam e-katalog, nanti pengadaan barang dan jasa itu melalui e-katalog, itu ada pelatihannya bahkan ada pendampingannya," jelasnya.

    Untuk memfasilitasi UKM masuk e-katalog, Disperindagkop Kaltim akan menggelar bussines matching di Balikpapan pada Kamis (9/11/2023). Kegiatan ini akan mempertemukan UKM yang sudah terdaftar di e-katalog dengan para pengguna jasa, seperti OPD, BUMN, BUMD, perusahaan swasta, dan perhotelan.

    "Kita besok di Balikpapan ada bussines matching kita pertemukan UKM kita di e-katalog, kita batasi untuk makan dan minum, nanti di target berikutnya akan ada segmen usaha UKM yang lain, misalnya penjahit. Dan kita alihkan kepada OPD, tidak hanya OPD nanti juga kita akan merambah ke BUMN, BUMD, perusahaan bahkan nanti kita lakukan dengan perhotelan," jelasnya.

    Ia berharap, dengan adanya bussines matching ini, UKM dapat memperluas jaringan dan meningkatkan omzet penjualan mereka. Ia juga mengimbau UKM untuk terus meningkatkan kualitas produk dan layanan mereka agar dapat bersaing di pasar digital.

    "Kita harapkan UKM kita bisa memanfaatkan kesempatan ini, bisa memperluas pasar, bisa meningkatkan omzet. Tapi tentu saja, mereka juga harus terus meningkatkan kualitas produk dan layanan mereka, karena di pasar digital itu persaingannya ketat, harus bisa memenuhi standar dan kebutuhan konsumen," pungkasnya. 

    (Adv/MF/diskominfokaltim)

    Diskominfo Provinsi Kalimantan Timur

    Disperindagkop Kaltim Upayakan Semua UKM Lokal Bakal Terjaring E-Katalog

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    08 November 2023 pukul 17:13 WITA

    Plt Ketua Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM), Heni Purwaningsih. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Kalimantan Timur (Kaltim) terus mendorong UKM lokal untuk memanfaatkan platform digital, khususnya e-katalog, sebagai salah satu cara untuk meningkatkan pemasaran produk mereka.

    Plt Kepala Disperindagkop Kaltim, Heni Purwaningsih, mengatakan bahwa era digitalisasi menuntut UKM untuk tidak hanya mengandalkan cara konvensional, tetapi juga harus melek teknologi dan menjawab tantangan pasar online.

    "UKM harus mempersiapkan diri, jadi tidak hanya memasarkan produknya itu secara konvensional, mereka juga harus melek, harus menjawab tantangan untuk memasarkan produknya secara online," ujarnya di Samarinda, Rabu (8/11/2023).

    Menurutnya, e-katalog merupakan salah satu platform digital yang dapat dimanfaatkan oleh UKM, karena merupakan sistem pengadaan barang dan jasa pemerintah yang mengutamakan produk dalam negeri, terutama produk UKM.

    "E-katalog itu menjadi komitmen kita di tingkat pusat hingga daerah, pengadaan barang dan jasa pemerintah itu harus di optimalkan dengan produksi dalam negeri terutama produksi UKM kita. UKM itu kita dorong untuk masuk dalam e-katalog, nanti pengadaan barang dan jasa itu melalui e-katalog, itu ada pelatihannya bahkan ada pendampingannya," jelasnya.

    Untuk memfasilitasi UKM masuk e-katalog, Disperindagkop Kaltim akan menggelar bussines matching di Balikpapan pada Kamis (9/11/2023). Kegiatan ini akan mempertemukan UKM yang sudah terdaftar di e-katalog dengan para pengguna jasa, seperti OPD, BUMN, BUMD, perusahaan swasta, dan perhotelan.

    "Kita besok di Balikpapan ada bussines matching kita pertemukan UKM kita di e-katalog, kita batasi untuk makan dan minum, nanti di target berikutnya akan ada segmen usaha UKM yang lain, misalnya penjahit. Dan kita alihkan kepada OPD, tidak hanya OPD nanti juga kita akan merambah ke BUMN, BUMD, perusahaan bahkan nanti kita lakukan dengan perhotelan," jelasnya.

    Ia berharap, dengan adanya bussines matching ini, UKM dapat memperluas jaringan dan meningkatkan omzet penjualan mereka. Ia juga mengimbau UKM untuk terus meningkatkan kualitas produk dan layanan mereka agar dapat bersaing di pasar digital.

    "Kita harapkan UKM kita bisa memanfaatkan kesempatan ini, bisa memperluas pasar, bisa meningkatkan omzet. Tapi tentu saja, mereka juga harus terus meningkatkan kualitas produk dan layanan mereka, karena di pasar digital itu persaingannya ketat, harus bisa memenuhi standar dan kebutuhan konsumen," pungkasnya. 

    (Adv/MF/diskominfokaltim)