Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara
Kantor Dishanpan PPU.(Istimewa)
Penajam - Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) Penajam Paser Utara (PPU) akan menyalurkan bantuan asupan pangan atau bahan makanan untuk anak kurang gizi di Puskesmas Gunung Intan, Puskesmas Maridan, Puskesmas Sontek dan Aula di Kecamatan Waru pada 13 September 2024.
Pelaksana Teknis (Plt) Sekretaris Dishanpan PPU, Musaha mengatakan menyediakan bahan makanan berupa beras, telur, tepung terigu, gula merah, gula pasir, kacang hijau, minyak goreng dan lainnya. Bahan-bahan itu akan diberikan kepada 360 anak kurang gizi se-Kabupaten PPU.
“Dalam penyaluran bantuan asupan pangan untuk anak kurang gizi itu, kita bekerjasama dengan pemerintah desa dan puskesmas setempat untuk melakukan pengawasan agar pemberiaan bantuan makanan itu lebih tepat sasaran,” ucap Musaha, Kamis (12/9/2024).
Ia menjelaskan, besaran bantuan yang akan diterima oleh penerima manfaat, yakni satu anak akan mendapat bantuan sejumlah beras seberat 15 Kilogram (Kg), kacang hijau 4 Kg, gula pasir 1 Kg, tepung terigu 1 Kg, Minyak goreng empat liter, gula merah empat bungkus dan telur sebanyak empat rak.
Lanjut dia, pemberian bantuan asupan pangan ini merupakan upaya dan langkah pemerintah daerah dalam mencegah stunting agar anak-anak tumbuh kembang anak sesuai dengan umurnya.
Musaha menyebut stunting ini merupakan permasalahan yang sering terjadi di kalangan anak-anak. Sebab permasalahannya adalah masalah gizi atau kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang, sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak.
“Ini upaya kita bersama dalam mencegah stunting pada anak-anak, ini juga menandakan bahwa Pemerintah Daerah PPU hadir dalam pengentasan gizi buruk salah satu upayanya yang dilaksanakan adalah pemberiaan bahan makanan sebagai pemenuhan gizi,” ungkap Musaha.
Selain itu, pihaknya juga akan menggelar kembali kegiatan pemberian bantuan asupan pangan pada 17 September 2024 di Puskesmas Sepaku III, Kelurahan Petung dan Kelurahan Penajam.
“Dalam penyaluran bantuan ini nantinya akan melalui dua tahapan, jadi untuk satu anak bantuannya dibagi dua atau dua tahapan saat menerima bantuannya. Pada 13-17 September itu masih tahap pertama, sedangkan tahap keduanya belum dipastikan karena kita masih menunggu jadwal dari tim kelompok kerja,” pungkasnya. (Adv)
(Sf/By)
Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

Kantor Dishanpan PPU.(Istimewa)
Penajam - Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) Penajam Paser Utara (PPU) akan menyalurkan bantuan asupan pangan atau bahan makanan untuk anak kurang gizi di Puskesmas Gunung Intan, Puskesmas Maridan, Puskesmas Sontek dan Aula di Kecamatan Waru pada 13 September 2024.
Pelaksana Teknis (Plt) Sekretaris Dishanpan PPU, Musaha mengatakan menyediakan bahan makanan berupa beras, telur, tepung terigu, gula merah, gula pasir, kacang hijau, minyak goreng dan lainnya. Bahan-bahan itu akan diberikan kepada 360 anak kurang gizi se-Kabupaten PPU.
“Dalam penyaluran bantuan asupan pangan untuk anak kurang gizi itu, kita bekerjasama dengan pemerintah desa dan puskesmas setempat untuk melakukan pengawasan agar pemberiaan bantuan makanan itu lebih tepat sasaran,” ucap Musaha, Kamis (12/9/2024).
Ia menjelaskan, besaran bantuan yang akan diterima oleh penerima manfaat, yakni satu anak akan mendapat bantuan sejumlah beras seberat 15 Kilogram (Kg), kacang hijau 4 Kg, gula pasir 1 Kg, tepung terigu 1 Kg, Minyak goreng empat liter, gula merah empat bungkus dan telur sebanyak empat rak.
Lanjut dia, pemberian bantuan asupan pangan ini merupakan upaya dan langkah pemerintah daerah dalam mencegah stunting agar anak-anak tumbuh kembang anak sesuai dengan umurnya.
Musaha menyebut stunting ini merupakan permasalahan yang sering terjadi di kalangan anak-anak. Sebab permasalahannya adalah masalah gizi atau kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang, sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak.
“Ini upaya kita bersama dalam mencegah stunting pada anak-anak, ini juga menandakan bahwa Pemerintah Daerah PPU hadir dalam pengentasan gizi buruk salah satu upayanya yang dilaksanakan adalah pemberiaan bahan makanan sebagai pemenuhan gizi,” ungkap Musaha.
Selain itu, pihaknya juga akan menggelar kembali kegiatan pemberian bantuan asupan pangan pada 17 September 2024 di Puskesmas Sepaku III, Kelurahan Petung dan Kelurahan Penajam.
“Dalam penyaluran bantuan ini nantinya akan melalui dua tahapan, jadi untuk satu anak bantuannya dibagi dua atau dua tahapan saat menerima bantuannya. Pada 13-17 September itu masih tahap pertama, sedangkan tahap keduanya belum dipastikan karena kita masih menunggu jadwal dari tim kelompok kerja,” pungkasnya. (Adv)
(Sf/By)