Diskominfo Kota Balikpapan

    BCT Kini Layani Penjemputan Penumpang di Bandara SAMS Sepinggan

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Lodya A
    10 Maret 2026 pukul 12:38 WITA

    Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan, Muhammad Fadli Fathurrahman. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan terus memperkuat layanan transportasi publik. Salah satunya melalui penambahan fasilitas penjemputan (pick-up) bagi layanan Balikpapan City Trans (BCT) di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan.

    Sebelumnya, layanan ini hanya melayani penurunan penumpang (drop-off) di area bandara. Penambahan fasilitas tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah kota meningkatkan konektivitas transportasi, sekaligus memberikan kemudahan akses bagi masyarakat dan penumpang pesawat yang datang ke Balikpapan.

    “Penambahan layanan ini merupakan respons atas tingginya kebutuhan masyarakat terhadap transportasi publik yang terintegrasi,” ucap Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan, Muhammad Fadli Fathurrahman kepada awak media, Selasa (10/3/2026).

    Menurutnya, selama ini BCT hanya diperbolehkan menurunkan penumpang di bandara. Dengan adanya fasilitas pick-up, masyarakat kini dapat langsung menggunakan BCT dari bandara menuju berbagai titik di kota Balikpapan.

    “Selama ini BCT hanya melakukan drop-off di bandara. Sekarang kami lengkapi dengan fasilitas pick-up. Ini menjadi salah satu peningkatan layanan transportasi perkotaan di Balikpapan,” jelasnya.

    Fadli menjelaskan, animo masyarakat terhadap layanan BCT tergolong tinggi sejak pertama kali beroperasi. Oleh karena itu, peningkatan fasilitas terus dilakukan agar BCT dapat menjadi pilihan utama masyarakat dalam menggunakan transportasi publik.

    Selain itu, pengembangan layanan BCT juga sejalan dengan visi pemerintah kota untuk mendorong peralihan penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi umum yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

    “Langkah ini juga dinilai strategis mengingat posisi Balikpapan sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN),” imbuhnya.

    Seiring meningkatnya mobilitas masyarakat, konektivitas transportasi menjadi faktor penting dalam mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.

    Pemkot juga menyiapkan zona khusus pick-up dan drop-off di area bandara guna menciptakan sistem transportasi yang lebih tertib, aman, dan nyaman.

    “Melalui program ini, Pemkot Balikpapan turut mendukung upaya integrasi transportasi antar moda yang dicanangkan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia,” paparnya.

    Fadli menegaskan, keberhasilan pengembangan transportasi perkotaan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, operator transportasi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

    “Kami berharap kehadiran BCT dapat mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tuturnya. (Adv Diskominfo Balikpapan)

    (Sf/Lo)

    Diskominfo Kota Balikpapan

    BCT Kini Layani Penjemputan Penumpang di Bandara SAMS Sepinggan

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Lodya A
    10 Maret 2026 pukul 12:38 WITA

    Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan, Muhammad Fadli Fathurrahman. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan terus memperkuat layanan transportasi publik. Salah satunya melalui penambahan fasilitas penjemputan (pick-up) bagi layanan Balikpapan City Trans (BCT) di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan.

    Sebelumnya, layanan ini hanya melayani penurunan penumpang (drop-off) di area bandara. Penambahan fasilitas tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah kota meningkatkan konektivitas transportasi, sekaligus memberikan kemudahan akses bagi masyarakat dan penumpang pesawat yang datang ke Balikpapan.

    “Penambahan layanan ini merupakan respons atas tingginya kebutuhan masyarakat terhadap transportasi publik yang terintegrasi,” ucap Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan, Muhammad Fadli Fathurrahman kepada awak media, Selasa (10/3/2026).

    Menurutnya, selama ini BCT hanya diperbolehkan menurunkan penumpang di bandara. Dengan adanya fasilitas pick-up, masyarakat kini dapat langsung menggunakan BCT dari bandara menuju berbagai titik di kota Balikpapan.

    “Selama ini BCT hanya melakukan drop-off di bandara. Sekarang kami lengkapi dengan fasilitas pick-up. Ini menjadi salah satu peningkatan layanan transportasi perkotaan di Balikpapan,” jelasnya.

    Fadli menjelaskan, animo masyarakat terhadap layanan BCT tergolong tinggi sejak pertama kali beroperasi. Oleh karena itu, peningkatan fasilitas terus dilakukan agar BCT dapat menjadi pilihan utama masyarakat dalam menggunakan transportasi publik.

    Selain itu, pengembangan layanan BCT juga sejalan dengan visi pemerintah kota untuk mendorong peralihan penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi umum yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

    “Langkah ini juga dinilai strategis mengingat posisi Balikpapan sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN),” imbuhnya.

    Seiring meningkatnya mobilitas masyarakat, konektivitas transportasi menjadi faktor penting dalam mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.

    Pemkot juga menyiapkan zona khusus pick-up dan drop-off di area bandara guna menciptakan sistem transportasi yang lebih tertib, aman, dan nyaman.

    “Melalui program ini, Pemkot Balikpapan turut mendukung upaya integrasi transportasi antar moda yang dicanangkan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia,” paparnya.

    Fadli menegaskan, keberhasilan pengembangan transportasi perkotaan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, operator transportasi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

    “Kami berharap kehadiran BCT dapat mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tuturnya. (Adv Diskominfo Balikpapan)

    (Sf/Lo)