Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara
Potret tanaman cabai.(Dok: Pixabay)
Penajam - Dinas Pertanian (Distan) Penajam Paser Utara (PPU) mengimbau seluruh petani, khususnya petani cabai untuk lebih waspada terhadap serangan hama yang meningkat akibat perubahan cuaca ekstrem.
Imbauan ini disampaikan karena kondisi cuaca di wilayah PPU saat ini sedang tidak menentu karena intensitas hujan dan suhu panas yang tidak seimbang. Kondisi itu dinilai dapat mempercepat perkembangan dan penyebaran berbagai jenis hama.
“Cuaca saat ini termasuk ekstrem karena hujan dan panasnya berlebihan. Ini memicu pertumbuhan hama lebih cepat,” ucap Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Distan PPU, Gunawan, Kamis (16/5/2025).
Gunawan menekankan pentingnya melakukan upaya pencegahan sejak dini, terutama terhadap serangan hama penggerek buah, kutu daun dan lainnya yang kerap menyerang tanaman
Menurutnya apabila hama itu tidak dikendalikan sesegera mungkin, maka produktivitas cabai akan menurun karena membusuk akibat bekas gigitan hama-hama yang berpotensi menimbulkan patogen, seperti jamur.
“Cabai rentan busuk saat cuaca ekstrem. Itu sering kali disebabkan serangan hama dan penyakit seperti jamur,” ungkapnya.
Gunawan menyarankan para petani untuk rutin memantau perkembangan cuaca dari BMKG setiap saat dan mengurangi penggunaan pupuk yang mengandung unsur nitrogen tinggi. Sebab pupuk tersebut dapat memicu pertumbuhan daun berlebih yang disukai hama.
“Petani rajin-rajin pantau peringatan dini dari BMKG dan disarankan mengurangi penggunaan pupuk nitrogen,” ujarnya.
Selain itu, Gunawan tetap optimis bahwa para petani di berbagai wilayah PPU sudah cukup berpengalaman dalam menghadapi cuaca ekstrem dan telah mengetahui langkah antisipatif yang perlu diambil ketika cuaca ekstrem melanda.
“Tapi saya rasa petani kita telah memiliki banyak pengalaman dan sejak awal sudah tahu langkah apa yang akan diambil saat cuaca sedang ekstrim,” tandasnya.(Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

Potret tanaman cabai.(Dok: Pixabay)
Penajam - Dinas Pertanian (Distan) Penajam Paser Utara (PPU) mengimbau seluruh petani, khususnya petani cabai untuk lebih waspada terhadap serangan hama yang meningkat akibat perubahan cuaca ekstrem.
Imbauan ini disampaikan karena kondisi cuaca di wilayah PPU saat ini sedang tidak menentu karena intensitas hujan dan suhu panas yang tidak seimbang. Kondisi itu dinilai dapat mempercepat perkembangan dan penyebaran berbagai jenis hama.
“Cuaca saat ini termasuk ekstrem karena hujan dan panasnya berlebihan. Ini memicu pertumbuhan hama lebih cepat,” ucap Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Distan PPU, Gunawan, Kamis (16/5/2025).
Gunawan menekankan pentingnya melakukan upaya pencegahan sejak dini, terutama terhadap serangan hama penggerek buah, kutu daun dan lainnya yang kerap menyerang tanaman
Menurutnya apabila hama itu tidak dikendalikan sesegera mungkin, maka produktivitas cabai akan menurun karena membusuk akibat bekas gigitan hama-hama yang berpotensi menimbulkan patogen, seperti jamur.
“Cabai rentan busuk saat cuaca ekstrem. Itu sering kali disebabkan serangan hama dan penyakit seperti jamur,” ungkapnya.
Gunawan menyarankan para petani untuk rutin memantau perkembangan cuaca dari BMKG setiap saat dan mengurangi penggunaan pupuk yang mengandung unsur nitrogen tinggi. Sebab pupuk tersebut dapat memicu pertumbuhan daun berlebih yang disukai hama.
“Petani rajin-rajin pantau peringatan dini dari BMKG dan disarankan mengurangi penggunaan pupuk nitrogen,” ujarnya.
Selain itu, Gunawan tetap optimis bahwa para petani di berbagai wilayah PPU sudah cukup berpengalaman dalam menghadapi cuaca ekstrem dan telah mengetahui langkah antisipatif yang perlu diambil ketika cuaca ekstrem melanda.
“Tapi saya rasa petani kita telah memiliki banyak pengalaman dan sejak awal sudah tahu langkah apa yang akan diambil saat cuaca sedang ekstrim,” tandasnya.(Adv)
(Sf/Lo)