Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara
Rakor TIMPORA PPU 2024 tentang pengawasan keberadaan orang asing (Humas Pemkab PPU/Seputarfakta.com)
Penajam - Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Penajam Paser Utara (PPU) menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama Kantor Imigrasi Kelas I Tim Pemeriksaan Imgrasi (TPI) Balikpapan, di Aula Hotel Ika Petung, Selasa (7/5/2024) lalu.
Rakor ini dalam rangka menyiapkan langkah-langkah untuk meningkatkan pengawasan terhadap orang asing.
Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) PPU, Anang Widianto mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk sinergitas dalam pengawasan orang asing di wilayah PPU.
“ini penting dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah PPU,” katanya.
Kepala Seksi (Kasi) Intelejen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Balikpapan, Doni Purwokohadi Sandra Dewa mengaku pengawasan harus dilakukan karena PPU bakal menjadi daerah yang bisa saja bakal dilirik banyak orang asing nantinya.
Ini dikarenakan keberadaan Ibukota Negara Nusantara (IKN) di PPU dan ini turut dapat menarik perhatian.
“Saat ini, memang belum terlihat adanya Warga Negara Asing (WNA) yang terlibat dalam pembangunan IKN Nusantara. Tapi, kita tidak mengetahui kapan para investor dari luar negeri akan mulai berinvestasi dan membawa tenaga asingnya ke wilayah IKN,” tandasnya.
Melalui rakor ini, nantinya bakal ada tindak lanjut terkait sinkronisasi data warga asing di PPU untuk peningkatan pengawasan dan pencegahan pelanggaran yang diperbuat. (adv)
(Sf/By)
Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

Rakor TIMPORA PPU 2024 tentang pengawasan keberadaan orang asing (Humas Pemkab PPU/Seputarfakta.com)
Penajam - Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Penajam Paser Utara (PPU) menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama Kantor Imigrasi Kelas I Tim Pemeriksaan Imgrasi (TPI) Balikpapan, di Aula Hotel Ika Petung, Selasa (7/5/2024) lalu.
Rakor ini dalam rangka menyiapkan langkah-langkah untuk meningkatkan pengawasan terhadap orang asing.
Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) PPU, Anang Widianto mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk sinergitas dalam pengawasan orang asing di wilayah PPU.
“ini penting dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah PPU,” katanya.
Kepala Seksi (Kasi) Intelejen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Balikpapan, Doni Purwokohadi Sandra Dewa mengaku pengawasan harus dilakukan karena PPU bakal menjadi daerah yang bisa saja bakal dilirik banyak orang asing nantinya.
Ini dikarenakan keberadaan Ibukota Negara Nusantara (IKN) di PPU dan ini turut dapat menarik perhatian.
“Saat ini, memang belum terlihat adanya Warga Negara Asing (WNA) yang terlibat dalam pembangunan IKN Nusantara. Tapi, kita tidak mengetahui kapan para investor dari luar negeri akan mulai berinvestasi dan membawa tenaga asingnya ke wilayah IKN,” tandasnya.
Melalui rakor ini, nantinya bakal ada tindak lanjut terkait sinkronisasi data warga asing di PPU untuk peningkatan pengawasan dan pencegahan pelanggaran yang diperbuat. (adv)
(Sf/By)