Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara
Pj Bupati PPU, Makmur Marbun saat meninjau ketersediaan bahan pokok (Dok. Pemkab PPU/Seputarfakta.com)
Penajam – Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun melakukan peninjauan langsung ke salah satu pasar di PPU untuk memastikan ketersediaan dan harga bahan pokok (bapok) menjelang Iduladha 2024.
Peninjauan itu dilakukan secara menyeluruh mulai dari mengecek ketersediaan sayur-sayuran, beras, daging ayam hingga daging sapi dengan sekaligus menanyakan langsung ke para pedagang mengenai harga jual di pasaran saat ini.
Makmur Marbun mengatakan pemerintah daerah sepatutnya berperan dalam memastikan ketersediaan bapok hingga menjaga stabilitas harga di pasaran agar dapat menjamin kebutuhan masyarakat.
“Selaku pemerintah daerah, tentunya harus berupaya memonitoring sekaligus mengontrol terkait ketersediaan bapok dan harga-harga di pasaran,” katanya saat melakukan peninjauan pada salah satu Pasar di PPU, pada Kamis (13/6/2024).
Peninjauan atau pemantauan secara langsung ke lapangan yang kini dilakukannya tak hanya sampai disitu, tapi juga ditindaklanjuti oleh dinas terkait untuk menjaga ketersediaan bapok dan stabilitas harga.
Keinginan Marbun agar dinas terkait nantinya dapat melakukan secara rutin dan tak hanya saat hari biasa, tetapi juga pada saat hari-hari besar seperti pada menjelang hari raya iduladha, sementara dirinya memastikan sudah mengintruksikan kepada dinas-dinas tersebut.
“Melalui pemantauan ini, pemerintah daerah juga mengintruksikan langsung kepada dinas KUKM Perindag, dinas pertanian, dan dinas perikanan agar dapat memonitoring langsung dilapangan terkait ketersediaan bahan pokok dan harga-harga menjelang iduladha maupun saat hari biasa,” tuturnya.
Menurutnya, dalam menjamin hingga menjaga stabilitas harga sudah menjadi tugas bersama dan sebagai upaya menekan terjadinya inflasi pada komoditi pangan, sehingga apabila tak ditangani dapat berdampak buruk dilingkungan masyarakat.
“Karena satu tugas kita bersama yaitu untuk menekan inflasi terkait komoditi pangan dipasaran,” pungkasnya. (Adv)
(Sf/By)
Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

Pj Bupati PPU, Makmur Marbun saat meninjau ketersediaan bahan pokok (Dok. Pemkab PPU/Seputarfakta.com)
Penajam – Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun melakukan peninjauan langsung ke salah satu pasar di PPU untuk memastikan ketersediaan dan harga bahan pokok (bapok) menjelang Iduladha 2024.
Peninjauan itu dilakukan secara menyeluruh mulai dari mengecek ketersediaan sayur-sayuran, beras, daging ayam hingga daging sapi dengan sekaligus menanyakan langsung ke para pedagang mengenai harga jual di pasaran saat ini.
Makmur Marbun mengatakan pemerintah daerah sepatutnya berperan dalam memastikan ketersediaan bapok hingga menjaga stabilitas harga di pasaran agar dapat menjamin kebutuhan masyarakat.
“Selaku pemerintah daerah, tentunya harus berupaya memonitoring sekaligus mengontrol terkait ketersediaan bapok dan harga-harga di pasaran,” katanya saat melakukan peninjauan pada salah satu Pasar di PPU, pada Kamis (13/6/2024).
Peninjauan atau pemantauan secara langsung ke lapangan yang kini dilakukannya tak hanya sampai disitu, tapi juga ditindaklanjuti oleh dinas terkait untuk menjaga ketersediaan bapok dan stabilitas harga.
Keinginan Marbun agar dinas terkait nantinya dapat melakukan secara rutin dan tak hanya saat hari biasa, tetapi juga pada saat hari-hari besar seperti pada menjelang hari raya iduladha, sementara dirinya memastikan sudah mengintruksikan kepada dinas-dinas tersebut.
“Melalui pemantauan ini, pemerintah daerah juga mengintruksikan langsung kepada dinas KUKM Perindag, dinas pertanian, dan dinas perikanan agar dapat memonitoring langsung dilapangan terkait ketersediaan bahan pokok dan harga-harga menjelang iduladha maupun saat hari biasa,” tuturnya.
Menurutnya, dalam menjamin hingga menjaga stabilitas harga sudah menjadi tugas bersama dan sebagai upaya menekan terjadinya inflasi pada komoditi pangan, sehingga apabila tak ditangani dapat berdampak buruk dilingkungan masyarakat.
“Karena satu tugas kita bersama yaitu untuk menekan inflasi terkait komoditi pangan dipasaran,” pungkasnya. (Adv)
(Sf/By)