Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

    Setelah Evaluasi Triwulan II, Pj Bupati PPU Gelar Rakor Bersama Pimpinan OPD

    Redaktur:Rusdianto
    22 Maret 2024 pukul 21:46 WITA

    Pj Bupati PPU, Makmur Marbun memimpin rapat koordinasi bersama para pejabat di lingkungan pemerintah setempat. (HumasPemkabPPU)

    Penajam – Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun kumpulkan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lantai III Kantor Bupati PPU, Jumat (23/3/2024).

    Rapat Koordinasi (Rakor) secara internal dilakukan, setelah Pj Bupati PPU menjalani evaluasi triwulan ke II di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia.

    Rakor ini digelar dalam rangka tindaklanjut dari hasil evaluasi kinerja triwulan II dari mendapatkan beberapa catatan kepada pemerintah setempat. 

    Pj Bupati PPU, Makmur Marbun disela-sela kegiatam mengatakan bahwa dirinya bersyukur karena laporan kinerja pemerintah pada evaluasi triwulan ke II memperoleh apresiasi dari seluruh tim evaluator Kemendagri. 

    Namun, masih ada beberapa catatan kepada yang diberikan jajaran Kemendagri yang perlu di benahi. 

    “Kerja kita memang diakui sudah bagus tetapi dari catatan yang diberikan kepada Pemda PPU, masih ada yang perlu kita benahi bersama. Salah satunya seperti terkait suplai data di PPU yang masih kurang,” ungkap Makmur. 

    Untuk itu Makmur Marbun minta kepada seluruh kepala OPD terkait agar lebih teliti jika laporan itu manyangkut data, karena evalusasi bukan evaluasi di tingkat daerah tetapi langsung di tingkat nasional dari tim evaluator Kemendagri.

    Sehingga, apabila melaporkan kinerja tanpa didasari data pendukung yang tepat maka bisa dikatakan laporan tersebut hanya dianggap asal-asalan.

    “Makanya persoalan ini saya koreksi betul. Karena jangan sampai data-data yang kita berikan baik terkait data penduduk miskin, data pengangguran, data inflasi dan sebagainya itu harus lengkap,” pintanya. 

    Ditambahkannya bahwa dalam evaluasi yang dilaksanakan beberapa hari sebelumnya, selain PPU telah memperoleh apresiasi dari Kemendagri. Pelaksanaaan laporan kinerja pemerintah daerah juga direkomendasikan Kemendagri untuk menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia sebagai konsep penyusunan laporan yang baik.

    “Ini adalah satu kebanggaan bagi kita karena laporan kita diakui. Terimakasih kepada seluruh perangkat daerah di PPU,” ucapnya.

    Seperti diketahui, Pj Bupati PPU Makmur Makbun, Rabu, (20/3/22) telah menjalani evaluasi kinerja Triwulan II atas pelaksanaan tugas selama menjabat di PPU. 

    Dalam evaluasi ini meliputi beberapa aspek peting diantaranya dari aspek pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan yang mempedomani 10 indikator prioritas di dalam nya seperti terkait inflasi, stunting, kesehatan dan sebagainya. (Adv)

    Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

    Setelah Evaluasi Triwulan II, Pj Bupati PPU Gelar Rakor Bersama Pimpinan OPD

    Redaktur:Rusdianto
    22 Maret 2024 pukul 21:46 WITA

    Pj Bupati PPU, Makmur Marbun memimpin rapat koordinasi bersama para pejabat di lingkungan pemerintah setempat. (HumasPemkabPPU)

    Penajam – Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun kumpulkan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lantai III Kantor Bupati PPU, Jumat (23/3/2024).

    Rapat Koordinasi (Rakor) secara internal dilakukan, setelah Pj Bupati PPU menjalani evaluasi triwulan ke II di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia.

    Rakor ini digelar dalam rangka tindaklanjut dari hasil evaluasi kinerja triwulan II dari mendapatkan beberapa catatan kepada pemerintah setempat. 

    Pj Bupati PPU, Makmur Marbun disela-sela kegiatam mengatakan bahwa dirinya bersyukur karena laporan kinerja pemerintah pada evaluasi triwulan ke II memperoleh apresiasi dari seluruh tim evaluator Kemendagri. 

    Namun, masih ada beberapa catatan kepada yang diberikan jajaran Kemendagri yang perlu di benahi. 

    “Kerja kita memang diakui sudah bagus tetapi dari catatan yang diberikan kepada Pemda PPU, masih ada yang perlu kita benahi bersama. Salah satunya seperti terkait suplai data di PPU yang masih kurang,” ungkap Makmur. 

    Untuk itu Makmur Marbun minta kepada seluruh kepala OPD terkait agar lebih teliti jika laporan itu manyangkut data, karena evalusasi bukan evaluasi di tingkat daerah tetapi langsung di tingkat nasional dari tim evaluator Kemendagri.

    Sehingga, apabila melaporkan kinerja tanpa didasari data pendukung yang tepat maka bisa dikatakan laporan tersebut hanya dianggap asal-asalan.

    “Makanya persoalan ini saya koreksi betul. Karena jangan sampai data-data yang kita berikan baik terkait data penduduk miskin, data pengangguran, data inflasi dan sebagainya itu harus lengkap,” pintanya. 

    Ditambahkannya bahwa dalam evaluasi yang dilaksanakan beberapa hari sebelumnya, selain PPU telah memperoleh apresiasi dari Kemendagri. Pelaksanaaan laporan kinerja pemerintah daerah juga direkomendasikan Kemendagri untuk menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia sebagai konsep penyusunan laporan yang baik.

    “Ini adalah satu kebanggaan bagi kita karena laporan kita diakui. Terimakasih kepada seluruh perangkat daerah di PPU,” ucapnya.

    Seperti diketahui, Pj Bupati PPU Makmur Makbun, Rabu, (20/3/22) telah menjalani evaluasi kinerja Triwulan II atas pelaksanaan tugas selama menjabat di PPU. 

    Dalam evaluasi ini meliputi beberapa aspek peting diantaranya dari aspek pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan yang mempedomani 10 indikator prioritas di dalam nya seperti terkait inflasi, stunting, kesehatan dan sebagainya. (Adv)