Cari disini...
Seputarfakta.com - Agus Saputra -
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara
Bupati PPU, Mudyat Noor (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Rencana pembangunan Sekolah Taruna Nusantara di Penajam Paser Utara (PPU) diperkirakan dimulai pada 2026 mendatang.
Bupati PPU, Mudyat Noor menyatakan sudah membuat rekomendasi sebagai bentuk dukungan dari pemerintah daerah (pemda) terhadap rencana pembangunan Sekolah Taruna Nusantara yang diajukan pemerintah pusat.
“Begitu rencananya masuk, kita langsung membuatkan rekomendasi. Insyaallah tahun depan sudah bisa dibangun,” ucap Mudyat, Selasa (29/7/2025).
Kini pemda tengah mempersiapkan lokasi strategis yang akan dijadikan sebagai tempat pembangunan Sekolah Taruna Nusantara. Mudyat melihat tiga lokasi yang dinilai cocok, yakni di kawasan Kantor Bupati PPU, Bank Tanah dan sekitaran wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Rencana pembangunan Sekolah Taruna Nusantara ini tinggal posisinya aja lagi, kita maunya dekat-dekat sini (kantor bupati) karena masih banyak lahan luas. Kalau ditanya lokasi yang potensial,” terangnya.
Sementara Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkab PPU, Nicko Herlambang menilai keberadaan Sekolah Taruna Nusantara dapat memberikan dampak besar terhadap kemajuan sektor pendidikan.
Kehadiran infrastruktur pendidikan tersebut diyakini dapat memperluas akses pembelajaran karena menyajikan berbagai pilihan pendidikan, terutama bagi masyarakat di PPU.
“Kehadiran Sekolah Taruna Nusantara menjadi opsi cukup baik. Artinya menu fasilitas pendidikan di PPU terbilang cukup lengkap dengan adanya Sekolah Rakyat, Sekolah Taruna Nusantara, universitas baru hingga beberapa sekolah swasta,” beber Nicko.
Sekolah Taruna Nusantara diharapkan mampu membentuk karakter kepemimpinan hingga pembinaan fisik dan ketahanan mental dengan menerapkan pola hidup yang teratur, serta disiplin selayaknya di lingkungan militer.
Lembaga pendidikan itu juga diyakini dapat mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, tangguh dan berintegritas tinggi, sehingga diharapkan tidak hanya siap bersaing di tingkat nasional, tapi juga mampu memimpin berbagai sektor di masa depan, terutama dalam mendukung pembangunan IKN. (Adv)
(Sf/Lo)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Agus Saputra -
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

Bupati PPU, Mudyat Noor (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Rencana pembangunan Sekolah Taruna Nusantara di Penajam Paser Utara (PPU) diperkirakan dimulai pada 2026 mendatang.
Bupati PPU, Mudyat Noor menyatakan sudah membuat rekomendasi sebagai bentuk dukungan dari pemerintah daerah (pemda) terhadap rencana pembangunan Sekolah Taruna Nusantara yang diajukan pemerintah pusat.
“Begitu rencananya masuk, kita langsung membuatkan rekomendasi. Insyaallah tahun depan sudah bisa dibangun,” ucap Mudyat, Selasa (29/7/2025).
Kini pemda tengah mempersiapkan lokasi strategis yang akan dijadikan sebagai tempat pembangunan Sekolah Taruna Nusantara. Mudyat melihat tiga lokasi yang dinilai cocok, yakni di kawasan Kantor Bupati PPU, Bank Tanah dan sekitaran wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Rencana pembangunan Sekolah Taruna Nusantara ini tinggal posisinya aja lagi, kita maunya dekat-dekat sini (kantor bupati) karena masih banyak lahan luas. Kalau ditanya lokasi yang potensial,” terangnya.
Sementara Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkab PPU, Nicko Herlambang menilai keberadaan Sekolah Taruna Nusantara dapat memberikan dampak besar terhadap kemajuan sektor pendidikan.
Kehadiran infrastruktur pendidikan tersebut diyakini dapat memperluas akses pembelajaran karena menyajikan berbagai pilihan pendidikan, terutama bagi masyarakat di PPU.
“Kehadiran Sekolah Taruna Nusantara menjadi opsi cukup baik. Artinya menu fasilitas pendidikan di PPU terbilang cukup lengkap dengan adanya Sekolah Rakyat, Sekolah Taruna Nusantara, universitas baru hingga beberapa sekolah swasta,” beber Nicko.
Sekolah Taruna Nusantara diharapkan mampu membentuk karakter kepemimpinan hingga pembinaan fisik dan ketahanan mental dengan menerapkan pola hidup yang teratur, serta disiplin selayaknya di lingkungan militer.
Lembaga pendidikan itu juga diyakini dapat mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, tangguh dan berintegritas tinggi, sehingga diharapkan tidak hanya siap bersaing di tingkat nasional, tapi juga mampu memimpin berbagai sektor di masa depan, terutama dalam mendukung pembangunan IKN. (Adv)
(Sf/Lo)