Cari disini...

Seputarfakta.com - Muhammad Anshori -
Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara
Embung Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Kehadiran Embung anyar di Kelurahan Maluhu memberi banyak manfaat bagi warganya, tidak hanya sebagai sumber irigasi, tetapi juga destinasi wisata baru.
Lurah Maluhu, Tri Joko Kuncoro mengatakan embung itu berfungsi mengairi persawahan, sekaligus pengendali banjir, bisa dimanfaatkan untuk sektor perikanan dan pariwisata.
"Embung itu sudah diresmikan oleh bapak Bupati, Edi Damasyah kemarin dan saat ini bisa mengaliri persawahan yang ada di Maluhu," kata Tri Joko Kuncoro, Kamis (24/4/2025).
Embung Maluhu memiliki luas sekitar 8 Hektare (Ha) dengan anggaran pembangunan yang dialokasikan dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) senilai Rp3 miliar.
Ke depan, Pemkab Kukar merancang lokasi ini sebagai destinasi wisata masyarakat. Kini warga sudah mulai memanfaatkan kawasan tersebut untuk bersantai dan memancing.
Untuk pengembangan selanjutnya, nantinya akan ada penambahan fasilitas gazebo, toilet dan balai pertemuan guna meningkatkan kenyamanan pengunjung.
Salain itu, kawasan ini juga disiapkan sebagai lokasi perkemahan yang dapat menjadi alternatif bagi kegiatan sekolah seperti perkemahan pada Sabtu-Minggu.
Dirinya berharap Embung Maluhu tidak hanya bermanfaat bagi sektor pertanian, tetapi juga mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat di wilayah tersebut.
“Terima kasih kepada Pemkab Kukar yang sudah memperhatikan pembangunan di Kelurahan Maluhu ini, khususnya di sektor pertanian. Semoga program pembangunan ke depan semakin berkembang," tutupnya. (Adv)
(Sf/Lo)
Tim Editorial
Cari disini...

Seputarfakta.com - Muhammad Anshori -
Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

Embung Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Kehadiran Embung anyar di Kelurahan Maluhu memberi banyak manfaat bagi warganya, tidak hanya sebagai sumber irigasi, tetapi juga destinasi wisata baru.
Lurah Maluhu, Tri Joko Kuncoro mengatakan embung itu berfungsi mengairi persawahan, sekaligus pengendali banjir, bisa dimanfaatkan untuk sektor perikanan dan pariwisata.
"Embung itu sudah diresmikan oleh bapak Bupati, Edi Damasyah kemarin dan saat ini bisa mengaliri persawahan yang ada di Maluhu," kata Tri Joko Kuncoro, Kamis (24/4/2025).
Embung Maluhu memiliki luas sekitar 8 Hektare (Ha) dengan anggaran pembangunan yang dialokasikan dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) senilai Rp3 miliar.
Ke depan, Pemkab Kukar merancang lokasi ini sebagai destinasi wisata masyarakat. Kini warga sudah mulai memanfaatkan kawasan tersebut untuk bersantai dan memancing.
Untuk pengembangan selanjutnya, nantinya akan ada penambahan fasilitas gazebo, toilet dan balai pertemuan guna meningkatkan kenyamanan pengunjung.
Salain itu, kawasan ini juga disiapkan sebagai lokasi perkemahan yang dapat menjadi alternatif bagi kegiatan sekolah seperti perkemahan pada Sabtu-Minggu.
Dirinya berharap Embung Maluhu tidak hanya bermanfaat bagi sektor pertanian, tetapi juga mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat di wilayah tersebut.
“Terima kasih kepada Pemkab Kukar yang sudah memperhatikan pembangunan di Kelurahan Maluhu ini, khususnya di sektor pertanian. Semoga program pembangunan ke depan semakin berkembang," tutupnya. (Adv)
(Sf/Lo)