Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara
Aktivitas belajar siswa SD (Seputarfakta.com/Muhammad Sahrul)
Penajam - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) menyiapkan 9.000 seragam sekolah gratis untuk jenjang PAUD, SD dan SMP yang akan direalisasikan pada 2024 ini.
Kepala Bidang Sapras Disdikpora Kabupaten PPU, Syamsul Adha mengatakan program seragam sekolah gratis sudah mulai berjalan.
Kini masih tahap awal melalui proses negosiasi e-katalog dengan pihak ketiga. “Sementara ini masih proses awal, masih menunggu tahapan berikutnya,” katanya, Senin (22/4/2024).
Dari 9.000 seragam sekolah ini akan disesuaikan dengan jenjangnya. Untuk PAUD atau TK berupa sepatu, tas dan baju batik khas daerah.
Sementara untuk SD dan SMP berupa seragam nasional merah putih, dasi, topi, spatu, tas dan seragam pramuka.
Jumlahnya, untuk PAUD sekitar 4.000 sampai 5.000 seragam, SD sekitar 3.000 dan SMP 2.500. Jumlah ini masih menyesuaikan karena fluktuatif yang diambil dari data jumlah siswa tahun lalu dan akan dilakukan perbandingan.
“Jadi yang mendapatkan nanti siswa yang akan lulus, jadi seragam sekolahnya menyesuaikan dengan jenjang yang dia lanjutkan,” tuturnya.
Seragam ini, kata dia, diperuntukan untuk siswa baru dan kurang mampu yang tercatat di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Data dari sekolah yang diinput di kolektifkan dengan Dinas Sosial (Dinsos) untuk masuk dalam DTKS.
Untuk tahap pembagian seragam sekolah, ia memastikan beberapa bulan ke depan akan segera direalisasikan.
Ia pun memperkirakan akan dilaksanakan pada awal Agustus 2024. “Melihat waktunya saat ini, memungkin untuk dibagikan sebelum berlanjut di tahun ajaran baru. Sudah dilakukan survei dengan penjahit yang mampu memproduksi 10.000 per hari,” pungkasnya. (adv)
(Sf/by)
Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

Aktivitas belajar siswa SD (Seputarfakta.com/Muhammad Sahrul)
Penajam - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) menyiapkan 9.000 seragam sekolah gratis untuk jenjang PAUD, SD dan SMP yang akan direalisasikan pada 2024 ini.
Kepala Bidang Sapras Disdikpora Kabupaten PPU, Syamsul Adha mengatakan program seragam sekolah gratis sudah mulai berjalan.
Kini masih tahap awal melalui proses negosiasi e-katalog dengan pihak ketiga. “Sementara ini masih proses awal, masih menunggu tahapan berikutnya,” katanya, Senin (22/4/2024).
Dari 9.000 seragam sekolah ini akan disesuaikan dengan jenjangnya. Untuk PAUD atau TK berupa sepatu, tas dan baju batik khas daerah.
Sementara untuk SD dan SMP berupa seragam nasional merah putih, dasi, topi, spatu, tas dan seragam pramuka.
Jumlahnya, untuk PAUD sekitar 4.000 sampai 5.000 seragam, SD sekitar 3.000 dan SMP 2.500. Jumlah ini masih menyesuaikan karena fluktuatif yang diambil dari data jumlah siswa tahun lalu dan akan dilakukan perbandingan.
“Jadi yang mendapatkan nanti siswa yang akan lulus, jadi seragam sekolahnya menyesuaikan dengan jenjang yang dia lanjutkan,” tuturnya.
Seragam ini, kata dia, diperuntukan untuk siswa baru dan kurang mampu yang tercatat di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Data dari sekolah yang diinput di kolektifkan dengan Dinas Sosial (Dinsos) untuk masuk dalam DTKS.
Untuk tahap pembagian seragam sekolah, ia memastikan beberapa bulan ke depan akan segera direalisasikan.
Ia pun memperkirakan akan dilaksanakan pada awal Agustus 2024. “Melihat waktunya saat ini, memungkin untuk dibagikan sebelum berlanjut di tahun ajaran baru. Sudah dilakukan survei dengan penjahit yang mampu memproduksi 10.000 per hari,” pungkasnya. (adv)
(Sf/by)