Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

    Wujudkan Generasi Emas 2045, Pemkab PPU Tanggung Biaya Kuliah 11 Pelajar di BIM University

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rusdianto
    24 Agustus 2025 pukul 10:19 WITA

    Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setkab PPU, Nicko Herlambang saat menggelar pertemuan bersama penerima beasiswa dan orang tuanya (Dok: Humassetkabppu)

    Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memberikan beasiswa penuh kepada 11 pelajar terbaik daerah melalui kerja sama dengan Bali International Management (BIM) University.

    11 pelajar tersebut dinyatakan lolos sebagai penerima beasiswa akademik 2025/2026 setelah melewati proses seleksi yang ketat, mulai dari verifikasi berkas, tes tulis, motivation letter hingga wawancara. 

    Mereka terpilih dari 37 orang yang mendaftar dan satu diantaranya memilih mengundurkan diri setelah diterima di kampus lain.

    Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra,Nicko Herlambang menegaskan bahwa program ini merupakan investasi jangka panjang daerah untuk mencetak calon pemimpin dan profesional masa depan, sekaligus sebagai upaya untuk menyiapkan generasi muda yang kompetitif guna menyongsong visi Indonesia Emas 2045. 

    “Anak-anak kita ini adalah calon generasi emas 2045. Lewat program ini, mereka tidak hanya diberi kesempatan untuk melanjutkan studi, tapi juga dibekali keberanian untuk keluar daerah, memperluas wawasan dan berkompetisi di level yang lebih tinggi. Harapan terbesar kami, setelah sukses, mereka kembali untuk membangun dan berkontribusi bagi PPU dan Indonesia,” ucap Nicko dalam pekan ini.

    Beasiswa ini, kata dia, dirancang untuk memastikan para mahasiswa dapat fokus sepenuhnya pada studi tanpa memikirkan atau terbebani biaya.

    Tidak hanya sekadar menanggung biaya pendidikan, program ini juga menyediakan fasilitas tempat tinggal dan uang saku bulanan. 

    Pemkab PPU akan menanggung biaya pendidikan, sedangkan biaya tempat tinggal dan uang saku bulanan diberikan oleh BIM University, skema ini merupakan bentuk kerja sama yang dijalinkan pemerintah daerah dan BIM University guna menjamin keberlangsungan pembiayaan pendidikan secara lebih komprehensif.

    Dendra, salah satu penerima beasiswa yang merupakan lulusan SMK Negeri PPU asal Lawe-Lawe mengungkapkan rasa syukurnya. 

    “Tanpa beasiswa ini, beban keluarga akan sangat berat. Dukungan ini memungkinkan saya untuk fokus belajar dan berprestasi. Cita-cita saya setelah lulus adalah kembali ke PPU, membuka usaha, dan membantu menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat di sini,” ungkapnya penuh semangat.

    Program beasiswa kerja sama dengan BIM University ini tidak hanya sekadar bantuan pendidikan, tetapi merupakan sebuah langkah strategis untuk membuka akses seluas-luasnya bagi generasi muda PPU meraih mimpi mereka, sekaligus menjadi pondasi kokoh untuk mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045 dari daerah.(Adv)

    (Sf/Rs)

    Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

    Wujudkan Generasi Emas 2045, Pemkab PPU Tanggung Biaya Kuliah 11 Pelajar di BIM University

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rusdianto
    24 Agustus 2025 pukul 10:19 WITA

    Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setkab PPU, Nicko Herlambang saat menggelar pertemuan bersama penerima beasiswa dan orang tuanya (Dok: Humassetkabppu)

    Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memberikan beasiswa penuh kepada 11 pelajar terbaik daerah melalui kerja sama dengan Bali International Management (BIM) University.

    11 pelajar tersebut dinyatakan lolos sebagai penerima beasiswa akademik 2025/2026 setelah melewati proses seleksi yang ketat, mulai dari verifikasi berkas, tes tulis, motivation letter hingga wawancara. 

    Mereka terpilih dari 37 orang yang mendaftar dan satu diantaranya memilih mengundurkan diri setelah diterima di kampus lain.

    Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra,Nicko Herlambang menegaskan bahwa program ini merupakan investasi jangka panjang daerah untuk mencetak calon pemimpin dan profesional masa depan, sekaligus sebagai upaya untuk menyiapkan generasi muda yang kompetitif guna menyongsong visi Indonesia Emas 2045. 

    “Anak-anak kita ini adalah calon generasi emas 2045. Lewat program ini, mereka tidak hanya diberi kesempatan untuk melanjutkan studi, tapi juga dibekali keberanian untuk keluar daerah, memperluas wawasan dan berkompetisi di level yang lebih tinggi. Harapan terbesar kami, setelah sukses, mereka kembali untuk membangun dan berkontribusi bagi PPU dan Indonesia,” ucap Nicko dalam pekan ini.

    Beasiswa ini, kata dia, dirancang untuk memastikan para mahasiswa dapat fokus sepenuhnya pada studi tanpa memikirkan atau terbebani biaya.

    Tidak hanya sekadar menanggung biaya pendidikan, program ini juga menyediakan fasilitas tempat tinggal dan uang saku bulanan. 

    Pemkab PPU akan menanggung biaya pendidikan, sedangkan biaya tempat tinggal dan uang saku bulanan diberikan oleh BIM University, skema ini merupakan bentuk kerja sama yang dijalinkan pemerintah daerah dan BIM University guna menjamin keberlangsungan pembiayaan pendidikan secara lebih komprehensif.

    Dendra, salah satu penerima beasiswa yang merupakan lulusan SMK Negeri PPU asal Lawe-Lawe mengungkapkan rasa syukurnya. 

    “Tanpa beasiswa ini, beban keluarga akan sangat berat. Dukungan ini memungkinkan saya untuk fokus belajar dan berprestasi. Cita-cita saya setelah lulus adalah kembali ke PPU, membuka usaha, dan membantu menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat di sini,” ungkapnya penuh semangat.

    Program beasiswa kerja sama dengan BIM University ini tidak hanya sekadar bantuan pendidikan, tetapi merupakan sebuah langkah strategis untuk membuka akses seluas-luasnya bagi generasi muda PPU meraih mimpi mereka, sekaligus menjadi pondasi kokoh untuk mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045 dari daerah.(Adv)

    (Sf/Rs)