Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

    Usai Tanda Tangani SK Pembentukan, Komite Ekraf Komitmen Kembangkan Potensi Ekraf di PPU 

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Buniyamin
    09 Oktober 2024 pukul 14:23 WITA

    Pj Bupati PPU, Muhammad Zainal Arifin tandatangani SK pembentukan Komite Ekraf di Kantor Pemkab PPU, Rabu (9/10/2024). (Dok.Dian)

    Penajam - Komite Ekonomi Kreatif (Ekraf) Penajam Paser Utara (PPU) berkomitmen untuk mengembangkan potensi ekraf di Benuo Taka atau memiliki arti Halaman Kita dalam lima tahun ke depan.

    Komitmen itu dibentuk usai Penjabat (Pj) Bupati PPU, Muhammad Zainal Arifin melakukan penandatanganan Surat Keputusan (SK) pembentukan Komite Ekraf di Kantor Bupati PPU, Rabu (9/10/2024).

    Di mana penandatanganan itu menyatakan bahwa kelembagaan tersebut telah dianggap resmi dan menjadi bagian dari mitra pemerintah daerah untuk lima tahun kedepan.

    Ketua Komite Ekraf PPU, Rizal Ramadhan mengatakan pengesahan ini merupakan langkah penting dalam memajukan ekraf di wilayah yang berbatasan dengan Ibu Kota Nusantara (IKN) ini. Sebab dengan kehadiran IKN di PPU, ini merupakan sebuah peluang yang besar bagi pelaku ekraf.

    “Jadi saya sampaikan rasa terimakasih kepada Pj Bupati PPU atas dukungan dan gerak cepatnya karena telah mengesahkan lembaga ini guna memajukan ekraf di berbagai subsektor,” ucap Rizal, Rabu (9/10/2024).

    Rizal mengaku dengan eksistensi Komite Ekraf di PPU, mampu menjadi tempat mitra antara pemerintah, Instansi Swasta dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. 

    Pihaknya memiliki rencana membuka ruang diskusi dan bersinergi bersama 17 sub sektor, seperti pengembangan permainan, arsitektur, desain interior, musik, seni rupa, desain produk, fesyen, kuliner, film animasi dan video, desain komunikasi visual, fotografi, televisi, radio, kriya, periklanan, seni pertunjukan, penertiban dan aplikasi.

    “Kami siap mengemban tugas ini selama lima tahun kedepan dan kami sudah memiliki berbagai rencana yang akan kita lakukan, yakni melalui program bersama dengan stakeholder terkait, bahkan pelaku-pelaku ekraf juga kita libatkan, baik itu pelaku dari bidang kuliner, seni, kerajinan, pariwisata dan lainnya,” ungkap Rizal.

    Ia menyebut untuk memajukan pelaku ekraf dalam menghadapi hadirnya IKN di PPU, perlu dilakukan persiapan dari segi Sumber Daya Manusia (SDM) dan juga kualitas produk yang diproduksi maupun dipasarkan.

    Untuk itu, kata dia, besar harapan dari Komite Ekraf dengan pembentukan ini diharapkan pelaku ekraf semakin dimudahkan dalam meningkatkan kapasitas dan kualitasnya di setiap sub sektor. “Komite Ekraf siap membantu pelaku ekraf meningkatkan kualitas dan kapasitasnya,” pungkasnya. (adv)

    (Sf/By)

    Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

    Usai Tanda Tangani SK Pembentukan, Komite Ekraf Komitmen Kembangkan Potensi Ekraf di PPU 

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Buniyamin
    09 Oktober 2024 pukul 14:23 WITA

    Pj Bupati PPU, Muhammad Zainal Arifin tandatangani SK pembentukan Komite Ekraf di Kantor Pemkab PPU, Rabu (9/10/2024). (Dok.Dian)

    Penajam - Komite Ekonomi Kreatif (Ekraf) Penajam Paser Utara (PPU) berkomitmen untuk mengembangkan potensi ekraf di Benuo Taka atau memiliki arti Halaman Kita dalam lima tahun ke depan.

    Komitmen itu dibentuk usai Penjabat (Pj) Bupati PPU, Muhammad Zainal Arifin melakukan penandatanganan Surat Keputusan (SK) pembentukan Komite Ekraf di Kantor Bupati PPU, Rabu (9/10/2024).

    Di mana penandatanganan itu menyatakan bahwa kelembagaan tersebut telah dianggap resmi dan menjadi bagian dari mitra pemerintah daerah untuk lima tahun kedepan.

    Ketua Komite Ekraf PPU, Rizal Ramadhan mengatakan pengesahan ini merupakan langkah penting dalam memajukan ekraf di wilayah yang berbatasan dengan Ibu Kota Nusantara (IKN) ini. Sebab dengan kehadiran IKN di PPU, ini merupakan sebuah peluang yang besar bagi pelaku ekraf.

    “Jadi saya sampaikan rasa terimakasih kepada Pj Bupati PPU atas dukungan dan gerak cepatnya karena telah mengesahkan lembaga ini guna memajukan ekraf di berbagai subsektor,” ucap Rizal, Rabu (9/10/2024).

    Rizal mengaku dengan eksistensi Komite Ekraf di PPU, mampu menjadi tempat mitra antara pemerintah, Instansi Swasta dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. 

    Pihaknya memiliki rencana membuka ruang diskusi dan bersinergi bersama 17 sub sektor, seperti pengembangan permainan, arsitektur, desain interior, musik, seni rupa, desain produk, fesyen, kuliner, film animasi dan video, desain komunikasi visual, fotografi, televisi, radio, kriya, periklanan, seni pertunjukan, penertiban dan aplikasi.

    “Kami siap mengemban tugas ini selama lima tahun kedepan dan kami sudah memiliki berbagai rencana yang akan kita lakukan, yakni melalui program bersama dengan stakeholder terkait, bahkan pelaku-pelaku ekraf juga kita libatkan, baik itu pelaku dari bidang kuliner, seni, kerajinan, pariwisata dan lainnya,” ungkap Rizal.

    Ia menyebut untuk memajukan pelaku ekraf dalam menghadapi hadirnya IKN di PPU, perlu dilakukan persiapan dari segi Sumber Daya Manusia (SDM) dan juga kualitas produk yang diproduksi maupun dipasarkan.

    Untuk itu, kata dia, besar harapan dari Komite Ekraf dengan pembentukan ini diharapkan pelaku ekraf semakin dimudahkan dalam meningkatkan kapasitas dan kualitasnya di setiap sub sektor. “Komite Ekraf siap membantu pelaku ekraf meningkatkan kualitas dan kapasitasnya,” pungkasnya. (adv)

    (Sf/By)