Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara
Kabid Perikanan Budidaya dan Lingkungan, Musakkar Mulyadi.(Foto : Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Dinas Perikanan (Diskan) Penajam Paser Utara (PPU) menargetkan produktivitas rumput laut di wilayah Benuo Taka pada 2024 ini mencapai 8.000 ton.
Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Budidaya dan Lingkungan, Musakkar Mulyadi mengatakan target pada 2024 ini mengalami peningkatan sebanyak 10 persen dibandingkan 2023 lalu.
Ini dikarenakan produktivitas rumput laut pada 2023 lalu, yang ditargetkan sekitar 7.000 ton telah tercapai, sehingga produktivitas rumput laut pada 2024 ini ditingkatkan.
“Jadi hasil produksi rumput laut itu selalu kita tingkatkan setiap tahunnya, sekitar 10 persen,” ucap Musakkar, Jumat (25/10/2024).
Hasil produksi rumput laut saat ini baru mencapai 4.000 ton lebih. Capaian itu dihasilkan dari desa-desa pembudidaya rumput laut yang menggunakan tambak sebagai media budidaya, berlokasi di Kecamatan Babulu.
“Desa-desa penghasil rumput laut itu berada di Desa Labangka dan Babulu Laut. Di mana di wilayah itu memiliki potensi rumput laut yang begitu besar,” ungkapnya.
Untuk mencapai target yang ditentukan, Diskan PPU berupaya mendorong kelompok pembudidaya, melalui pembinaan serta pendampingan untuk meningkatkan hasil produksi rumput laut, terutama budidaya di lahan tambak.
Diskan PPU juga mengajak pembudidaya lainnya untuk ikut membudidayakan rumput laut. Sebab, budidaya rumput laut terbilang cukup mudah untuk dilakukan.
Langkah pertama hanya perlu menabur bibit-bibit rumput laut di dasar tambak, kemudian mengatur sistem perairannya. Setelah itu pada 45 hari kemudian, rumput laut sudah bisa dipanen.
“Sebenarnya di semua wilayah memiliki potensi dalam pengembangan rumput laut, bukan hanya di Desa Labangka dan Babulu Laut saja, tapi itu tergantung minat masing-masing untuk membudidayakan rumput laut,” tandasnya. (adv)
(Sf/By)
Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

Kabid Perikanan Budidaya dan Lingkungan, Musakkar Mulyadi.(Foto : Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Dinas Perikanan (Diskan) Penajam Paser Utara (PPU) menargetkan produktivitas rumput laut di wilayah Benuo Taka pada 2024 ini mencapai 8.000 ton.
Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Budidaya dan Lingkungan, Musakkar Mulyadi mengatakan target pada 2024 ini mengalami peningkatan sebanyak 10 persen dibandingkan 2023 lalu.
Ini dikarenakan produktivitas rumput laut pada 2023 lalu, yang ditargetkan sekitar 7.000 ton telah tercapai, sehingga produktivitas rumput laut pada 2024 ini ditingkatkan.
“Jadi hasil produksi rumput laut itu selalu kita tingkatkan setiap tahunnya, sekitar 10 persen,” ucap Musakkar, Jumat (25/10/2024).
Hasil produksi rumput laut saat ini baru mencapai 4.000 ton lebih. Capaian itu dihasilkan dari desa-desa pembudidaya rumput laut yang menggunakan tambak sebagai media budidaya, berlokasi di Kecamatan Babulu.
“Desa-desa penghasil rumput laut itu berada di Desa Labangka dan Babulu Laut. Di mana di wilayah itu memiliki potensi rumput laut yang begitu besar,” ungkapnya.
Untuk mencapai target yang ditentukan, Diskan PPU berupaya mendorong kelompok pembudidaya, melalui pembinaan serta pendampingan untuk meningkatkan hasil produksi rumput laut, terutama budidaya di lahan tambak.
Diskan PPU juga mengajak pembudidaya lainnya untuk ikut membudidayakan rumput laut. Sebab, budidaya rumput laut terbilang cukup mudah untuk dilakukan.
Langkah pertama hanya perlu menabur bibit-bibit rumput laut di dasar tambak, kemudian mengatur sistem perairannya. Setelah itu pada 45 hari kemudian, rumput laut sudah bisa dipanen.
“Sebenarnya di semua wilayah memiliki potensi dalam pengembangan rumput laut, bukan hanya di Desa Labangka dan Babulu Laut saja, tapi itu tergantung minat masing-masing untuk membudidayakan rumput laut,” tandasnya. (adv)
(Sf/By)