Diskominfo Provinsi Kalimantan Timur

    Dispar Kaltim Tetap Tancap Gas Promosikan Wisata di Tengah Terpaan Efisiensi Anggaran

    Penulis:Maulana|Redaktur:Lodya A
    03 Mei 2025 pukul 11:40 WITA

    Kepala Dispar Kaltim, Ririn Sari Dewi. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Dinas Pariwisata (Dispar) Kalimantan Timur (Kaltim) menunjukkan komitmennya untuk tetap menggerakkan roda pariwisata Bumi Etam di tengah terpaan kebijakan efisiensi anggaran. 

    Pemangkasan anggaran mencapai 35 persen, tapi Dispar tak kehilangan akal dalam menyelenggarakan berbagai program kerja, mulai dari event hingga promosi pariwisata andalan Kaltim.

    Kepala Dispar Kaltim, Ririn Sari Dewi mengungkapkan kebijakan efisiensi ini merupakan langkah komprehensif yang diterapkan di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim. 

    Ia menyadari kondisi ini bukanlah hal yang mudah, terutama bagi sektor pariwisata dan para mitranya.

    "Kebijakan ini harus dilakukan pemerintah pusat dan dalam hal ini juga oleh Pemerintah Daerah, kita di Provinsi Kaltim," ujar Ririn.

    Meski demikian, Dispar Kaltim tak pasrah dengan keadaan. Berbagai upaya optimalisasi terus digenjot untuk memastikan geliat pariwisata tetap terasa. 

    Salah satu langkah konkret segera direalisasikan, pelaksanaan event internasional yang dijadwalkan berlangsung pada Juli mendatang. 

    Selain itu, Kaltim khususnya Kota Balikpapan dan Samarinda masih akan menjadi tuan rumah bagi sejumlah event menarik lainnya sepanjang tahun ini.

    Fokus pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor ekonomi kreatif juga menjadi perhatian utama Dispar Kaltim. 

    Meskipun target pelatihan tahun ini mengalami penyesuaian akibat pemangkasan, instansi ini berinovasi dengan menerapkan sistem pelatihan hybrid, menggabungkan metode luring dan daring. 

    Langkah ini diambil sebagai respon atas pemangkasan anggaran perjalanan dinas yang mencapai 50 persen.

    "Seperti saat Focus Group Discussion (FGD) kemarin, dilaksanakan secara luring dan daring," jelas Ririn.

    Lanjutnya, meskipun kegiatan promosi pariwisata ke luar negeri terpaksa ditiadakan, Dispar Kaltim mengambil langkah strategis dengan menggelar tabletop meeting di tiga kota besar di Indonesia, yaitu Bandung, Jakarta dan Bali. 

    Inisiatif ini bertujuan untuk menjaga interaksi dan kolaborasi dengan asosiasi travel di daerah-daerah tersebut, sekaligus menjadi wadah efektif untuk bertukar informasi dan mempromosikan potensi pariwisata Kaltim.

    "Ini menjadi wadah kami untuk tetap melakukan promosi pariwisata, berkolaborasi dengan asosiasi travel di daerah setempat untuk bertukar informasi," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    Diskominfo Provinsi Kalimantan Timur

    Dispar Kaltim Tetap Tancap Gas Promosikan Wisata di Tengah Terpaan Efisiensi Anggaran

    Penulis:Maulana|Redaktur:Lodya A
    03 Mei 2025 pukul 11:40 WITA

    Kepala Dispar Kaltim, Ririn Sari Dewi. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Dinas Pariwisata (Dispar) Kalimantan Timur (Kaltim) menunjukkan komitmennya untuk tetap menggerakkan roda pariwisata Bumi Etam di tengah terpaan kebijakan efisiensi anggaran. 

    Pemangkasan anggaran mencapai 35 persen, tapi Dispar tak kehilangan akal dalam menyelenggarakan berbagai program kerja, mulai dari event hingga promosi pariwisata andalan Kaltim.

    Kepala Dispar Kaltim, Ririn Sari Dewi mengungkapkan kebijakan efisiensi ini merupakan langkah komprehensif yang diterapkan di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim. 

    Ia menyadari kondisi ini bukanlah hal yang mudah, terutama bagi sektor pariwisata dan para mitranya.

    "Kebijakan ini harus dilakukan pemerintah pusat dan dalam hal ini juga oleh Pemerintah Daerah, kita di Provinsi Kaltim," ujar Ririn.

    Meski demikian, Dispar Kaltim tak pasrah dengan keadaan. Berbagai upaya optimalisasi terus digenjot untuk memastikan geliat pariwisata tetap terasa. 

    Salah satu langkah konkret segera direalisasikan, pelaksanaan event internasional yang dijadwalkan berlangsung pada Juli mendatang. 

    Selain itu, Kaltim khususnya Kota Balikpapan dan Samarinda masih akan menjadi tuan rumah bagi sejumlah event menarik lainnya sepanjang tahun ini.

    Fokus pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor ekonomi kreatif juga menjadi perhatian utama Dispar Kaltim. 

    Meskipun target pelatihan tahun ini mengalami penyesuaian akibat pemangkasan, instansi ini berinovasi dengan menerapkan sistem pelatihan hybrid, menggabungkan metode luring dan daring. 

    Langkah ini diambil sebagai respon atas pemangkasan anggaran perjalanan dinas yang mencapai 50 persen.

    "Seperti saat Focus Group Discussion (FGD) kemarin, dilaksanakan secara luring dan daring," jelas Ririn.

    Lanjutnya, meskipun kegiatan promosi pariwisata ke luar negeri terpaksa ditiadakan, Dispar Kaltim mengambil langkah strategis dengan menggelar tabletop meeting di tiga kota besar di Indonesia, yaitu Bandung, Jakarta dan Bali. 

    Inisiatif ini bertujuan untuk menjaga interaksi dan kolaborasi dengan asosiasi travel di daerah-daerah tersebut, sekaligus menjadi wadah efektif untuk bertukar informasi dan mempromosikan potensi pariwisata Kaltim.

    "Ini menjadi wadah kami untuk tetap melakukan promosi pariwisata, berkolaborasi dengan asosiasi travel di daerah setempat untuk bertukar informasi," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)