Diskominfo Provinsi Kalimantan Timur

    Delegasi Brunei Serius Jajaki Investasi Hilirisasi di Kaltim

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    29 Juli 2025 pukul 19:15 WITA

    Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji memberikan keterangan setelah pertemuan dengan delegasi Brunei Darussalam. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Kalimantan Timur terus menarik perhatian investor asing. Teranyar, delegasi dari Brunei Darussalam kembali menyambangi Bumi Etam untuk menjajaki peluang kerja sama, khususnya di sektor hilirisasi sawit dan tambang. 

    Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, mengungkapkan optimisme tinggi usai pertemuan tersebut. Menurutnya, ini adalah kunjungan ketiga kalinya delegasi Brunei ke Kaltim, menandakan keseriusan mereka dalam menjalin kemitraan. 

    "Investor menjajaki kemungkinan kerja sama dengan Kalimantan Timur, terutama di bidang hilirisasi sawit dan tambang," ujar Seno Aji setelah pertemuan di Ruang Wakil Gubernur, Selasa (29/7/2025).

    Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) sendiri telah memaparkan potensi besar yang dimiliki. Seno Aji menjelaskan bahwa Kaltim memiliki banyak lokasi strategis yang siap untuk pengembangan hilirisasi. 

    "Kita sampaikan bahwa memang kita ada banyak lokasi untuk hilirisasi, dan juga banyak produk yang harus dikembangkan untuk hilirisasi itu," tambahnya. 

    Ia mencontohkan, produk turunan seperti margarin dan keju menjadi target pengembangan hilirisasi kelapa sawit yang menarik minat investor Brunei.

    Seno Aji juga menyebutkan bahwa delegasi Brunei akan kembali dalam dua hingga tiga minggu ke depan untuk meninjau langsung lokasi potensial. 

    "Mereka akan kembali 2 dan 3 minggu lagi untuk memastikan di wilayah mana mereka investasi. Mudah-mudahan ini berjalan dengan baik," harapnya.

    Terkait kesiapan infrastruktur dan kawasan, Kaltim menawarkan beberapa lokasi prioritas. Wagub Seno Aji menyebutkan bahwa ada tiga tempat di zona ekonomi khusus yang menjadi perhatian investor untuk berinvestasi, yaitu di Kutai Timur, Kariangau, dan Buluminung. 

    Namun, untuk proyek hilirisasi, potensi pengembangannya jauh lebih luas, mencakup wilayah seperti Muara Badak hingga ke Bontang.

    Seno Aji menegaskan bahwa ketersediaan bahan baku di Kaltim sangat memadai. 

    "Sangat-sangat cukup, kami berikan prioritas mereka untuk mengambil bahan itu," tuturnya. 

    Ia menunjukkan komitmen Pemprov Kaltim dalam mendukung kelancaran investasi ini. 

    "Kerja sama ini semoga membawa dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Kaltim dan menciptakan lapangan kerja baru di sektor hilirisasi," tutupnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    Diskominfo Provinsi Kalimantan Timur

    Delegasi Brunei Serius Jajaki Investasi Hilirisasi di Kaltim

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    29 Juli 2025 pukul 19:15 WITA

    Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji memberikan keterangan setelah pertemuan dengan delegasi Brunei Darussalam. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Kalimantan Timur terus menarik perhatian investor asing. Teranyar, delegasi dari Brunei Darussalam kembali menyambangi Bumi Etam untuk menjajaki peluang kerja sama, khususnya di sektor hilirisasi sawit dan tambang. 

    Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, mengungkapkan optimisme tinggi usai pertemuan tersebut. Menurutnya, ini adalah kunjungan ketiga kalinya delegasi Brunei ke Kaltim, menandakan keseriusan mereka dalam menjalin kemitraan. 

    "Investor menjajaki kemungkinan kerja sama dengan Kalimantan Timur, terutama di bidang hilirisasi sawit dan tambang," ujar Seno Aji setelah pertemuan di Ruang Wakil Gubernur, Selasa (29/7/2025).

    Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) sendiri telah memaparkan potensi besar yang dimiliki. Seno Aji menjelaskan bahwa Kaltim memiliki banyak lokasi strategis yang siap untuk pengembangan hilirisasi. 

    "Kita sampaikan bahwa memang kita ada banyak lokasi untuk hilirisasi, dan juga banyak produk yang harus dikembangkan untuk hilirisasi itu," tambahnya. 

    Ia mencontohkan, produk turunan seperti margarin dan keju menjadi target pengembangan hilirisasi kelapa sawit yang menarik minat investor Brunei.

    Seno Aji juga menyebutkan bahwa delegasi Brunei akan kembali dalam dua hingga tiga minggu ke depan untuk meninjau langsung lokasi potensial. 

    "Mereka akan kembali 2 dan 3 minggu lagi untuk memastikan di wilayah mana mereka investasi. Mudah-mudahan ini berjalan dengan baik," harapnya.

    Terkait kesiapan infrastruktur dan kawasan, Kaltim menawarkan beberapa lokasi prioritas. Wagub Seno Aji menyebutkan bahwa ada tiga tempat di zona ekonomi khusus yang menjadi perhatian investor untuk berinvestasi, yaitu di Kutai Timur, Kariangau, dan Buluminung. 

    Namun, untuk proyek hilirisasi, potensi pengembangannya jauh lebih luas, mencakup wilayah seperti Muara Badak hingga ke Bontang.

    Seno Aji menegaskan bahwa ketersediaan bahan baku di Kaltim sangat memadai. 

    "Sangat-sangat cukup, kami berikan prioritas mereka untuk mengambil bahan itu," tuturnya. 

    Ia menunjukkan komitmen Pemprov Kaltim dalam mendukung kelancaran investasi ini. 

    "Kerja sama ini semoga membawa dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Kaltim dan menciptakan lapangan kerja baru di sektor hilirisasi," tutupnya. (Adv)

    (Sf/Rs)