Diskominfo Kota Balikpapan

    Gerakan Sejadah Ramadan Berkah, Disdikbud Balikpapan Salurkan Rp370 Juta ke Masjid BIC

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Lodya A
    07 Maret 2026 pukul 14:39 WITA

    Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan, Irfan Taufik. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) kembali menyalurkan dukungan untuk kegiatan keagamaan di bulan Ramadan.

    Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyerahan dana program Gerakan Sedekah Jariah (Sejadah) sekitar Rp379 jutaan untuk membantu aktivitas masjid dan musala di Balikpapan.

    Penyerahan bantuan dilakukan untuk pengurus Masjid Madinatul Iman Balikpapan Islamic Center (BIC) sebagai bagian dari program Sajadah Ramadan Berkah yang digagas Disdikbud bersama sekolah-sekolah.

    Kepala Disdikbud Balikpapan, Irfan Taufik mengatakan penyaluran bantuan ini merupakan pelaksanaan untuk kedua kalinya sejak program tersebut diluncurkan.

    “Program ini juga merupakan tindak lanjut dari kebijakan pemerintah pusat yang mendorong pemerintah daerah membuat kegiatan positif selama bulan Ramadan,” ucap Irfan kepada media, Jumat (6/3/2026) malam.

    Menurutnya, kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga kementerian yang melibatkan Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan, serta Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB). Salah satu poin dalam keputusan tersebut meminta pemerintah daerah menghadirkan program bernuansa keagamaan selama Ramadan.

    “Karena itu tahun lalu dan tahun ini kami mengadakan program Gerakan Sejadah,” terang Irfan.

    Ia menjelaskan dana program tersebut berasal dari partisipasi sekolah-sekolah di Balikpapan, mulai dari jenjang PAUD hingga SMP, baik negeri maupun swasta. Pengumpulan dana dikoordinasikan oleh masing-masing kelompok kerja kepala sekolah, baik K3S maupun MKKS.

    Dari kegiatan tersebut, total dana yang berhasil dihimpun mencapai sekitar Rp379 juta. Namun karena pengumpulan dana baru rampung hingga 5 Maret, penyalurannya tidak lagi dilakukan dalam rangkaian safari Ramadan seperti rencana awal.

    “Karena baru terkumpul sampai tanggal 5 kemarin, akhirnya kami serahkan langsung dari sini. Kami mewakili anak-anak sekolah yang telah berpartisipasi dalam program ini,” ujarnya.

    Irfan menegaskan, dana tersebut merupakan bentuk amal jariah yang dihimpun secara sukarela oleh para siswa. Karena itu, pihaknya meminta pengurus masjid memanfaatkan bantuan tersebut untuk perbaikan fasilitas masjid agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

    “Karena niatnya amal jariah, kami berharap dana ini bisa dimanfaatkan untuk perbaikan masjid,” jelasnya.

    Ia menambahkan program ini sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter bagi siswa agar terbiasa bersedekah dan berbagi kepada sesama, terutama di bulan Ramadan.

    “Tentunya ini juga menjadi cara untuk mengajarkan anak-anak agar gemar bersedekah sejak dini,” tambahnya.

    Pada tahun ini, jumlah dana yang terkumpul meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sekitar Rp50 juta. Hal tersebut menunjukkan semakin tingginya partisipasi dan kepedulian warga sekolah terhadap kegiatan sosial dan keagamaan di Kota Balikpapan. (Adv Diskominfo Balikpapan)

    (Sf/Lo)

    Diskominfo Kota Balikpapan

    Gerakan Sejadah Ramadan Berkah, Disdikbud Balikpapan Salurkan Rp370 Juta ke Masjid BIC

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Lodya A
    07 Maret 2026 pukul 14:39 WITA

    Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan, Irfan Taufik. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) kembali menyalurkan dukungan untuk kegiatan keagamaan di bulan Ramadan.

    Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyerahan dana program Gerakan Sedekah Jariah (Sejadah) sekitar Rp379 jutaan untuk membantu aktivitas masjid dan musala di Balikpapan.

    Penyerahan bantuan dilakukan untuk pengurus Masjid Madinatul Iman Balikpapan Islamic Center (BIC) sebagai bagian dari program Sajadah Ramadan Berkah yang digagas Disdikbud bersama sekolah-sekolah.

    Kepala Disdikbud Balikpapan, Irfan Taufik mengatakan penyaluran bantuan ini merupakan pelaksanaan untuk kedua kalinya sejak program tersebut diluncurkan.

    “Program ini juga merupakan tindak lanjut dari kebijakan pemerintah pusat yang mendorong pemerintah daerah membuat kegiatan positif selama bulan Ramadan,” ucap Irfan kepada media, Jumat (6/3/2026) malam.

    Menurutnya, kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga kementerian yang melibatkan Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan, serta Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB). Salah satu poin dalam keputusan tersebut meminta pemerintah daerah menghadirkan program bernuansa keagamaan selama Ramadan.

    “Karena itu tahun lalu dan tahun ini kami mengadakan program Gerakan Sejadah,” terang Irfan.

    Ia menjelaskan dana program tersebut berasal dari partisipasi sekolah-sekolah di Balikpapan, mulai dari jenjang PAUD hingga SMP, baik negeri maupun swasta. Pengumpulan dana dikoordinasikan oleh masing-masing kelompok kerja kepala sekolah, baik K3S maupun MKKS.

    Dari kegiatan tersebut, total dana yang berhasil dihimpun mencapai sekitar Rp379 juta. Namun karena pengumpulan dana baru rampung hingga 5 Maret, penyalurannya tidak lagi dilakukan dalam rangkaian safari Ramadan seperti rencana awal.

    “Karena baru terkumpul sampai tanggal 5 kemarin, akhirnya kami serahkan langsung dari sini. Kami mewakili anak-anak sekolah yang telah berpartisipasi dalam program ini,” ujarnya.

    Irfan menegaskan, dana tersebut merupakan bentuk amal jariah yang dihimpun secara sukarela oleh para siswa. Karena itu, pihaknya meminta pengurus masjid memanfaatkan bantuan tersebut untuk perbaikan fasilitas masjid agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

    “Karena niatnya amal jariah, kami berharap dana ini bisa dimanfaatkan untuk perbaikan masjid,” jelasnya.

    Ia menambahkan program ini sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter bagi siswa agar terbiasa bersedekah dan berbagi kepada sesama, terutama di bulan Ramadan.

    “Tentunya ini juga menjadi cara untuk mengajarkan anak-anak agar gemar bersedekah sejak dini,” tambahnya.

    Pada tahun ini, jumlah dana yang terkumpul meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sekitar Rp50 juta. Hal tersebut menunjukkan semakin tingginya partisipasi dan kepedulian warga sekolah terhadap kegiatan sosial dan keagamaan di Kota Balikpapan. (Adv Diskominfo Balikpapan)

    (Sf/Lo)