Diskominfo Provinsi Kalimantan Timur

    BAZNAS Fasilitasi Akses Al-Quran untuk Disabilitas di MTQN XXX di Kaltim

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    15 September 2024 pukul 09:58 WITA

    Seorang siswa yang sedang meragakan bahasa isyarat Al-Qur’an dalam Talkshow di MTQ Nasional XXX Kaltim. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) berkomitmen memberikan akses yang setara terhadap Al-Quran bagi penyandang disabilitas. Upaya ini diwujudkan melalui berbagai program, termasuk penyediaan Al-Quran Braille dan bahasa isyarat.

    Hal ini disampaikan Deputi II BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Imdadun Rahmat, dalam sebuah talkshow dalam rangkaian MTQ Nasional XXX di Kalimantan Timur, Sabtu (14/09/2024). 

    Menurutnya, akses terhadap Al-Quran adalah hak bagi setiap individu tanpa terkecuali. "Melalui program zakat, BAZNAS berupaya mencetak Al-Quran dalam huruf Braille dan menyediakan alat bantu dengar untuk teman tuli agar mereka dapat lebih memahami dan mendalami ajaran Al-Qur'an," ujar Imdadun.

    Lebih lanjut, Imdadun menjelaskan bahwa BAZNAS bekerja sama dengan para ahli untuk menghasilkan Al-Quran dalam bentuk Braille dan bahasa isyarat yang sesuai dengan standar. Selain itu, lembaga ini juga menyelenggarakan pelatihan bagi para guru Al-Quran untuk dapat mengajar siswa dengan berbagai jenis disabilitas.

    "Kami berharap penyelenggaraan MTQ selanjutnya juga menyediakan kategori untuk para penyandang disabilitas," imbuhnya.

    Senada dengan Imdadun, Pentashih Mushaf Al-Quran Kementerian Agama RI, Ahmad Badruddin, menekankan pentingnya adaptasi mushaf Al-Quran sesuai kebutuhan disabilitas tanpa mengurangi keasliannya.

    "Al-Qur'an adalah sumber cahaya bagi seluruh umat manusia. Kita harus memastikan bahwa cahaya ini dapat menyinari setiap jiwa," tegas Ahmad. (Adv)

    (Sf/Rs)

    Diskominfo Provinsi Kalimantan Timur

    BAZNAS Fasilitasi Akses Al-Quran untuk Disabilitas di MTQN XXX di Kaltim

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    15 September 2024 pukul 09:58 WITA

    Seorang siswa yang sedang meragakan bahasa isyarat Al-Qur’an dalam Talkshow di MTQ Nasional XXX Kaltim. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) berkomitmen memberikan akses yang setara terhadap Al-Quran bagi penyandang disabilitas. Upaya ini diwujudkan melalui berbagai program, termasuk penyediaan Al-Quran Braille dan bahasa isyarat.

    Hal ini disampaikan Deputi II BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Imdadun Rahmat, dalam sebuah talkshow dalam rangkaian MTQ Nasional XXX di Kalimantan Timur, Sabtu (14/09/2024). 

    Menurutnya, akses terhadap Al-Quran adalah hak bagi setiap individu tanpa terkecuali. "Melalui program zakat, BAZNAS berupaya mencetak Al-Quran dalam huruf Braille dan menyediakan alat bantu dengar untuk teman tuli agar mereka dapat lebih memahami dan mendalami ajaran Al-Qur'an," ujar Imdadun.

    Lebih lanjut, Imdadun menjelaskan bahwa BAZNAS bekerja sama dengan para ahli untuk menghasilkan Al-Quran dalam bentuk Braille dan bahasa isyarat yang sesuai dengan standar. Selain itu, lembaga ini juga menyelenggarakan pelatihan bagi para guru Al-Quran untuk dapat mengajar siswa dengan berbagai jenis disabilitas.

    "Kami berharap penyelenggaraan MTQ selanjutnya juga menyediakan kategori untuk para penyandang disabilitas," imbuhnya.

    Senada dengan Imdadun, Pentashih Mushaf Al-Quran Kementerian Agama RI, Ahmad Badruddin, menekankan pentingnya adaptasi mushaf Al-Quran sesuai kebutuhan disabilitas tanpa mengurangi keasliannya.

    "Al-Qur'an adalah sumber cahaya bagi seluruh umat manusia. Kita harus memastikan bahwa cahaya ini dapat menyinari setiap jiwa," tegas Ahmad. (Adv)

    (Sf/Rs)