Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    IRMA Ramadan Fair 2025 Resmi Dimulai, 20 Kecamatan di Kukar Diundang untuk Ramaikan Lomba

    Seputarfakta.com - Muhammad Anshori -

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    23 Maret 2025 08:17 WIB

    Peserta Gerbek Sahur dalam rangka pembukaan IRMA Ramadan Fair 2025. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - IRMA Ramadan Fair 2025 resmi dimulai, Acara tahunan ini akan berlangsung selama enam hari sejak 22 hingga 27 Maret mendatang. 

    Kegiatan ini telah memasuki tahun ketiga penyelenggaraan yang digelar oleh Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara (Kukar) bekerja sama dengan Badan Pelaksana Masjid Agung Aji Muhammad Sultan Sulaiman Tenggarong.

    Sebanyak 10 grup peserta dari berbagai kecamatan di Kukar ikut memeriahkan perlombaan. 

    Camat Tenggarong, Sukono mengatakan bahwa IRMA Ramadhan Fair meruoakan program yang telah rutin dilaksanakan sejak tahun 2023 dengan tujuan mengintegrasikan syiar Islam dan pemberdayaan masyarakat.

    "Pemkab Kukar melalui Dinas Pariwisata berkomitmen untuk mendukung penuh kegiatan ini, terutama dalam memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan ekonomi kreatif.

    "Tahun ini, kegiatannya lebih meriah dan beragam," kata Sukono. 

    Sementara Plt Kabid Pemasaran Dinas Pariwisata, Ahmad Ivan mengungkapkan, beberapa lomba menarik sudah dipersiapkan yakni seperti Lomba Gerakan Sahur, Lomba Habsyi, Lomba Petugas Peranak, Lomba Fashion Show Muslim, Lomba Azan, dan Lomba Booth Terbaik.

    "Kita ingin perlimbaan kali ini lebih meriah lagi dan lombanya pun ada banyak, lomba gerakan sahur kita mengundang semua kecamatan di Kukar," ungkapnya. 

    Ivan berharap, kegiatan ini dapat terus berkembang setiap tahunnya dengan semakin banyak partisipasi dari pemuda dan masyarakat, pihaknya juga menginginkan semua  kecamatan di Kukar dapat terlibat.

    "Kami harap acara ini dapat jadi wadah untuk mendalami nilai-nilai keislaman, mengembangkan ekonomi lokal dan budaya islam," tutupnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    IRMA Ramadan Fair 2025 Resmi Dimulai, 20 Kecamatan di Kukar Diundang untuk Ramaikan Lomba

    Seputarfakta.com - Muhammad Anshori -

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    23 Maret 2025 08:17 WIB

    Peserta Gerbek Sahur dalam rangka pembukaan IRMA Ramadan Fair 2025. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - IRMA Ramadan Fair 2025 resmi dimulai, Acara tahunan ini akan berlangsung selama enam hari sejak 22 hingga 27 Maret mendatang. 

    Kegiatan ini telah memasuki tahun ketiga penyelenggaraan yang digelar oleh Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara (Kukar) bekerja sama dengan Badan Pelaksana Masjid Agung Aji Muhammad Sultan Sulaiman Tenggarong.

    Sebanyak 10 grup peserta dari berbagai kecamatan di Kukar ikut memeriahkan perlombaan. 

    Camat Tenggarong, Sukono mengatakan bahwa IRMA Ramadhan Fair meruoakan program yang telah rutin dilaksanakan sejak tahun 2023 dengan tujuan mengintegrasikan syiar Islam dan pemberdayaan masyarakat.

    "Pemkab Kukar melalui Dinas Pariwisata berkomitmen untuk mendukung penuh kegiatan ini, terutama dalam memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan ekonomi kreatif.

    "Tahun ini, kegiatannya lebih meriah dan beragam," kata Sukono. 

    Sementara Plt Kabid Pemasaran Dinas Pariwisata, Ahmad Ivan mengungkapkan, beberapa lomba menarik sudah dipersiapkan yakni seperti Lomba Gerakan Sahur, Lomba Habsyi, Lomba Petugas Peranak, Lomba Fashion Show Muslim, Lomba Azan, dan Lomba Booth Terbaik.

    "Kita ingin perlimbaan kali ini lebih meriah lagi dan lombanya pun ada banyak, lomba gerakan sahur kita mengundang semua kecamatan di Kukar," ungkapnya. 

    Ivan berharap, kegiatan ini dapat terus berkembang setiap tahunnya dengan semakin banyak partisipasi dari pemuda dan masyarakat, pihaknya juga menginginkan semua  kecamatan di Kukar dapat terlibat.

    "Kami harap acara ini dapat jadi wadah untuk mendalami nilai-nilai keislaman, mengembangkan ekonomi lokal dan budaya islam," tutupnya. (Adv)

    (Sf/Rs)