Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

    Sekda PPU Ajak Masyarakat Gunakan Hak Pilihnya di Pilkada 27 November nanti

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rusdianto
    15 September 2024 pukul 16:28 WITA

    Sekda PPU, Tohar.(Istimewa).

    Penajam - Sekretaris Daerah (Sekda) Penajam Paser Utara (PPU), Tohar mengajak seluruh masyarakat menggunakan hak pilihnya untuk menyukseskan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada 27 November 2024 mendatang.

    “Sebagai bagian dari unsur pemerintah, saya meminta masyarakat antusias berpartisipasi dalam pemilihan terutama bagi masyarakat yang sudah memenuhi syarat sebagai pemilih untuk bisa menggunakan atau memanfaatkan hak politiknya,” ucap Tohar belum lama ini.

    Kata Tohar, Pilkada merupakan momen penting bagi kemajuan daerah. Di mana kesuksesannya, bergantung pada partisipasi masyarakat. Sebab kesuksesan Pilkada di kabupaten yang memiliki semboyan ‘Benuo Taka’ ini, jika tingkat partisipasi masyarakat begitu tinggi, maka telah mencerminkan kepercayaan dan pondasi publik terhadap proses demokrasi.

    “Saat masyarakat aktif berpartisipasi, baik dalam memilih maupun mengawasi berlangsungnya pemilihan. Maka hasil yang diterima lebih merepresentasikan keinginan bersama,” ungkap Tohar.

    Ia juga menekankan, bahwa masyarakat tetap menjaga persatuan dan kesatuan selama pelaksanaan Pilkada. Lanjut dia, masyarakat juga jangan mudah terpecah belah hanya dikarenakan memilih calon kepala daerah yang berbeda.

    “Ketika pemilihan pasti akan ada perbedaan memilih calon, tetapi jangan sampai mengorban persatuan dan kesatuan diantara kita, karena daerah ini memerlukan keamanan, kekompakan dan ketertiban seluruh komponen,” jelas Tohar.

    Ia pun mengajak semua peserta kontestan, baik itu calon Bupati dan Wakil Bupati PPU hingga Tim Sukses untuk memiliki tanggung jawab bersama dalam rangka menciptakan situasi yang kondusif di PPU.

    Selain itu, Tohar menyarankan kepada masyarakat untuk memilih calon kepala daerah sesuai dengan hati nuraninya dan tidak tergiur dengan tawaran seperti politik uang yang dilakukan oleh salah satu calon. 

    “Saya menyarankan masyarakat untuk lebih bijak dalam memilih dan menentukan siapa pemimpin daerah kita kedepannya, terutama wilayah PPU kini telah dinobatkan sebagai IKN atau Ibu Kota Baru Indonesia, maka pilihan itu nantinya sangat bergantung pada masa depan kita bersama,” pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

    Sekda PPU Ajak Masyarakat Gunakan Hak Pilihnya di Pilkada 27 November nanti

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rusdianto
    15 September 2024 pukul 16:28 WITA

    Sekda PPU, Tohar.(Istimewa).

    Penajam - Sekretaris Daerah (Sekda) Penajam Paser Utara (PPU), Tohar mengajak seluruh masyarakat menggunakan hak pilihnya untuk menyukseskan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada 27 November 2024 mendatang.

    “Sebagai bagian dari unsur pemerintah, saya meminta masyarakat antusias berpartisipasi dalam pemilihan terutama bagi masyarakat yang sudah memenuhi syarat sebagai pemilih untuk bisa menggunakan atau memanfaatkan hak politiknya,” ucap Tohar belum lama ini.

    Kata Tohar, Pilkada merupakan momen penting bagi kemajuan daerah. Di mana kesuksesannya, bergantung pada partisipasi masyarakat. Sebab kesuksesan Pilkada di kabupaten yang memiliki semboyan ‘Benuo Taka’ ini, jika tingkat partisipasi masyarakat begitu tinggi, maka telah mencerminkan kepercayaan dan pondasi publik terhadap proses demokrasi.

    “Saat masyarakat aktif berpartisipasi, baik dalam memilih maupun mengawasi berlangsungnya pemilihan. Maka hasil yang diterima lebih merepresentasikan keinginan bersama,” ungkap Tohar.

    Ia juga menekankan, bahwa masyarakat tetap menjaga persatuan dan kesatuan selama pelaksanaan Pilkada. Lanjut dia, masyarakat juga jangan mudah terpecah belah hanya dikarenakan memilih calon kepala daerah yang berbeda.

    “Ketika pemilihan pasti akan ada perbedaan memilih calon, tetapi jangan sampai mengorban persatuan dan kesatuan diantara kita, karena daerah ini memerlukan keamanan, kekompakan dan ketertiban seluruh komponen,” jelas Tohar.

    Ia pun mengajak semua peserta kontestan, baik itu calon Bupati dan Wakil Bupati PPU hingga Tim Sukses untuk memiliki tanggung jawab bersama dalam rangka menciptakan situasi yang kondusif di PPU.

    Selain itu, Tohar menyarankan kepada masyarakat untuk memilih calon kepala daerah sesuai dengan hati nuraninya dan tidak tergiur dengan tawaran seperti politik uang yang dilakukan oleh salah satu calon. 

    “Saya menyarankan masyarakat untuk lebih bijak dalam memilih dan menentukan siapa pemimpin daerah kita kedepannya, terutama wilayah PPU kini telah dinobatkan sebagai IKN atau Ibu Kota Baru Indonesia, maka pilihan itu nantinya sangat bergantung pada masa depan kita bersama,” pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)