Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara
Ilustrasi ruang inap rumah sakit (Muhammad Sahrul/Seputarfakta.com)
Penajam - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Putri Botung (RAPB) Penajam Paser Utara (PPU) memprioritaskan penambahan ruang inap kelas 3 dapat direalisasikan pada 2024 ini.
Penambahan ruang inap ini bertujuan untuk pemenuhan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes).
Direktur RSUD RAPB PPU, dr Lukasiwan Eddy Saputro mengatakan standar ruang inap kelas 3 hanya berisikan empat tempat tidur.
Sedangkan ruang inap RSUD RAPB kini berisikan enam tempar tidur per satu ruangan. Totalnya keseluruhan ada 103 tempat tidur.
“Saat ini satu ruangan berisi enam kamar tidur. Jadi harus nambah ruangan untuk distandarkan,” katanya, Sabtu (4/5/2024).
Ia mengaku ini sudah dianggarkan untuk penambahan ruang inap yang nantinya dapat menampung 26 tempat tidur. Anggarannya mencapai Rp10 miliar dari APBD murni 2024 PPU.
Hanya saja, ia belum bisa memastikan waktu pelaksanaanya, tapi dari informasi bahwa proyek ini sedang dalam tahap proses lelang.
“Tahun ini bakal dibangun ruang inap baru. Anggarannya sekitar Rp10 miliar. Saat ini masih di tahap proses lelang,” pungkasnya. (adv)
(Sf/By)
Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

Ilustrasi ruang inap rumah sakit (Muhammad Sahrul/Seputarfakta.com)
Penajam - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Putri Botung (RAPB) Penajam Paser Utara (PPU) memprioritaskan penambahan ruang inap kelas 3 dapat direalisasikan pada 2024 ini.
Penambahan ruang inap ini bertujuan untuk pemenuhan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes).
Direktur RSUD RAPB PPU, dr Lukasiwan Eddy Saputro mengatakan standar ruang inap kelas 3 hanya berisikan empat tempat tidur.
Sedangkan ruang inap RSUD RAPB kini berisikan enam tempar tidur per satu ruangan. Totalnya keseluruhan ada 103 tempat tidur.
“Saat ini satu ruangan berisi enam kamar tidur. Jadi harus nambah ruangan untuk distandarkan,” katanya, Sabtu (4/5/2024).
Ia mengaku ini sudah dianggarkan untuk penambahan ruang inap yang nantinya dapat menampung 26 tempat tidur. Anggarannya mencapai Rp10 miliar dari APBD murni 2024 PPU.
Hanya saja, ia belum bisa memastikan waktu pelaksanaanya, tapi dari informasi bahwa proyek ini sedang dalam tahap proses lelang.
“Tahun ini bakal dibangun ruang inap baru. Anggarannya sekitar Rp10 miliar. Saat ini masih di tahap proses lelang,” pungkasnya. (adv)
(Sf/By)