Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara
Ilustrasi cathlab (Muhammad Sahrul/Seputarfakta.com)
Penajam - Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Putri Botung (RAPB) Penajam Paser Utara (PPU), dr Lukasiwan Eddy Saputro mengaku salah satu program unggulannya adalah penyediaan layanan Catheterization Laboratory (Cathlab) atau kateterisasi jantung.
Penyediaan cathlab ini sebagai bentuk peningkatan pelayanan kesehatan dan menjadi prioritas dari program unggulan RSUD RAPB di 2024 ini untuk dapat segera direalisasikan.
“Cathlab rencana tahun ini menjadi prioritas program unggulan RSUD, walaupun memang belum ada, paling tidak menjadi fokus utama,” kata dr Lukasiawan, Sabtu (4/5/2024).
Dengan demikian, upaya tengah dilakukan RSUD RAPB untuk mendapatkan bantuan alat chatlab dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Untuk mendapatkan bantuan ini, syarat yang harus dipenuhi berupa tersediannya bangunan gedung cathlab dan sumber daya manusia (SDM).
Ia merencanakan tahun ini sudah menyiapkan perencanaan, gambar bangungan, Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan rancang bangunan rinci atau Detail Engineering Design (DED) untuk gedung cathlab.
“Dari SDM kita punya dua spesialis jantung, untuk gedungnya tahun ini perencanaannya dan akan diusulkan di tahun depan apakah melalui APBD murni atau Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN,” pungkasnya. (adv)
(Sf/By)
Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

Ilustrasi cathlab (Muhammad Sahrul/Seputarfakta.com)
Penajam - Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Putri Botung (RAPB) Penajam Paser Utara (PPU), dr Lukasiwan Eddy Saputro mengaku salah satu program unggulannya adalah penyediaan layanan Catheterization Laboratory (Cathlab) atau kateterisasi jantung.
Penyediaan cathlab ini sebagai bentuk peningkatan pelayanan kesehatan dan menjadi prioritas dari program unggulan RSUD RAPB di 2024 ini untuk dapat segera direalisasikan.
“Cathlab rencana tahun ini menjadi prioritas program unggulan RSUD, walaupun memang belum ada, paling tidak menjadi fokus utama,” kata dr Lukasiawan, Sabtu (4/5/2024).
Dengan demikian, upaya tengah dilakukan RSUD RAPB untuk mendapatkan bantuan alat chatlab dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Untuk mendapatkan bantuan ini, syarat yang harus dipenuhi berupa tersediannya bangunan gedung cathlab dan sumber daya manusia (SDM).
Ia merencanakan tahun ini sudah menyiapkan perencanaan, gambar bangungan, Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan rancang bangunan rinci atau Detail Engineering Design (DED) untuk gedung cathlab.
“Dari SDM kita punya dua spesialis jantung, untuk gedungnya tahun ini perencanaannya dan akan diusulkan di tahun depan apakah melalui APBD murni atau Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN,” pungkasnya. (adv)
(Sf/By)