Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara
Kantor Disdikpora PPU.(Dok.Emmat)
Penajam - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Penajam Paser Utara (PPU) berencana menambah dua m Taman Kanak-kanak (TK) berstatus negeri pada 2025 mendatang.
Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Non-formal Disdikpora PPU, Durajat mengatakan saat ini jumlah TK saat ini berjumlah 150.
Tetap berdasarkan data dari Data Pokok Pendidikan (Dapodik), pendidikan di tingkat TK yang statusnya negeri masih terbilang sedikit, hanya berjumlah dua yang berada di Kecamatan Penajam dan Babulu, sedangkan 148 TK berstatus swasta yang dikelola oleh yayasan.
“Idealnya di setiap kecamatan itu setidaknya mempunyai satu TK negeri, sehingga kami berencana menambah dua lagi pada 2025 nanti. Rencananya satu dibangun di Penajam menggunakan lahan milik sendiri, sedangkan satunya Sekolah Handayani I di Kelurahan Petung yang merupakan TK swasta yang akan kita jadikan negeri karena sekolah tersebut telah memenuhi syarat,“ ucap Durajat, Rabu (18/9/2024).
Tidak hanya berfokus pada penambahan jumlah sekolah saja, m Disdikpora PPU berupaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga pendidik, baik itu Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun yang honorer.
“Persoalan pertama rata-rata tenaga pendidik kita ini sebagian besar statusnya bukan PNS, kedua adalah tingkat pendidikan karena dari 673 guru di PPU, hanya 200 lebih yang tamatan SMA dan SMK sederajat,” ungkap Durajat.
Menurutnya, tidak heran banyaknya jumlah TK yang masih berstatus swasta tidak hanya di PPU saja, tetapi juga hampir di seluruh kabupaten/kota di Indonesia.
Maka dari itu ia meminta adanya intervensi dari Pemerintah Kabupaten PPU untuk memberikan beasiswa kepada tenaga pendidik, terutama yang mengajar anak-anak usia dini. (adv)
(Sf/By)
Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

Kantor Disdikpora PPU.(Dok.Emmat)
Penajam - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Penajam Paser Utara (PPU) berencana menambah dua m Taman Kanak-kanak (TK) berstatus negeri pada 2025 mendatang.
Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Non-formal Disdikpora PPU, Durajat mengatakan saat ini jumlah TK saat ini berjumlah 150.
Tetap berdasarkan data dari Data Pokok Pendidikan (Dapodik), pendidikan di tingkat TK yang statusnya negeri masih terbilang sedikit, hanya berjumlah dua yang berada di Kecamatan Penajam dan Babulu, sedangkan 148 TK berstatus swasta yang dikelola oleh yayasan.
“Idealnya di setiap kecamatan itu setidaknya mempunyai satu TK negeri, sehingga kami berencana menambah dua lagi pada 2025 nanti. Rencananya satu dibangun di Penajam menggunakan lahan milik sendiri, sedangkan satunya Sekolah Handayani I di Kelurahan Petung yang merupakan TK swasta yang akan kita jadikan negeri karena sekolah tersebut telah memenuhi syarat,“ ucap Durajat, Rabu (18/9/2024).
Tidak hanya berfokus pada penambahan jumlah sekolah saja, m Disdikpora PPU berupaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga pendidik, baik itu Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun yang honorer.
“Persoalan pertama rata-rata tenaga pendidik kita ini sebagian besar statusnya bukan PNS, kedua adalah tingkat pendidikan karena dari 673 guru di PPU, hanya 200 lebih yang tamatan SMA dan SMK sederajat,” ungkap Durajat.
Menurutnya, tidak heran banyaknya jumlah TK yang masih berstatus swasta tidak hanya di PPU saja, tetapi juga hampir di seluruh kabupaten/kota di Indonesia.
Maka dari itu ia meminta adanya intervensi dari Pemerintah Kabupaten PPU untuk memberikan beasiswa kepada tenaga pendidik, terutama yang mengajar anak-anak usia dini. (adv)
(Sf/By)