Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

    Pj Bupati PPU Minta Desa dan Kelurahan Miliki Kebun Buah, Pemkab Bakal Sediakan Benih Bersertifikat

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Buniyamin
    05 Oktober 2024 pukul 20:00 WITA

    Pj Bupati PPU, Muhammad Zainal Arifin.(Dok.Rahmat)

    Penajam - Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Muhammad Zainal Arifin meminta setiap desa dan kelurahan memiliki kebun buah produktif. Ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan menambah tutupan lahan.

    Untuk mewujudkan itu, Pemkab PPU akan menyediakan bibit tanaman yang berkualitas secara gratis alias tanpa biaya dan benih bersertifikat, serta memenuhi standar mutu yang akan diberikan nanti.

    “Kami mengharuskan masing-masing desa dan kelurahan di Benua Taka memiliki kebun buah-buahan. Terkait bibitnya, tidak perlu khawatir karena bakal kita persiapkan, bahkan sudah bersertifikat untuk kepentingan pembangunan di setiap desa dan kelurahan,” ucap Zainal, Sabtu (5/10/2024).

    Selain meningkatkan produktivitas lahan, kata dia, tetapi hasil kebun buah tersebut bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Bahkan jika dikelola dengan skala yang besar, maka kemungkinan besar akan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

    Penerapan ini juga rencananya akan diberlakukan di setiap lembaga pendidikan, baik Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) guna menanamkan kepada peserta didik cara memanfaatkan lahan di lingkungan sekitar sebagai wadah bercocok tanaman.

    “Kita tak hanya mengajarkan tentang menjaga kelestarian dan kebersihan kepada anak-anak didik kita, tetapi juga bagaimana membubuhi lahan yang di pekarangan tempat mereka menempuh ilmu. Di mana nantinya di sekolah tersebut memiliki spot-spot tanaman produktif,” ungkap Zainal.

    Kebijakan ini, lanjut dia, merupakan langkah menghadapi berbagai krisis lingkungan seperti polusi, perubahan iklim dan lainnya.

    “Harapan kami, seluruh elemen masyarakat harus bersatu dan bersemangat dalam memulihkan lingkungan. Sebab, tempat yang menjadi pijakan seluruh masyarakat ini perlu mendapatkan perhatian, di mana kondisinya sangat bergantung kepada kita semua,” pungkasnya. (adv)

    (Sf/By)

    Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

    Pj Bupati PPU Minta Desa dan Kelurahan Miliki Kebun Buah, Pemkab Bakal Sediakan Benih Bersertifikat

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Buniyamin
    05 Oktober 2024 pukul 20:00 WITA

    Pj Bupati PPU, Muhammad Zainal Arifin.(Dok.Rahmat)

    Penajam - Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Muhammad Zainal Arifin meminta setiap desa dan kelurahan memiliki kebun buah produktif. Ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan menambah tutupan lahan.

    Untuk mewujudkan itu, Pemkab PPU akan menyediakan bibit tanaman yang berkualitas secara gratis alias tanpa biaya dan benih bersertifikat, serta memenuhi standar mutu yang akan diberikan nanti.

    “Kami mengharuskan masing-masing desa dan kelurahan di Benua Taka memiliki kebun buah-buahan. Terkait bibitnya, tidak perlu khawatir karena bakal kita persiapkan, bahkan sudah bersertifikat untuk kepentingan pembangunan di setiap desa dan kelurahan,” ucap Zainal, Sabtu (5/10/2024).

    Selain meningkatkan produktivitas lahan, kata dia, tetapi hasil kebun buah tersebut bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Bahkan jika dikelola dengan skala yang besar, maka kemungkinan besar akan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

    Penerapan ini juga rencananya akan diberlakukan di setiap lembaga pendidikan, baik Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) guna menanamkan kepada peserta didik cara memanfaatkan lahan di lingkungan sekitar sebagai wadah bercocok tanaman.

    “Kita tak hanya mengajarkan tentang menjaga kelestarian dan kebersihan kepada anak-anak didik kita, tetapi juga bagaimana membubuhi lahan yang di pekarangan tempat mereka menempuh ilmu. Di mana nantinya di sekolah tersebut memiliki spot-spot tanaman produktif,” ungkap Zainal.

    Kebijakan ini, lanjut dia, merupakan langkah menghadapi berbagai krisis lingkungan seperti polusi, perubahan iklim dan lainnya.

    “Harapan kami, seluruh elemen masyarakat harus bersatu dan bersemangat dalam memulihkan lingkungan. Sebab, tempat yang menjadi pijakan seluruh masyarakat ini perlu mendapatkan perhatian, di mana kondisinya sangat bergantung kepada kita semua,” pungkasnya. (adv)

    (Sf/By)