Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

    Wujudkan Swasembada Pangan di PPU, Mentan Amran Kucurkan Bantuan Rp149 Miliar untuk Petani

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    09 Mei 2025 pukul 19:11 WITA

    Salah satu bantuan yang diberikan Mentan, Amran Sulaiman kepada para petani PPU di Desa Gunung Mulia, Kecamatan Babulu, Jumat (9/5/2025).(Istimewa)

    Penajam - Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman menyalurkan berbagai bantuan secara simbolis kepada para petani di Desa Gunung Mulia, Kecamatan Babulu, Penajam Paser Utara (PPU), Jumat (9/5/2025).

    Bantuan yang diberikan berupa 29 traktor roda empat, 57 traktor roda dua, 15 rotavator, 17 rice transplanter, 58 unit pompa, 235 ton benih, 1.474 ton dolomit dan 5.896 liter pestisida.

    Total nilai anggaran yang dikucurkan untuk pengadaan seluruh bantuan itu mencapai Rp149 miliar. Dana itu juga telah mencakup pembiayaan Sistem Informasi Desa (SID), rekonstruksi dan olah lahan pertanian.

    “Ini merupakan bagian dari upaya serius pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan, khususnya di PPU,” ucap Amran Sulaiman.

    Ia berharap dengan adanya bantuan tersebut dapat mempercepat proses optimalisasi lahan tidur seluas 5.896 Hektare (Ha) yang tersebar di berbagai wilayah PPU.

    Percepatan ini penting karena daerah yang dikenal dengan sebutan Benuo Taka ini memiliki potensi besar menjadi wilayah lumbung pangan, tidak hanya bagi Kalimantan Timur (Kaltim) saja, tapi juga Ibu Kota Nusantara (IKN) di masa mendatang.

    “Mimpi kami adalah Kalimantan mandiri pangan, khususnya dalam komoditas beras,” ungkap Amran.

    Sementara Bupati PPU, Mudyat Noor mengaku sangat merasa terbantu dengan adanya pengalokasian bantuan dari kementan.

    Menurutnya, bantuan tersebut dinilai tidak hanya mempercepat optimalisasi lahan tidur saja, tapi juga dianggap mampu meningkatkan indeks pertanaman PPU yang semulanya 167 menjadi 250.

    Hal ini dikarenakan dukungan yang diberikan dalam bentuk bantuan alat dan benih itu dapat memudahkan pekerjaan para petani saat hendak menanam maupun memanen padi. “Kami dari pemerintah daerah menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada bapak mentan karena telah memberikan bantuan ini,” tandasnya.(Adv)

    (Sf/Lo)

    Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

    Wujudkan Swasembada Pangan di PPU, Mentan Amran Kucurkan Bantuan Rp149 Miliar untuk Petani

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    09 Mei 2025 pukul 19:11 WITA

    Salah satu bantuan yang diberikan Mentan, Amran Sulaiman kepada para petani PPU di Desa Gunung Mulia, Kecamatan Babulu, Jumat (9/5/2025).(Istimewa)

    Penajam - Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman menyalurkan berbagai bantuan secara simbolis kepada para petani di Desa Gunung Mulia, Kecamatan Babulu, Penajam Paser Utara (PPU), Jumat (9/5/2025).

    Bantuan yang diberikan berupa 29 traktor roda empat, 57 traktor roda dua, 15 rotavator, 17 rice transplanter, 58 unit pompa, 235 ton benih, 1.474 ton dolomit dan 5.896 liter pestisida.

    Total nilai anggaran yang dikucurkan untuk pengadaan seluruh bantuan itu mencapai Rp149 miliar. Dana itu juga telah mencakup pembiayaan Sistem Informasi Desa (SID), rekonstruksi dan olah lahan pertanian.

    “Ini merupakan bagian dari upaya serius pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan, khususnya di PPU,” ucap Amran Sulaiman.

    Ia berharap dengan adanya bantuan tersebut dapat mempercepat proses optimalisasi lahan tidur seluas 5.896 Hektare (Ha) yang tersebar di berbagai wilayah PPU.

    Percepatan ini penting karena daerah yang dikenal dengan sebutan Benuo Taka ini memiliki potensi besar menjadi wilayah lumbung pangan, tidak hanya bagi Kalimantan Timur (Kaltim) saja, tapi juga Ibu Kota Nusantara (IKN) di masa mendatang.

    “Mimpi kami adalah Kalimantan mandiri pangan, khususnya dalam komoditas beras,” ungkap Amran.

    Sementara Bupati PPU, Mudyat Noor mengaku sangat merasa terbantu dengan adanya pengalokasian bantuan dari kementan.

    Menurutnya, bantuan tersebut dinilai tidak hanya mempercepat optimalisasi lahan tidur saja, tapi juga dianggap mampu meningkatkan indeks pertanaman PPU yang semulanya 167 menjadi 250.

    Hal ini dikarenakan dukungan yang diberikan dalam bentuk bantuan alat dan benih itu dapat memudahkan pekerjaan para petani saat hendak menanam maupun memanen padi. “Kami dari pemerintah daerah menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada bapak mentan karena telah memberikan bantuan ini,” tandasnya.(Adv)

    (Sf/Lo)